Bikin Es Sendiri di Rumah Lebih Sehat? Belum Tentu

air-dingin-doktersehat
Photo Credit: Flickr.com/vsreddy_n

DokterSehat.Com– Minum es bisa memberikan sensasi segar, apalagi jika suhu udara sedang sangat panas. Hanya saja, banyak orang khawatir untuk membeli es di luar rumah karena berpikir jika es batu yang digunakan belum tentu terbuat dari air matang dan belum tentu dijamin kehigienisannya. Kita pun memilih untuk membuat es batu sendiri di dalam kulkas.

Es batu buatan sendiri belum tentu lebih sehat

Dengan membuat es batu sendiri, maka kita bisa memastikan bahwa es batu ini dibuat dari air matang yang tidak berbahaya. Masalahnya adalah meskipun kita membuatnya sendiri, bisa jadi es batu ini tetap memiliki bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

Fakta ini diungkapkan oleh pakar kesehatan Benjamin Chapman dari North Carolina State University, Amerika Serikat. Menurut Chapman, es batu memang terkait dengan berbagai macam penyakit. Hal ini berarti, adanya anggapan yang sering dilontarkan orang tua bahwa sering minum es bisa menyebabkan penyakit bisa jadi memang benar adanya.

Banyak orang yang berpikir jika bakteri bisa mati jika dibekukan di dalam es. Padahal, dalam realitanya, banyak penelitian yang dilakukan justru dengan cara memelihara bakteri atau virus di dalam laboratorium dengan cara membekukannya selama bertahun-tahun.

“Banyak bakteri atau virus yang bisa menyebabkan penyakit melalui makanan seperti e-coli, listeria, salmonella, dan norovirus yang ternyata tidak mati meski dibekukan. Bakteri-bakteri ini bisa saja masuk ke dalam es batu yang kita buat sendiri di dalam kulkas,” ungkap Chapman.

Pertumbuhan bakteri bisa diperlambat, namun tetap membahayakan kesehatan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyarankan kita untuk mengatur suhu di dalam freezer di bawah 0 derajat Celcius demi menghambat pertumbuhan bakteri. Sayangnya, pakar nutrisi bernama Chris Riley justru menyebutkan bahwa bakteri listeria tetap saja masih bisa berkembang meski sudah dibekukan. Padahal, bakteri ini bisa menyebabkan demam, diare, dan muntah-muntah. Selain itu, listeria juga bisa memberikan dampak fatal bagi ibu hamil.

Dari mana bakteri-bakteri ini bisa datang?

Tanpa kita sadari, bakteri-bakteri ini bisa masuk ke dalam freezer lemari es kita melalui tangan kita sendiri. Jika dicermati, kita cenderung jarang mencuci tangan sebelum mengambil es batu di dalam freezer, bukan? Padahal, tangan kita bisa jadi memiliki banyak sekali bakteri yang bisa membahayakan kesehatan, apalagi jika sebelumnya menyentuh benda-benda yang kotor.

Selain dari tangan kita, Riley juga menyebut kebiasaan kita untuk menyimpan daging mentah atau makanan beku dengan sembarangan di freezer juga bisa memicu kontaminasi bakteri ke es batu yang kita buat sendiri. Sebagaimana kita ketahui, daging mentah berpotensi memiliki berbagai macam bakteri berbahaya yang bisa saja mencemari bahan makanan lainnya di dalam kulkas. Jika kita tidak menyimpannya di dalam wadah yang tertutup rapat, maka besar kemungkinan es batu di dekatnya juga terkontaminasi bakteri.

Kebersihan wadah es batu juga sebaiknya kita perhatikan. Jika kita jarang mencucinya, maka wadah ini juga rentan terkena bakteri. Wadah ini juga sebaiknya selalu diisi oleh air es sehingga jika kita baru saja mengambil beberapa es batu, sebaiknya segera diisi lagi agar tidak kosong. Jika wadah ini tidak digunakan, sebaiknya disimpan di tempat lain dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum dipakai kembali. Selain itu, Riley menyarankan kita untuk membersihkan tumpukan es di dalam freezer setidaknya setahun sekali.

Dengan melakukan berbagai hal ini, kita bisa menikmati minuman dingin tanpa perlu khawatir akan terkena penyakit.