Food Taboo Bumil, Haruskah Dipercayai?

doktersehat-hamil-susu-oatmeal

DokterSehat.Com– Ibu hamil sebaiknya minum air kelapa agar bayi bersih, tidak makan telur agar anak tidak gatal dan yang paling terkenal, bumil tidak boleh makan nanas agar tidak keguguran. Tentu sering kita mendengar pantangan atau anjuran makanan tertentu untuk bumil. Meskipun sebenarnya bertujuan baik, namun sebaiknya kita tidak dengan mudah mempercayainya.

Kepercayaan akan makanan tertentu yang dianggap memberikan manfaat atau bahaya tertentu disebut food taboo . Food taboo ini umumnya berlaku untuk sebagian masyarakat di daerah atau suku tertentu. Sehingga di setiap daerah kepercayaan food taboo ini berbeda-beda.

Food taboo pada ibu hamil adalah yang paling sering dan paling mudah membuat orang percaya. Hal ini karena food taboo dikaitkan dengan kondisi bayi atau ibu, misalnya makanan bisa menentukan jenis kelamin bayi atau kondisi fisik bayi saat lahir.

Kondisi tersebut kerap membuat bumil khawatir dan akhirnya percaya dengan food taboo di daerahnya. Padahal tidak semua food taboo terbukti secara ilmiah. Beberapa poin terkait food taboo yang pernah diteliti adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatakan risiko terjadinya malnutrisi

  2. Penelitian yang dipublikasikan oleh US National Institute of Health, menunjukkan bahwa kepercayaan food tabo meningkatkan risiko kurang gizi pada bumil, utamanya jika bumil membatasi asupan makanan protein hewani. Beberapa kepercayaan di Eropa menyebutkan bahwa daging merah membahayakan bagi bumil, sedangkan di Indonesia telur kerap dihindari ibu hamil karena menyebabkan gatal-gatal.

  3. Mengurangi variasi dan asupan gizi

  4. Food taboo bisa menyebabkan bumil terbatas dalam mengonsumsi bahan makanan. Misalnya nanas yang bisa menjadi sumber vitamin C dan A yang baik untuk bumil namun justru dihindari, atau buah pisang dempet yang disebut bisa menyebabkan bayi lahir dempet, padahal seperti yang kita tahu buah dan sayur adalah sumber vitamin dan mineral yang baik apalagi jika bumil mengonsumsi bermacam-macam jenisnya.

  5. Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang menyebabkan alergi atau tidak matang

  6. Jika ada makanan yang sebaiknya dihindari oleh bumil, maka yang dihindari adalah makanan yang memang membuat bumil alergi, misalnya bumil memiliki riwayat alergi kacang maka hindari asupan kacang berlebihan. Selain itu makanan yang tidak matang, seperti telur atau daging setengah matang, juga harus dihindari bumil karena rentan kontaminasi bakteri.

Sebelum memercayai food taboo, ada baiknya jika kita melihat apa kandungan gizi yang ada pada makanan tersebut. Selama makanan tersebut memiliki kandungan gizi yang baik dan mendukung kesehatan bumil maka makanan tersebut baik untuk memenuhi kebutuhan gizi bumil.

Jadi, jangan langsung percaya dengan food taboo ya.