Efusi Pleura – Penyebab dan Gejala

DokterSehat.Com– Efusi pleura adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa gangguan dan berpotensi mengancam jiwa pada penderitanya. Gejala efusi pleura bisa menyerupai masalah pada pernapasan lainnya, dan diagnosis hingga pengobatan efusi pleura tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Apa Itu Efusi Pleura

Efusi pleura adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan adanya penumpukan cairan di antara dua lapisan pleura. Pleura merupakan membran yang memisahkan paru-paru dengan dinding dada bagian dalam.

Pada umumnya, efusi pleura adalah penyakit yang tidak menimbulkan masalah serius, akan tetapi memerlukan pengobatan untuk menghindari masalah yang mungkin muncul. Secara normal, terdapat cairan dalam jumlah sedikit pada rongga yang berfungsi sebagai pelumas antara kedua pleura saat pergerakan paru-paru ketika bernapas.

Jenis cairan yang membentuk efusi pleura dapat dikategorikan sebagai transudat atau eksudat.

  1. Transudat terdiri dari ultrafiltrat plasma karena ketidakseimbangan kekuatan hidrostatik vaskular dan onkotik di dada (gagal jantung, sirosis).
  2. Eksudat biasanya dihasilkan oleh peradangan (infeksi paru-paru, keganasan). Efusi pleura eksudatif biasanya lebih serius dan sulit diobati.

Penyebab Efusi Pleura

Pleura adalah selaput tipis yang melapisi permukaan paru-paru dan dinding dada luar paru-paru. Pada efusi pleura, cairan menumpuk di ruang antara lapisan pleura. Biasanya, memang ada cairan di rongga pleura, namun jumlahnya hanya sekitar 1 sendok teh dalam rongga pleura.

Selain itu, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan efusi pleura. Berikut ini beberapa penyebab efusi pleura yang umum di antaranya:

1. Penyakit hati atau ginjal

Salah satu penyakit seperti sirosis bisa menjeadi penyebab efusi pleura yang ditandai dengan cairan menumpuk di dalam tubuh dan bocor ke dada.

2. Gagal jantung kongestif

Jantung berfungsi memompa darah dengan benar, namun ketika mengalami gagal jantung itu bisa menyebabkan penumpukan cairan di dada.

3. Gangguan autoimun

Gangguan seperti lupus atau rheumatoid arthritis bisa menyerang paru-paru dan menyebabkan masalah pada pleura.

4. Infeksi

Infeksi pernapasan seperti TBC dan pneumonia bisa berkembang dan menyebabkan penumpukan air pada paru-paru.

5. Emboli paru

Penyumbatan pada arteri paru-paru yang disebabkan bekuan darah bisa menjadi penyebab pleura meproduksi cairan terlalu banyak.

6. Kanker

Penyebab efusi pleura bisasanya kanker paru-paru, meskipun kanker apa pun yang telah berkembang ke paru-paru atau pleura dapat menjadi penyebabnya.

Selain itu, komplikasi dari prosedur medis tertentu juga bisa memicu efusi pleura. Penyebab efusi pleura yang umum adalah operasi jantung, namun operasi apa pun yang dilakukan di dada juga bisa meningkatkan risiko efusi pleura.

Risiko Faktor Efusi Pleura

Penyebab efusi pleura oleh masalah medis yang mendasari sebelumnya, karenanya munculnya masalah medis ini merupakan faktor risiko efusi pleura. Perlu diingat, bahwa tidak semua orang dengan masalah medis ini akan mengalami efusi pleura. Gagal jantung kongestif adalah penyebab paling umum dari efusi pleura transudatif, sementara infeksi (pneumonia) dan keganasan adalah penyebab paling umum dari efusi pleura eksudatif.

Gejala Efusi Pleura

Biasanya efusi pleura tidak menimbulkan gejala. Biasanya, gejala efusi pleura akan muncul ketika pleura sedang atau berukuran besar atau jika muncul peradangan. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda efusi pleura yang mungkin termasuk:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada, terutama pada pernapasan dalam-dalam (pleuritis, atau nyeri pleuritik)
  • Orthopnea (ketidakmampuan bernapas dengan mudah kecuali penderitanya berdiri berdiri tegak)
  • Demam
  • Batuk
  • Batuk kering

Meski pada umumnya penyakit efusi pleura disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari, beberapa gejala efusi pleura mendasar yang sudah disebutkan di atas juga sering muncul.

Ketidakmampuan untuk bernapas dalam-dalam atau merasakan sakit yang disebabkan oleh bernapas dalam-dalam.

Mereka yang sering mengalami cegukan atau cegukan yang tidak hilang juga mungkin mengalami penyakit efusi pleura. Sementara beberapa orang tidak mengalami gejala efusi pleura sama sekali. Mereka biasanya mencari tahu tentang cairan di paru-paru setelah pemeriksaan fisik untuk kondisi yang tidak berhubungan dengan penyakit ini.

Tanda dan gejala efusi pleura juga dapat membingungkan dengan gangguan paru-paru lainnya. Jika Anda mengalami gejalanya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Efusi Pleura – Halaman Selanjutnya: 1 2 3