Terbit: 15 Oktober 2020 | Diperbarui: 16 November 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ada banyak mitos dan fakta menstruasi yang beredar di kalangan wanita namun kebenarannya masih dipertanyakan. Ketahui apa fakta haid yang benar dengan penjelasan medis di sini. 

13 Fakta Menstruasi yang Harus Dipahami Pria dan Wanita

Fakta Menstruasi yang Harus Diketahui 

Menstruasi adalah siklus pendarahan normal yang terjadi pada wanita setiap bulan (rata-rata terjadi setiap 28 hari sekali selama 3-7 hari). Menstruasi merupakan proses pelepasan sel telur dari lapisan rahim yang tidak dibuahi. 

Wanita mungkin sudah cukup memahami tentang menstruasi, namun ada beberapa fakta tidak terduga yang belum dipahami. Ketahui apa saja fakta haid, sebagai berikut: 

1. Telat Haid Tidak Selalu Berarti Hamil 

Telat haid bukan berarti selalu tanda hamil. Ada berbagai faktor telat haid yang mungkin terjadi, seperti perubahan hormon, stres, berat badan, efek samping obat, atau aktivitas fisik berlebihan. Bila Anda mengalami telat haid dan khawatir apakah Anda hamil, sebaiknya lakukan tes kehamilan baik dengan test pack atau periksa langsung ke dokter. 

2. Darah Haid yang Keluar Sebenarnya Sedikit 

Sebagian besar wanita mungkin merasa aliran darah menstruasi terasa berat dan banyak, namun sebenarnya rata-rata wanita hanya mengeluarkan sekitar 10 dan 35 ml atau hanya sekitar 1-2 sendok makan darah selama periode menstruasi. Bahkan tidak sampai setengah cangkir darah. Jadi, tidak sebanyak yang Anda mungkin pikirkan. 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

3. Usia Haid Pertama Kali 

Pada abad lalu, menstruasi pertama perempuan terjadi pada usia 16 tahun namun usia awal rata-rata perempuan menstruasi pertama kali selalu berubah setiap generasi. Fakta menstruasi pertama pada generasi sekarang terjadi pada usia 12 tahun (remaja muda). Banyak juga anak perempuan usia 8 tahun yang sudah mulai menstruasi. 

4. Wanita Lahir Sudah dengan Sel Telur 

Sejak berada dalam rahim, janin perempuan sudah memulai hidup dengan jutaan sel telur. Tubuh melepaskan sel telur setelah matang pada masa pubertas. Secara bertahap, sel telur juga mati karena faktor usia hingga mencapai masa menopause. 

Baca Juga: Gangguan Menstruasi: Gejala, Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasi

5. Anda Bisa Hamil Saat Sedang Haid 

Jarang terjadi, namun kehamilan dapat terjadi saat Anda sedang menstruasi atau bila Anda mengalami hubungan seksual saat masa menstruasi. Pasalnya, sperma dapat bertahan pada saluran sel telur selama 5-6 hari. Jadi, kehamilan mungkin terjadi bila Anda mengalami ovulasi 5 – 6 hari setelah menstruasi. 

6. Ketidakseimbangan Hormon Memengaruhi Haid 

Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan siklus menstruasi terasa lebih berat. Kondisi ini juga sering memengaruhi gejala menstruasi berat berupa kram, kembung, sakit perut, perubahan napsu makan, dan juga gangguan suasana hati. 

7. Haid Merubah Aroma Tubuh 

Fakta haid selanjutnya yang mungkin belum Anda ketahui adalah perubahan aroma tubuh selama sedang haid. Kenaikan hormon reproduksi wanita (progesteron dan estrogen) selama menstruasi cenderung membuat wanita memiliki bau berbeda. Efek bau amis dari vagina mungkin juga memengaruhi. 

8. Perubahan Berat Badan saat Haid 

Wanita yang sedang menstruasi mengalami perubahan hormon yang juga memengaruhi perubahan pola makan. Sebagian wanita mungkin cenderung ingin makan lebih banyak atau menginginkan makanan tertentu. 

Sebagian wanita mungkin tidak napsu makan karena menahan gejala nyeri menstruasi. Kedua kemungkinan tersebut secara tidak langsung akan memengaruhi berat badan.

Selain itu, tubuh wanita menjelang dan selama haid memang mengandung lebih banyak cairan daripada wanita yang sedang berada dalam masa subur. Kondisi itulah yang membuat wanita cenderung mengalami kenaikan berat badan saat sedang haid. 

9. Efek PMS Lebih Buruk Saat Cuaca Dingin

Dari sekian banyak mitos dan fakta menstruasi, Anda mungkin baru mengetahui fakta bahwa gejala menstruasi terasa semakin buruk pada cuaca dingin. Wanita yang hidup di musim dingin selama menstruasi mengakui menstruasinya terasa lebih berat, nyeri, dan lama. 

Kondisi ini diduga akibat tubuh tidak terpapar sinar matahari yang memproduksi vitamin D dan dopamin alami. Cuaca dingin juga dikaitkan dengan penurunan suasana hati, konsentrasi, kebahagiaan, dan kondisi kesehatan secara umum. Maka dari itu, Anda mungkin merasa cenderung sedih saat hujan turun. 

10. Jadwal Haid Tidak Lancar Itu Normal 

Setiap wanita memiliki siklus menstruasi berbeda. Rata-rata siklus normal adalah siklus 28 hari, namun ada wanita yang memiliki siklus 21 hari atau bahkan 45 hari. Siklus yang tidak lancar itu sebenarnya normal karena pengaruh hormon, pola makan, usia, penggunaan pil KB, dan pola hidup. 

Remaja usia 18 tahun juga cenderung belum memiliki siklus normal karena tubuhnya masih menyesuaikan. Sebagai saran, mohon periksa ke dokter bila tidak mengalami menstruasi berturut-turut dalam 3 bulan (tidak hamil) serta mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan, termasuk nyeri perut hebat, kram, dan lainnya. 

Baca Juga: 7 Kondisi yang Memicu Nyeri di Area Vagina Saat Menstruasi

11. Haid Merubah Suara 

Cobalah bernyanyi saat sedang menstruasi. Suara Anda mungkin sedikit berubah akibat peningkatan hormon reproduksi wanita. Berdasarkan peneliti vokalisasi, suara wanita sedikit berubah dan cenderung kurang bagus selama menstruasi. 

12. Gairah Seks Meningkat Saat Haid 

Menstruasi adalah tanda bahwa sistem reproduksi Anda sehat dan subur. Saat menstruasi, ternyata peningkatan hormon progesteron dan estrogen pada wanita meningkatkan gairah seks. Bahkan, beberapa wanita menyebutkan bahwa orgasme saat menstruasi lebih menggairahkan karena pelepasan hormon endorfin dan oksitosin yang lebih sempurna. 

13. Perubahan Hormon Selama Haid 

Kadar estrogen dapat mengalami kenaikan dan penurunan dua kali selama siklus menstruasi. Hormon serotonin dan progesteron juga mengalami perubahan yang menimbulkan gejala fisik dan emosional, termasuk: 

  • Nyeri payudara. 
  • Perut kembung. 
  • Masalah kulit terutama jerawat. 
  • Kelelahan. 
  • Sifat lekas marah. 
  • Nyeri otot. 
  • Stres. 
  • Nyeri dan kram perut. 
  • Gelisah. 
  • Gangguan konsentrasi. 
  • Perubahan emosi. 

Jadi, wanita yang sedang menstruasi memang cenderung lebih sensitif baik secara fisik dan emosional karena perubahan hormon yang memengaruhinya. Gejala tersebut akan membaik dengan sendirinya saat menstruasi selesai. 

Itulah penjelasan mitos dan fakta menstruasi yang mungkin belum Anda ketahui. Laki-laki mungkin juga harus mengetahui untuk lebih mengerti wanita saat yang sedang menstruasi. Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

  1. Helping Women Period. 2019. 7 Amazing Facts About Periods That Everyone Needs To Know. https://www.helpingwomenperiod.org/7-amazing-facts-about-periods-that-everyone-needs-to-know/. (Diakses pada 15 Oktober 2020). 
  2. Ohne. 2018. 20 Bizarre Period Facts You Probably Didn’t Know. https://ohne.com/blog/20-bizarre-period-facts/. (Diakses pada 15 Oktober 2020). 
  3. Thornton, Emma. 2018. 15 interesting facts about your period – Facts you didn’t know about your period but probably should!. https://www.avogel.co.uk/health/periods/15-interesting-facts-about-your-period/. (Diakses pada 15 Oktober 2020). 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi