Terbit: 2 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Ekokardiografi adalah suatu pemeriksaan penunjang medis yang menggunakan   gelombang suara untuk menghasilkan gambar bergerak langsung jantung Anda. Pemeriksaan ini tanpa rasa sakit dan dapat menunjukan ukuran, bentuk, dan cara kerja jantung Anda melalui gambar-gambar tersebut. Ketahui apa itu ekokardiografi, fungsi, prosedur, dll.

ekokardiografi-doktersehat

Apa Itu Ekokardiografi?

Ekokardiografi adalah sebuah metode pemeriksaan kesehatan jantung melalui gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk menangkap gambar bergerak dari jantung Anda. Gambar jantung tersebut disebut juga dengan ekokardiogram.

Ekokardiogram ini memuat informasi tentang ukuran, bentuk, serta cara kerja jantung Anda apakah normal atau tidak. Dokter juga dapat menganalisa bagaimana katup, otot, aliran darah, aorta, dan aliran oksigen di jantung Anda berfungsi melalui ekokardiogram ini.

Ekokardiografi juga disebut sebagai USG jantung dan dibantu dengan teknologi USG Doppler untuk memeriksa aliran darah di katup jantung Anda. Secara umum, ekokardiografi digunakan untuk memeriksa keseluruhan kesehatan jantung Anda dan mengidentifikasi risiko serangan jantung sejak dini.

Fungsi Ekokardiografi

Dokter akan merekomendasikan Anda untuk melakukan tes ekokardiografi apabila ditemukan indikasi kelainan jantung melalui uji kesehatan sebelumnya atau apabila Anda memiliki detak jantung tidak teratur melalui cek dengan stetoskop.

Pemeriksaan penunjang medis ini dibutuhkan karena ekokardiografi memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Memeriksa bentuk, ukuran, detak, dan cara kerja jantung.
  • Memeriksa katup dan bilik jantuk untuk menganalisa kemampuan jantung dalam memompa.
  • Memeriksa kemampuan jantung untuk mengalirkan darah dan oksigen.
  • Memeriksa apabila ada indikasi penggumpalan darah atau penumpukan cairan di jantung.
  • Memeriksa kesehatan otot-otot jantung.
  • Memeriksa aorta, yaitu arteri utama yang berfungsi mengalirkan darah yang tinggi akan oksigen dari jantung ke seluruh sel tubuh Anda.
  • Memeriksa indikasi penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan, infeksi katup jantung, serta indikasi penyakit jantung lainnya.

Dokter juga akan merekomendasikan tes ekokardiografi untuk memeriksa:

  • Ukuran Jantung: Jantung yang membesarkan mengakibatkan tekanan darah tinggi, jantung bocor, penyakit bawah jantung, dan cacat jantung bawaan.
  • Otot Jantung: Otot jantung yang lemah tidak dapat memompa dengan baik dan menyebabkan terhambatnya pasokan darah.
  • Katup Jantung: Masalah pada katup jantung menyebabkan cara kerja jantung yang tidak normal.
  • Struktur Jantung: Mendeteksi cacat jantung bawaan dari struktur jantung.

Selain itu, metode ini juga sangat dianjurkan untuk pasien yang pernah mengalami serangan jantung dan bayi serta anak-anak yang memiliki indikasi kelainan atau sakit jantung.

Baca Juga: 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Jantung

Jenis Ekokardiografi

Berikut ini adalah beberapa jenis ekokardiografi sesuai dengan fungsi dan caranya masing-masing, yaitu:

1. Transthoracic Echocardiography

Transthoracic echocardiography adalah jenis ekokardiografi yang paling umum direkomendasikan dan tidak menyakitkan. Transthoracic echocardiography bersifat noninvasif yang berarti tidak ada metode operasi atau alat kesehatan lainnya yang dimasukan ke tubuh Anda.

Cara kerja transthoracic echocardiography adalah dengan menempelkan transduser di dada dekat dengan posisi jantung Anda. Transduser ini akan mengirimkan gelombang suara ultrasonik yang kemudian dipantulkan dan diubah menjadi gambar langsung di monitor.

Gambar bergerak inilah yang memuat semua informasi tentang kondisi jantung Anda. Dokter akan menganalisa dan memberikan hasilnya pada Anda.

2. Transesophageal Echocardiography

Transesophageal echocardiography adalah metode yang dianjurkan apabila transthoracic echocardiography tidak menampilkan gambar jantung secara lengkap karena dokter tidak dapat menganalisa gambar aorta dengan sempurna.

Cara kerja transesophageal echocardiography adalah dengan selang kecil fleksibel yang dimasukan melalui tenggorokan dan diarahkan ke perut untuk melihat gambar jantung lebih detail lagi.

3. Stress Echocardiogram

Stress Echocardiogram adalah metode USG jantung yang hampir serupa dengan transthoracic echocardiography, hanya Anda harus melakukan tes ini setelah Anda berolahraga atau minum obat dimana jantung Anda berdetak lebih cepat dan bekerja lebih keras.

Beberapa jenis penyakit jantung seperti jantung koroner akan lebih mudah didiagnosa saat jantung Anda berada dalam keadaan berat atau berdetak kencang.

4. Three-Dimensional Echocardiography

Three-dimensional echocardiography adalah metode transesophageal echocardiography dan transthoracic echocardiography yang dimuat dalam gambar 3D dimana detail gambar terlihat lebih jelas.

Metode ini umumnya digunakan untuk pemeriksaan jantung pada anak-anak, namun peneliti masih terus mengembangkan cara kerja dan hasil dari metode ini.

5. Fetal Echocardiography

Fetal echocardiography adalah jenis ekokardiografi yang direkomendasikan pada ibu hamil dengan usia kehamilan sekitar 18 hingga 22 minggu.

Prosedur ekokardiografi ini adalah dengan menempelkan transduser di atas perut ibu hamil untuk memeriksa apabila ada indikasi kelainan jantung pada janin sebelum lahir. Metode ini juga dianggap aman dan efektif untuk ibu hamil karena tidak menggunakan sinar X dan radiasi.

Baca Juga: Penyakit Jantung: Penyebab, Ciri-Ciri, Pengobatan dll

Siapa yang Membutuhkan Ekokardiografi?

Dokter akan merekomendasikan tes ekokardiografi apabila Anda memiliki gejala dan ciri-ciri penyakit jantung, berikut ini:

  • Mengalami sesak napas dan bengkak di kaki.
  • Mengalami gagal jantung, yaitu kondisi jantung yang gagal memompa cukup darah dan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Memiliki bunyi jantung yang tidak normal atau disebut juga dengan murmur jantung.
  • Memiliki indikasi atau gejala penyakit jantung pada pemeriksaan sebelumnya.
  • Memiliki ritme detak jantung tidak normal.

Apabila Anda memiliki ciri-ciri penyakit jantung, tes ekokardiografi adalah langkah awal untuk mendeteksi dan menentukan pengobatan penyakit jantung selanjutnya.

Tahap Awal Persiapan Ekokardiografi

Berikut ini adalah tahapan awal dari beberapa jenis ekokardiografi, yaitu:

  • Echocardiography Transthoracic: Tidak ada persiapan khusus sebelum Anda melakukan metode ini, hanya Anda harus dalam keadaan baik.
  • Transesophageal Echocardiogram: Anda harus puasa beberapa jam sebelum melakukan tes agar tidak muntah selama prosedur ekokardiografi.
  • Stress Echocardiogram: Berolahraga sesuai yang disarankan dokter serta menggunakan pakaian dan sepatu olahraga yang nyaman.

Itulah persiapan awal sebelum melakukan tes ekokardiografi yang dianjurkan agar pemeriksaan berjalan lancar.

Setelah Ekokardiografi

Setelah Anda melakukan tes ekokardiografi, dokter akan menganalisa gambar dan memberitahu semua informasi dari gambar tersebut tentang kesehatan jantung Anda apabila terdapat kelainan, seperti:

  • Kerusakan otot jantung.
  • Ukuran jantung yang tidak normal.
  • Masalah pada kemampuan pompa jantung.
  • Cacat jantung.
  • Gangguan pada katup jantung.

Pada tahap yang lebih lanjut, dokter akan merekomendasikan Anda untuk melakukan perawatan selanjutnya pada dokter spesialis jantung apabila terdapat gejala serius atau indikasi penyakit jantung lainnya.

Baca Juga: Serangan Penyakit Jantung: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah dan Mengobati

Efek Samping Ekokardiografi

Ekokardiografi adalah pilihan pemeriksaan kesehatan jantung yang aman untuk orang dewasa, anak, dan bayi karena tidak menggunakan radiasi atau sinar X, sehingga tidak memicu efek samping serius.

Efek samping ekokardiografi ringan yang mungkin terjadi adalah reaksi buruk terhadap obat, mengantuk atau linglung karena pengaruh obat penenang, masalah pernapasan, dan mual ringan. Selebihnya, efek samping dapat ditekan dengan pengawasan dan perawatan di bawah anjuran dokter.

Biaya Pemeriksaan Ekokardiografi

Biaya pemeriksaan ekokardiografi di setiap rumah sakit berbeda-beda, tergantung pada perawatan dan fasilitas tambahan yang mungkin dibutuhkan. Rata-rata biaya ekokardiografi adalah sekitar Rp700.000-2.000.000.

Itulah pembahasan lengkap tentang ekokardiografi. Metode ini juga disebut sebagai USG jantung untuk mengetahui keadaan jantung Anda secara detail. Semoga informasi kesehatan ini berguna bagi Anda.

 

  1. Krans, Brian. 2017. Echocardiogram. https://www.healthline.com/health/echocardiogram. (Diakses pada 2 Januari 2020).
  2. NIS. 2019. Echocardiography. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/echocardiography. (Diakses pada 2 Januari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi