Terbit: 10 September 2020 | Diperbarui: 5 Oktober 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Flucadex adalah obat untuk mengatasi demam, batuk, flu, alergi, dan sakit gigi. Obat ini mengandung parasetamol kombinasi. Ketahui Flucadex obat apa, fungsi, dosis, efek samping, cara pakai, dll.

Obat Flucadex: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Flucadex

 Nama Obat  Flucadex
 Kandungan Obat  Asetaminofen, Gliseril guaiakolat, Fenilpropanolamin HCl, Dekstrometorfan HBr, dan Klorfeniramin maleat
 Kelas Obat  Obat Batuk dan Pilek
 Kategori Obat  Obat bebas terbatas
 Manfaat Obat  Mengatasi gejala batuk, pilek, flu, sakit kepala, sakit gigi, hidung tersumbat, dan gejala nyeri sedang
 Kontraindikasi Obat  Hipersensitif
 Sediaan Obat  Tablet dan sirup
 Harga Obat  Rp9.914/strip tablet

Harga Flucadex mungkin berbeda di setiap apotek. Tanyakan juga pada apoteker Anda harga obat ini dalam sediaan lain.

Flucadex Obat Apa?

Flucadex adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu termasuk demam, batuk, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin, pilek, mata berair, dan gejala nyeri sedang lainnya. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi alergi umum dan alergi serbuk bunga.

Flucadex mengandung parasetamol kombinasi, yaitu asetaminofen, gliseril guaiakolat, fenilpropanolamin HCl, dekstrometorfan HBr, dan klorfeniramin maleat. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan sirup untuk meredakan gejala flu pada anak-anak.

Sediaan kaplet mengandung:

  • Paracetamol 500 mg.
  • Glyceryl guaiacolate 50 mg.
  • Phenylpropanolamine HCl 15 mg.
  • Dextromethorphan HBr 15 mg.
  • Chlorpheniramine maleat 1 mg.

Sementara sediaan sirup (5 ml) mengandung:

  • Paracetamol 250 mg.
  • Glyceryl guaiacolate 50 mg.
  • Phenylpropanolamine HCl 7,5 mg.
  • Dextromethorphan HBr 7,5 mg.
  • Chlorpheniramine maleat 0,5 mg.

Obat ini bekerja dengan cara mengeluarkan sekresi atau lendir dari saluran pernapasan yang menyebabkan flu dan batuk. Obat ini juga dapat meredakan gejala rasa sakit ringan dan nyeri sedang.

Baca Juga: Acetaminophen (Paracetamol): Manfaat, Dosis, Efek Samping

Fungsi Obat Flucadex

Obat ini terdiri dari parasetamol kombinasi yang digunakan untuk meredakan gejala nyeri ringan dan sedang, termasuk:

  • Menurunkan demam
  • Meredakan sakit kepala
  • Meredakan gejala flu
  • Meredakan batuk
  • Mengencerkan dahak
  • Mengatasi bersin-bersin
  • Mengatasi hidung tersumbat
  • Mengatasi reaksi alergi
  • Meredakan sakit gigi
  • Melegakan tenggorokan

Kombinasi beberapa kandungan dalam obat ini bekerja sesuai fungsinya masing-masing, yaitu:

  • Paracetamol berfungsi untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.
  • Gliseril guaiacolat berfungsi untuk mengencerkan dahak (ekspektoran).
  • Chlorpheniramine maleat berfungsi untuk meredakan gejala alergi seperti hidung gatal, hidung tersumbat, bersin, mata berair.
  • Dextromethorphan HBr berfungsi untuk meredakan batuk.
  • Fenilpropanolamin HCl berfungsi untuk meredakan hidung tersumbat dan saluran pernapasan.

Obat parasetamol kombinasi ini mungkin digunakan untuk indikasi lain terkait gangguan kesehatan mental yang belum tercantum dalam informasi ini.

Peringatan Obat Flucadex

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat parasetamol kombinasi ini, sebagai berikut:

  • Hati-hati bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan asetaminofen, gliseril guaiakolat, fenilpropanolamin HCl, dekstrometorfan HBr, dan klorfeniramin maleat.
  • Obat termasuk obat bebas terbatas yang bisa didapatkan tanpa resep dokter namun Anda harus teliti membaca petunjuk penggunaan sebelum meminumnya.
  • Minum obat ini sesuai dosis dan jadwal yang tercantum pada petunjuk penggunaan obat.
  • Jangan minum dua dosis langsung karena akan memicu overdosis.
  • Segera hubungi dokter bila Anda tidak kunjung sembuh dalam 3 hari perawatan dengan obat ini.
  • Segera hentikan penggunaan obat bila Anda mengalami reaksi alergi atau efek samping.

Obat demam yang dijual secara bebas ini cenderung aman digunakan, namun tetap berhati-hati akan efek samping atau risiko obat kurang efektif menyembuhkan gejala demam Anda.

Interaksi Obat Flucadex

Interaksi obat adalah reaksi yang muncul saat Anda minum dua jenis obat berbeda di waktu bersamaan tanpa petunjuk dokter. Kedua obat tersebut mungkin menyebabkan efek samping atau melemahkan fungsi kerja salah satu obat untuk meredakan gejala penyakit tertentu.

Sejauh ini, belum ada catatan tentang interaksi obat Flucadex dengan obat lainnya. Anda tetap disarankan untuk tidak menggunakan obat asetaminofen, gliseril guaiakolat, fenilpropanolamin HCl, dekstrometorfan HBr, dan klorfeniramin maleat lainnya karena obat tersebut sudah mengandung Flucadex.

Sebaiknya juga tidak menggunakan dua obat secara bersamaan, termasuk obat herbal, obat bebas, obat resep, vitamin, atau suplemen lainnya. Konsultasikan lagi dengan apoteker Anda terkait interaksi obat ini dengan obat lainnya.

Efek Samping Flucadex

Berikut ini risiko efek samping parasetamol kombinasi yang mungkin terjadi:

  • Kulit ruam
  • Gatal-gatal
  • Reaksi alergi
  • Nyeri dada
  • Sakit perut
  • Tidak napsu makan
  • Konstipasi
  • Gangguan tidur

Daftar efek samping obat batuk dan flu tersebut tidak mencantumkan semua efek samping karena setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda. Segera hubungi dokter bila Anda tidak kunjung sembuh dalam 3-7 hari perawatan dengan obat ini.

Dosis Obat Flucadex

Ketahui dosis obat parasetamol kombinasi untuk mengatasi gejala nyeri sedang secara umum. Dosis obat untuk sediaan tablet:

  • Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3 kali dalam sehari.
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3 kali dalam sehari.

Dosis obat dalam sediaan sirup:

  • Dewasa: 2 sendok takar obat (10 ml) sebanyak 3 kali dalam sehari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar obat (5 ml), diberikan 3 kali sehari, sesuai resep dokter.

Setiap pasien memiliki dosis berbeda tergantung pada tingkat keparahan gejala, usia, reaksi terhadap dosis obat pertama, dan riwayat medis lainnya. Informasi resep obat ini tidak menggantikan resep dokter dan bukan juga acuan untuk petunjuk penggunaan obat.

Baca Juga: 12 Obat Penting di Kotak Obat: Obat Nyeri dan Demam: Paracetamol

Cara Pakai Flucadex

Berikut ini cara pakai obat Flucadex:

  • Baca aturan pakai sebelum minum obat ini atau sesuai dengan aturan penggunaan obat yang ada di balik kemasan.
  • Minum obat ini sesuai dengan dosis dan jadwal yang ditentukan.
  • Overdosis obat ini akan memicu kerusakan liver, jadi harus minum obat sesuai dosis.
  • Apabila menggunakan obat sirup untuk anak-anak, kocok sirup terlebih dahulu.
  • Gunakan sendok takar obat sirup yang sudah disediakan.
  • Minum obat ini dengan air putih.

Tanyakan kepada apoteker jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat batuk dan pilek ini. Anda tidak boleh menggunakan obat dengan takaran sembarangan walaupun ini adalah obat bebas yang cenderung aman digunakan.

Petunjuk Penyimpanan Flucadex

Ikuti petunjuk penyimpanan obat parasetamol yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat parasetamol di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat parasetamol pada kemasan aslinya.
  • Simpan alat ukur dosis obat di tempat bersih dan tertutup.
  • Jauhkan obat parasetamol dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang sisa obat apapun sembarangan karena akan mencemari lingkungan atau disalahgunakan.

Itulah pembahasan lengkap tentang Flucadex obat apa. Obat ini digunakan untuk mengatasi gejala batuk dan pilek secara umum. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker atau dokter.

 

  1. MIMS. 2020. Flucadex. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/flucadex?type=basic&lang=id. (Diakses pada 10 September 2020).
  2. Ndrugs. 2020. Flucadex Actions. https://www.ndrugs.com/?s=flucadex&t=actions. (Diakses pada 10 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi