Obat Fenofibrat – Manfaat, Informasi Penting, Peringatan untuk Kehamilan, dan Menyusui

obat fenofibrate-doktersehat
Photo Credit: KalbeMed

Apakah Anda pernah mengenal seseorang yang memiliki tingkat kolesterol yang tinggi? Penyakit tersebut lebih sering ditemukan pada orang dewasa, khususnya untuk orang dewasa usia lanjut atau pun para lansia. Ada beberapa orang yang memang sering mengonsumsi makanan dengan kolesterol tinggi, sehingga menyebabkan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuhnya. Nah, salah satu obat yang sering diresepkan dokter untuk menurunkan kadar kolesterol adalah obat Fenofibrate. Lalu sudah tahukah Anda Fenofibrate obat apa? Fenofibrate adalah jenis obat untuk membantu mengurangi kolesterol tinggi dalam tubuh.

Apabila seorang pasien mengalami kolesterol tinggi pada tubuhnya, dokter dapat memberikan obat Fenoribrate untuk dikonsumsi pasien. Pasien harus mengkonsumsi obat sesuai dengan dosis Fenofibrate yang diberikan oleh dokter, dan melihat informasi secara detail yang tertera di dalam kemasan.

Setelah mengetahui Fenofibrate obat apa, Anda juga harus mengetahui mengenai manfaat Fenofibrate, fungsi Fenofibrate, dan komposisi dari Fenofibrate obat apa. Sudahkah Anda mengenali hal tersebut? Mari kenali lebih jauh supaya Anda cermat dalam mengonsumsi obat Fenofibrate.

Fungsi Fenofibrate & Manfaat Fenofibrate

Fungsi Fenofibrate adalah untuk membantu mengurangi kolesterol dan trigliserida (asam lemak) dalam darah. Kadar tinggi dari jenis lemak dalam darah ini dikaitkan dengan peningkatan risiko aterosklerosis (arteri yang tersumbat). Lalu manfaat Fenofibrate adalah dapat digunakan untuk mengobati kadar kolesterol tinggi dan trigliserida tinggi. Sedangkan komposisi Fenofibrate adalah Fenofibrate 100 dan 300 mg dalam setiap kapsulnya. Obat penurun kadar kolester tersebut juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Setelah mengetahui salah satu jenis obat penurun kadar kolesterol, manfaat, fungsi dan komposisi Fenofibrate obat apa, Anda juga harus mengetahui informasi penting yang lebih mendalam mengenai jenis obat tersebut. Termasuk informasi mengenai penggunaan pada ibu hamil dan menyusui. Untuk ini, mari simak lebih lanjut informasi di bawah ini supaya Anda lebih cermat dalam menggunakan obat penurun kadar kolesterol tersebut.

Nama: Fenofibrate

Nama dagang: Antara, Fenoglide, Lipofen, Lofibra, TriCor, dan Triglide.

Apakah fenofibrate (Antara, Fenoglide, Lipofen, Lofibra, TriCor, Triglide) itu?

Informasi Penting Mengenai Obat Fenofibrate

Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi obat Fenofibrate sebagai penurun kadar kolesterol jika Anda alergi terhadap obat Fenofibrate ini, atau jika Anda memiliki penyakit hati, penyakit kandung empedu, penyakit ginjal berat, atau jika Anda menjalani cuci darah.

Jangan mengkonsumsi obat Fenofibrate ini jika sedang menyusui bayi, karena obat Fenofibrate adalah obat yang dapat masuk ke dalam Air Susu Ibu (ASI). Jika memang Anda masih tetap ingin menggunakan obat Fenofibrate ini dalam kondisi sedang menyusui, harap dikonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu, sebelum berniat mengkonsumsinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan penggunaan obat Fenofibrat.

Peringatan sebelum minum obat Fenofibrate ini

Obat Fenofibrate adalah obat yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Namun tetap saja, Anda sebaiknya tidak menggunakan obat Fenofibrate ini jika Anda alergi terhadapnya, atau jika Anda memiliki:

  • Penyakit hati
  • Penyakit ginjal berat (atau jika Anda menjalani dialisis/cuci darah)
  • Penyakit kandung empedu
  • Jika Anda menyusui bayi

Untuk memastikan fungsi Fenofibrate aman untuk Anda, beritahu dokter Anda jika Anda memiliki:

Penggunaan Obat Fenofibrat untuk Kehamilan dan Menyusui

fenobirate formula
Photo Credit: Wikimedia Common

Kategori kehamilan FDA: C. Tidak diketahui apakah fenofibrate akan membahayakan janin. Beritahu dokter Anda jika Anda hamil atau berencana untuk hamil saat menggunakan obat ini.

Obat ini harus digunakan selama kehamilan hanya jika manfaatnya lebih besar daripada risiko pada janin. Menurut beberapa ahli, penggunaan tidak disarankan.

Penelitian pada hewan telah menunjukkan bukti toksisitas embriofetal dan kelainan janin pada dosis tinggi yang juga menghasilkan toksisitas pada ibu. Tidak ada data yang terkontrol dalam penelitian pada kehamilan manusia. Obat-obatan yang hanya dikonsumsi oleh wanita hamil dan wanita usia subur yang terbatas, tanpa peningkatan frekuensi malformasi atau dampak buruk langsung atau tidak langsung lainnya terhadap janin manusia. Studi pada hewan telah menunjukkan bukti adanya peningkatan kejadian kerusakan janin, yang penting yang dianggap tidak pasti pada manusia.

Kategori kehamilan FDA C: Penelitian reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada penelitian yang memadai dan terkontrol dengan baik pada manusia, namun manfaat potensial dapat memaksa perlunya penggunaan obat ini pada wanita hamil meskipun memiliki risiko potensial.Fenofibrate bisa masuk ke ASI dan bisa membahayakan bayi yang sedang menyusu. Jangan menyusui saat mengkonsumsi obat ini.

Obat Fenofibrat – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4