7 Hal Tentang Morning Sickness yang Jarang Sekali Diketahui

fakta-morning-sickness-doktersehat

DokterSehat.Com – Morning sickness atau sering mual dan muntah di pagi hari adalah hal yang biasa pada wanita yang hamil di trimester pertama kehamilan. Kondisi ini sangat mengganggu dan membuat banyak sekali wanita merasa tidak nyaman. Tubuh menjadi lemas dan jarang sekali mau mengonsumsi makanan khususnya nasi atau sesuatu yang berbau amis.

Nah, apakah morning sickness ini adalah gangguan yang hanya terjadi pada pagi hari saja? Lalu, apakah morning sickness ini tidak bisa diatasi dan wanita akan bertahan selama 3 bulan kehamilannya? Berikut beberapa ulasan tentang morning sickness yang harus Anda pahami.

Fakta tentang morning sickness

Morning sickness ternyata memiliki banyak sekali fakta yang selama ini jarang diketahui. Salah satu fakta itu adalah kemungkinan morning sickness tidak terjadi pada pagi hari, berikut ulasan selengkapnya.

  1. Tidak terjadi pada semua wanita hamil

Selama ini kita selalu menganggap kalau wanita hamil pasti mengalami morning sickness. Padahal tidak semua wanita mengalaminya. Setidaknya 15 persen wanita merasa baik-baik saja saat pagi hari. Mereka tidak akan merasa mual dan makan tetap berjalan dengan lancar.

Kalau Anda termasuk wanita yang mengalami morning sickness, ada baiknya untuk menjaga asupan makanan dan tahu apa saja yang menjadi pemicu agar tidak terus mengalami masalah.

  1. Tidak selalu terjadi saat pagi hari

Hal yang khas dari morning sickness adalah selalu terjadi pada pagi hari di trimester pertama kehamilan. Namun, kondisi mual ternyata tidak terjadi saat pagi hari saja, tapi juga siang hingga sore hari. Kondisi mual disebut morning sickness karena lebih sering terjadi di pagi hari.

Selain pagi hari, morning sickness tidak hanya terjadi pada saat trimester pertama kehamilan saja. Beberapa wanita ada yang mengalami kondisi hingga bulan kelima atau keenam. Kalau Anda masih mengalami mual padahal usia kandungan sudah 6 bulan, kemungkinan besar masih morning sickness.

  1. Mengganggu tapi tidak boleh diabaikan

Morning sickness mungkin akan hilang dengan sendirinya. Beberapa wanita mengabaikan hal ini dan tidak berusaha mengatasinya. Morning sickness akan membuat Anda kekurangan energi setiap saat. Berat badan akan menurun seiring dengan berjalannya waktu.

Pada wanita yang masih mau menerima makanan mungkin tidak akan terjadi masalah. Namun, wanita yang tidak bisa makan sama sekali bahkan muntah bila terkena makanan, bisa segera meminta obat atau suplemen makanan dari dokter.

  1. Tidak bisa digunakan untuk memprediksi jenis kelamin

Beberapa orang mengatakan kalau morning sickness bisa digunakan untuk memprediksi jenis kelamin pada bayi. Misal seseorang dengan kondisi mual dan muntah yang lebih sering cenderung memiliki janin dengan jenis kelamin wanita.

Meski kecenderungan ini tetap ada, bayi dengan jenis kelamin pria dan wanita tetap akan menyebabkan mual. Jadi, akan agak susah menentukan jenis kelamin anak hanya dilihat dari perilaku morning sickness setiap harinya.

  1. Morning sickness bisa bervariasi di setiap kehamilan

Pada kehamilan pertama mungkin Anda mengalami morning sickness yang cukup intens. Pada kehamilan selanjutnya morning sickness belum tentu terjadi. Bisa jadi Anda tidak mengalaminya sama sekali atau intensitasnya tidak besar.

Morning sickness seperti sesuatu yang unik. Apalagi 85 persen wanita hamil bisa mengalaminya di trimester pertama kehamilan.

  1. Awal kehamilan tidak akan kekurangan nutrisi

Salah satu ketakutan terbesar dari pasangan di awal trimester adalah kurangnya asupan gizi yang didapatkan oleh janin. Sebenarnya janin selalu mengambil nutrisi dari ibunya seperti parasit.

Itulah kenapa wanita yang hamil harus memenuhi semua nutrisi hariannya. Bahkan setiap hari mereka harus mengonsumsi makanan yang lebih banyak meski tetap harus dikontrol.

  1. Mengatasi morning sickness bisa bermacam-macam di setiap wanita

Setiap wanita memiliki gejala dan penyebab morning sickness yang berbeda-beda. Penyembuhan dan cara mengatasinya juga berbeda-beda. Oleh karena itu, kenali sendiri apa penyebab dan cari tahu cara mengatasinya secara triall and error.

Cara mengatasi morning sickness yang benar

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, setiap wanita memiliki cara tersendiri dalam mengatasi masalah morning sickness. Namun, cara di bawah ini bisa digunakan untuk sedikit menurunkan rasa mualnya.

  • Setiap wanita hamil memiliki musuh sendiri-sendiri berkaitan dengan pemicu mual. Ada wanita yang mual dengan hanya melihat nasi. Ada juga yang mual saat melihat makanan tertentu yang lebih spesifik.
  • Saat pagi hari sebisa mungkin untuk segera menyiapkan minuman yang minuman yang bisa mengurangi rasa mual berlebihan. Minuman itu bisa saja teh atau air lemon. Setelah perut terasa nyaman, Anda bisa segera makan.
  • Usahakan untuk mengonsumsi makanan dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Secukupnya asal kondisi tubuh tidak lagi lemas dan mual segera hilang.
  • Usahakan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi yang hangat. Makanan yang hangat biasanya lebih mudah diterima oleh tubuh dan tidak memicu kondisi mual yang cukup besar.
  • Jangan memaksakan diri untuk makan sesuatu yang tidak disukai dan akhirnya membuat Anda jadi mual dan semua makanan keluar lagi dari tubuh. Hanya konsumsi yang sekiranya bisa dimakan dan mengandung gizi seimbang seperti buah dan susu.
  • Biasakan makan buah-buahan yang diperbolehkan. Buah akan memberi asupan karbohidrat dan gula yang cukup untuk mengganjal perut hingga siang hari.
  • Suplemen makanan mungkin dibutuhkan. Namun, konsultasikan dahulu dengan dokter. Jangan mengonsumsi suplemen sembarangan karena bisa saja berbahaya untuk tubuh.

Morning sickness ternyata cukup luas cakupannya dan tidak selalu dialami oleh semua wanita hamil. Nah, bagaimana dengan Anda sendiri? Pernahkah mengalami morning sickness dan mengalami kondisi tidak nyaman setiap paginya.