Terbit: 20 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini pria selalu diidentikkan dengan manusia yang selalu terobsesi dengan seks. Yang mendasari mereka menjalani hubungan dengan lawan jenis adalah seks. Sementara itu wanita lebih identik dengan sesuatu yang berhubungan dengan romansa. Benarkah demikian? Apakah pria memang hanya tertarik dengan aktivitas seks lalu berlanjut ke romansa?

5 Fakta Tentang Gairah Seks Pria yang Jarang Diketahui

Nah, untuk mengetahui lebih banyak tentang perilaku seksual dari pria khususnya yang berhubungan dengan libido, simak beberapa ulasan tentang gairah seks dari pria di bawah ini dengan saksama.

  1. Pria masturbasi lebih banyak dari wanita

Dari beberapa penelitian tentang perilaku seksual yang dilakukan oleh pria dan wanita didapatkan hasil kalau pria lebih banyak melakukan masturbasi ketimbang wanita. Jumlah ini cukup banyak karena hampir semua pria merasa biasa dengan masturbasi. Melakukan masturbasi tidak membuat pria merasa berdosa karena dianggap sebagai hal yang biasa.

Berbeda dengan pria, wanita merasa lebih berdosa kalau sampai melakukan masturbasi. Mereka menganggap masturbasi tidak ubahnya melakukan seks vaginal. Faktor lain yang membuat pria lebih banyak melakukan masturbasi adalah dekatnya mereka dengan video pornografi. Dibanding dengan wanita, pria lebih sering menyaksikan video dewasa.

  1. Pria berpikir tentang seks lebih banyak

Dari penelitian yang dilakukan di Universitas Ohio, peneliti mendapatkan hasil kalau pria berpikir seks setidaknya 19 kali. Sementara itu wanita hanya berpikir seks separuhnya saja. Ada banyak faktor yang menyebabkan pria lebih banyak memikirkan seka ketimbang wanita. Pertama, pria merasa nyaman memikirkan seks. Wanita bisa saja nyaman, tapi kemungkinan mereka malu lebih besar.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Dari penelitian ini juga ditemukan kalau yang dipikirkan oleh pria tidak hanya masalah seks semata. Pria juga memikirkan banyak hal termasuk yang paling tinggi adalah makanan dan tidur. Pria suka sekali makan dan berharap menikmatinya setiap saat. Selanjutnya pria juga memikirkan tidur dan beristirahat karena mereka lebih sering hidup sebagai pencari nafkah.

  1. Pria mudah mendapatkan orgasme

Libido atau gairah seks dari pria akan mengantar mereka menikmati seks yang hebat. Pria mudah sekali mengalami kenaikan libido meski saat seks libido mudah sekali didapat. Libido bisa dengan mudah dilebur dalam seka bahkan pria bisa mendapatkan orgasme dalam jangka waktu 2-7 menit saja. Jangan pernah menganggap pria bisa kuat hingga lebih dari 30 menit tanpa jeda.

Setelah mendapatkan orgasme dan ejakulasi, gairah seks pria akan menurun perlahan-lahan. Penurunan ini cukup wajar dan memiliki siklus. Setelah orgasme pria bisa mengalami kenaikan libido setelah istirahat. Kalau tidak melakukan istirahat, kemampuan ereksi pria menurun dan mood untuk berhubungan badan menurun.

  1. Testosteron memengaruhi libido

Testosteron memengaruhi libido cukup signifikan. Pria bisa mengalami kenaikan libido kalau kadar testosteron di dalam tubuhnya tinggi atau paling tidak stabil setiap saat. Kalau kadar testosteron turun, pria akan kehilangan minat untuk seks. Mungkin mereka masih bisa ereksi dan menikmati seks, tapi tidak maksimal.

Kadar testosteron di dalam tubuh pria biasanya naik setiap pagi hari usai bangun tidur. Itulah kenapa pria mudah sekali ereksi dan selalu bergairah setiap bangun tidur. Setelah sore dan capai, kadar testosteron akan menurun dengan sendirinya.

  1. Gairah pria mudah hilang

Gairah seks pria mudah sekali hilang karena banyak hal. Sebagian besar penyebab penurunan gairah seks adalah kondisi tubuh pria seperti kegemukan yang berlebihan dan adanya gangguan akibat penyakit tertentu seperti diabetes.

Cara terbaik untuk menjaga gairah seks pria adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu pria juga disarankan menjaga tubuh agar tidak sakit dengan berolahraga teratur dan rutin melakukan pengecekan kesehatan.

Inilah beberapa fakta tentang gairah seks pria. Semoga bermanfaat!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi