6 Hal yang Harus Dihindari untuk Mencegah Penyakit Jantung

DokterSehat.Com– Penyakit jantung ada beberapa jenis, yakni jantung koroner, kardiomiopati, gagal jantung, klep jantung bocor, pembengkakan jantung, lemah jantung, aritmia jantung, jantung rematik dan infark miokard akut. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami salah satu penyakit jantung tersebut maka harus menghindari beberapa pantangan penyakit jantung yang harus dihindari penderita. Pantangan penyakit jantung ini harus dihindari dengan disiplin untuk mengurangi risiko penyakit jantung bisa jadi lebih parah.

Berikut adalah enam pantangan penyakit jantung yang harus Anda patuhi:

1. Merokok atau bergaul dengan perokok

Pantangan jantung yang pertama yakni merokok, yang menjadi faktor paling berbahaya bagi penyakit jantung, namun faktor risiko ini bersifat bisa dihindari atau dikendalikan. Berhenti merokok dan menghindari asap rokok akan menurunkan risiko penyakit jantung Anda.

Risiko terjadinya penyakit jantung koroner meningkat 2-4 kali pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok. Risiko ini meningkat dengan bertambahnya usia dan jumlah rokok yang diisap. Perokok pasif memiliki risiko terkena kanker paru dan jantung koroner hingga 20-30 persen dibanding orang yang tak terpapar asap rokok.

Baca juga: Mengapa Pria Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung Ketimbang Wanita?

2. Mengkonsumsi lemak trans

Makanan yang dilarang untuk penyakit jantung adalah lemak trans yang dibuat untuk memperpanjang umur simpan makanan yang dipanggang dan makanan ringan. Lemak trans dapat meningkatkan tingkat LDL atau kolesterol jahat. Sumber utama lemak trans adalah margarin, makanan cepat saji, keripik, snack kesukaan anak-anak, donat, pie, dan lain-lain. Untuk benar-benar bebas dari lemak trans, jangan beli produk makanan yang mencantumkan kalimat partially hydrogenated dan shortening.

3. Menambahkan banyak garam

Konsumsi makanan rendah garam dapat menurunkan tekanan darah. Menurut standar kesehatan, jumlah garam yang kita konsumsi setiap hari sebaiknya tidak lebih dari 6 gram. Akan lebih baik jika kita membatasi konsumsi garam dengan melakukan diet rendah garam. Pantangan makanan penyakit jantung adalah hindari makanan yang banyak mengandung garam seperti keripik kentang, dan sebagainya.

Jika Anda tak tahan dengan rasa makanan yang terlalu tawar, boleh tambahkan bumbu lain seperti merica, bubuk cabai, bawang putih bubuk, dan sebagainya. Makanlah bahan makanan yang bebas garam misalnya buah segar, sayuran, ikan dan juga makan berkarbohidrat yang sehat , seperti beras merah atau oatmeal. Pantangan sakit jantung harus menghindari makanan kalengan, pilih makanan dari bahan segar, karena makanan kalengan atau olahan mengandung garam hingga tiga kali lipat.

4. Menaikan berat badan

Makanan olahan, makan dalam porsi berlebih, dan makan lebih sering dapat meningkatkan berat badan. Ahli kesehatan telah sepakat bahwa obesitas (kegemukan) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung. Pada pria dengan berat badan berlebih, mereka memiliki 15 persen peningkatan risiko gagal jantung. Sementara untuk wanita, risiko mengalami gagal jantung meningkat sebanyak 21 persen. Sedangkan pada pria dengan obesitas, risiko naik menjadi 75 persen dan 106 persen untuk wanita obesitas.

5. Menghentikan aktivitas fisik

Risiko mengalami gagal jantung mengalami penurunan sebesar 21 persen pada pria yang berolahraga secara moderat dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan aktivitas fisik ringan. Pada wanita, olahraga moderat dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 13 persen. Sementara itu, melakukan aktivitas fisik pada tingkat yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 33 persen pada pria dan 36 persen pada wanita.

6. Menghentikan pengobatan

Pantangan jantung koroner terakhir adalah menghentikan prosedur pengobatan. Tidak ada orang yang ingin hidupnya dipenuhi dengan pengobatan. Jika Anda terlanjur divonis penyakit jantung, pengobatan medis harus dilakukan. Konsultasikan dengan dokter tentang cara pengobatan yang cocok untuk Anda.

Baca juga: Jangan Percaya, Ini 3 Mitos Penyakit Jantung yang Tak Terbukti!

Mengobati Penyakit Jantung

Perawatan penyakit jantung bervariasi berdasarkan kondisi. Misalnya, jika Anda mengalami infeksi jantung, Anda mungkin akan diberikan antibiotik. Secara umum, perawatan untuk penyakit jantung biasanya termasuk:

1. Perubahan gaya hidup

Ini termasuk mengonsumsi makanan rendah lemak dan rendah sodium, mendapatkan setidaknya 30 menit olahraga ringan di sebagian besar hari dalam seminggu, berhenti merokok, dan membatasi asupan alkohol.

2. Obat-obatan

Jika perubahan gaya hidup saja tidak cukup, dokter Anda mungkin meresepkan obat untuk mengendalikan penyakit jantung. Jenis obat akan tergantung pada jenis penyakit jantung.

3. Prosedur medis atau operasi

Jika obat tidak cukup, mungkin dokter akan merekomendasikan prosedur khusus atau operasi. Jenis prosedur akan tergantung pada jenis penyakit jantung dan tingkat kerusakan pada jantung Anda.