Endoskopi: Kegunaan, Efek Samping, dan Biaya

biaya-endoskopi-doktersehat
Photo source: Internist.ru

DokterSehat.Com – Apakah Anda atau keluarga dekat Anda dijadwalkan untuk mendapatkan tindakan endoskopi? Sebaiknya Anda menyimak informasi bermanfaat terkait endoskopi di bawah ini. Hal ini penting agar Anda akan memiliki gambaran terkait endoskopi.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui lebih jauh tentang endoskopi termasuk pengertian endoskopi, tujuan penggunaan endoskopi, keamanan endoskopi, persiapan sebelum tindakan endoskopi, prosedur endoskopi, efek samping endoskopi, dan biaya endoskopi.

Apa itu endoskopi?

Tindakan endoskopi merupakan salah satu jenis pemeriksaan medis yang memiliki banyak kegunaan dan jenis. Endoskopi adalah pemeriksaan medis yang menggunakan alat berupa endoskop untuk melihat organ internal di dalam tubuh.

Endoskopi adalah alat berbentuk tabung panjang, tipis, dan fleksibel yang dilengkapi dengan sumber cahaya dan kamera di salah satu ujungnya. Gambar yang ditangkap oleh kamera tersebut akan diteruskan ke layar televisi sehingga tim medis bisa mengamati kondisi dan masalah yang ada pada organ internal tersebut.

Tindakan endoskopi bisa dilakukan dengan memasukkan alat endoskop melalui salah satu rongga tubuh. Ada dua jenis rongga tubuh, yaitu rongga alami seperti mulut, hidung, dan anus. Rongga kedua adalah rongga tubuh yang terbentuk dengan melakukan sayatan kecil pada kulit.

Kegunaan Endoskopi

Endoskopi memiliki beberapa kegunaan di dalam dunia medis dan digunakan untuk beberapa tujuan. Alat endoskop pada tindakan endoskopi bisa membantu tugas tim medis terutama dokter.

Berikut ini adalah kegunaan endoskopi untuk dunia kedokteran:

  • untuk memeriksa organ dalam
  • untuk mendiagnosis suatu penyakit atau mencari tahu penyebab gejala
  • untuk memberikan terapi tertentu seperti terapi later, ablasi microwave, terapi fotodinamik dan lainnya
  • untuk membantu tindakan pembedahan
  • untuk mengatasi masalah medis tertentu

Ada beberapa kondisi medis yang membuat dokter menyarankan Anda untuk mendapatkan tindakan endoskopi. Berikut ini adalah beberapa contoh kondisi medis yang memerlukan endoskopi:

  • tumor
  • infeksi
  • sembelit kronis
  • pankreatitis
  • batu empedu
  • ulkus lambung
  • hernia hiatus
  • kolitis ulseratif
  • penyakit GERD
  • sumbatan esofagus
  • pendarahan di saluran pencernaan dan air seni
  • pendarahan pada vagina
  • dan lainnya

Apakah Endoskopi Aman?

Pada umumnya, tindakan endoskopi relatif sangat aman. Akan tetapi, pada beberapa kasus, ada tindakan endoskopi yang berpotensi menjadi tidak aman karena terjadi beberapa komplikasi seperti infeksi, pendarahan, reaksi sedasi, perforasi, dan pankreatitis.

Siapa yang Melakukan Endoskopi?

Tindakan endoskopi tentunya tidak boleh dilakukan oleh orang sembarangan. Endoskopi hanya bisa dilakukan oleh seorang dokter spesialis. Dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis bedah memiliki kemampuan dan butuh melakukan endoskopi.

Persiapan Endoskopi

Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan endoskopi. Tahapan persiapan ini penting diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik demi kelancaran tindakan endoskopi nanti.

Berikut ini adalah beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum tindakan endoskopi:

1. Pemberian obat antibiotik

Pada beberapa kasus, Anda harus meminum obat antibiotik. Hal ini dikarenakan efek samping endoskopi bisa menyebabkan infeksi sehingga dengan minum obat antibiotik maka risiko infeksi bisa dikurangi.

2. Pengosongan

Anda mungkin akan diminta dokter untuk tidak makan dan minum selama beberapa jam sebelum tindakan endoskopi dilakukan. Hal ini penting untuk membuat perut Anda bersih terutama endoskopi di bagian lambung dan usus.

Selain itu, untuk kolonoskopi, Anda mungkin akan diminta untuk menggunakan pencahar agar usus menjadi bersih saat endoskopi dilakukan. Hal ini juga berlaku untuk sigmoidoskopi yang memeriksa rektum.

3. Pemberian obat penenang atau obat bius

Sebagian besar jenis endoskopi menyediakan obat penenang bagi para pasien. Obat penenang ini berfungsi untuk memberikan kenyamanan pasien selama endoskopi berlangsung. Pemberian obat penenang dilakukan melalui injeksi atau suntikan ke pembuluh darah.

Biasanya, setelah pemberian obat penenang, pasien akan tertidur ringan dan terbangun setelah satu jam kemudian. Pemberian obat bius lokal juga terkadang dilakukan pada beberapa kasus. Pada kondisi tertentu seperti pada pasien anak-anak atau pada endoskopi yang kompleks, pasien akan menerima suntikan obat bius.

Prosedur endoskopi

Setelah persiapan endoskopi sudah dilakukan semuanya maka tim medis akan segera memulai prosedur endoskopi. Prosedur endoskopi dimulai dengan memasukkan alat endoskop secara hati-hati ke dalam tubuh Anda yang hendak diperiksa atau dibedah.

Prosedur endoskopi memerlukan waktu selama 15 menit hingga 1 jam bahkan lebih tergantung kondisi pasien dan jenis endoskopi. Alat endoskopi pun akan dikendalikan dokter spesialis Anda sambil memeriksa organ internal tersebut melalui layar.

Teknologi terkini, alat untuk endoskopi terbaru adalah kapsul nirkabel endoskopi. Teknologi ini berupa kapsul yang bisa mengirimkan gambar dari dalam organ tubuh setelah ditelan. Ukuran kapsul endoskopi ini cukup besar dan akan terbuang secara alami melalui buang air besar.

Setelah Endoskopi

Setelah melakukan prosedur endoskopi, Anda harus beristirahat selama satu jam sampai efek dari obat penenang atau obat bius yang diberikan menghilang. Apabila efeknya sudah hilang maka Anda baru diizinkan untuk pulang. Akan tetapi, sebaiknya Anda membawa keluarga atau teman untuk menemani Anda pulang demi keselamatan jiwa Anda.

Efek Samping Endoskopi

Endoskopi memiliki beberapa efek samping yang perlu Anda ketahui. Informasi ini penting agar Anda tidak merasa cemas dan tahu apa yang seharusnya Anda lakukan. Pergilah segera ke rumah sakit apabila mengalami salah satu atau beberapa efek samping endoskopi.

Berikut ini adalah beberapa efek samping endoskopi yang perlu Anda ketahui:

1. Risiko infeksi dan pendarahan

Tindakan endoskopi memiliki kemungkinan terjadinya infeksi walau lebih rendah risikonya daripada operasi besar. Selain itu, efek samping endoskopi juga bisa menyebabkan pendarahan yang bisa membahayakan kesehatan Anda bila tidak segera ditangani.

2. Sakit, nyeri, atau rusaknya organ

Efek samping endoskopi lainnya bisa menyebabkan sakit dada dan nyeri di bagian tertentu dari tubuh. Bagian organ yang mendapat tindakan endoskopi bisa mengalami kemerahan dan bengkak. Endoskopi juga bisa memiliki efek samping berupa kerusakan pada organ yang diperiksa.

3. Perforasi dan trauma

Pada beberapa jenis endoskopi tertentu seperti Histeroskopi, efek samping yang ditimbulkan bisa menyebabkan perforasi usus dan trauma pada rahim. Oleh karena itu, Anda perlu memantau perkembangan bagian organ yang telah mendapat endoskopi untuk melihat apakah terdapat efek samping tersebut atau tidak.

4. Terjebaknya kapsul endoskopi

Apabila Anda menggunakan kapsul endoskopi maka Anda bisa memiliki efek samping terjebaknya kapsul di dalam tubuh sehingga memerlukan tindakan operasi untuk mengangka kapsul endoskopi.

Biaya Endoskopi

Mungkin Anda merasa penasaran dengan berapa besar biaya endoskopi yang harus dikeluarkan. Biaya endoskopi yang tersedia di Indonesia memiliki keragaman biaya. Perbedaan biaya ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jenis endoskopi, kelas rumah sakit, dan lokasi tempat Anda berada.

Biaya endoskopi memiliki kisaran antara Rp 2.500.000,- sampai dengan Rp 7.000.000,-. Anda bisa bertanya langsung pada layanan pelanggan yang tersedia di rumah sakit untuk memastikan biaya endoskopi yang harus dikeluarkan.