Terbit: 31 Maret 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Antonius Hapindra Kasim

Penggunaan steroid berpotensi menyebabkan efek samping steroid bagi tubuh. Dalam dunia medis terdapat dua jenis steroid, yang pertama adalah kortikosteroid dan yang kedua adalah steroid anabolik. Kortikosteroid sering kali digunakan untuk mengobati asma, mengontrol peradangan, dan beberapa masalah kesehatan, sementara steroid anabolik sering disalahgunakan untuk meningkatkan massa otot dan performa fisik.

10 Efek Samping Steroid pada Tubuh (Pria & Wanita Wajib Tahu)

Efek Samping Steroid bagi Tubuh

Sebelum menjelaskan mengenai bahaya steroid bagi kesehatan, perlu diketahui bahwa seberapa sering dan seberapa parah efek samping obat ini bisa bervariasi pada setiap individu. Meski begitu, efek samping lebih umum terjadi dengan dosis yang lebih tinggi dan perawatan yang lebih lama. Selain itu, efek samping juga lebih umum terjadi dengan obat oral.

Berikut adalah beberapa efek samping steroid anabolik yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya:

1. Jerawat

Efek samping obat steroid yang pertama adalah munculnya jerawat. Obat ini dapat meningkatkan produksi minyak oleh kelenjar sebaceous dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Jerawat pada orang yang menggunakan obat ini paling sering ditemukan di dada tetapi juga bisa terlihat di punggung, bahu, leher, dan wajah.

2. Gangguan Pencernaan

Obat ini dapat mengiritasi lapisan lambung dengan menghambat prostaglandin, zat yang membantu melindungi lapisan lambung. Iritasi berlebihan dapat menyebabkan tukak lambung. Selain itu, konsumsi ibuprofen, meloxicam, dan diclofenac secara berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi atau peradangan pada jaringan lambung hingga menimbulkan luka.

3. Peningkatan Risiko Infeksi

Steroid bekerja mengurangi peradangan dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Hal ini membuat sistem kekebalan tubuh terganggu dan tidak efektif memberikan perlindungan terhadap infeksi. Meski bisa menimbulkan infeksi, gejalanya sulit dikenali ketika Anda mengonsumsi steroid.

4. Gula Darah Tinggi

Efek samping obat steroid berikut ini harus diwaspadai oleh seseorang yang menderita diabetes. Steroid kadang-kadang dapat menyebabkan diabetes berkembang. Jika Anda menggunakan steroid jangka panjang, dokter dapat menyarankan untuk tes gula darah tahunan untuk memeriksa kadar gula darah, khususnya jika Anda memiliki riwayat keluarga diabetes.

5. Gangguan Kulit

Obat steroid juga dapat membuat luka sulit untuk sembuh, penipisan kulit, dan mudah memar. Kadang-kadang, efek samping obat ini juga menimbulkan stretch mark.  Stretch mark adalah kondisi yang bisa terjadi pada baik pada pria maupun wanita. Namun, Anda tidak perlu khawatir, guratan di kulit ini bisa dihilangkan. Kondisi ini umumnya terjadi karena tubuh bertumbuh lebih cepat dari perkembangan dan elastisitas kulit

6. Kelemahan Otot

Bahaya steroid yang harus diwaspadai adalah melemahnya otot. Kondisi dapat membaik setelah penggunaan obat ini dihentikan. Selain itu, fisioterapi juga dapat digunakan untuk mengatasi kondisi ini.

7. Perubahan Perilaku

Meski beberapa orang dapat merasakan suasana hati yang lebih baik saat menggunakan steroid, namun steroid dapat memperburuk depresi dan masalah kesehatan mental lainnya. Jika efek samping obat steroid ini terjadi, kondisi ini cenderung terjadi dalam beberapa minggu setelah memulai pengobatan dan lebih mungkin ketika penggunaan dosis tinggi,

Beberapa orang bahkan menjadi bingung, mudah marah, berhalusinasi, dan memiliki pikiran untuk bunuh diri. Efek kesehatan mental ini juga dapat terjadi ketika pengobatan steroid dihentikan. Segera cari bantuan medis jika suasana hati yang mengkhawatirkan atau perubahan perilaku terjadi.

8. Gangguan Tidur

Bahaya steroid yang harus diwaspadai adalah mengubah waktu jam tidur Anda. Cobalah tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dan habiskan waktu santai sebelum tidur. Beberapa latihan ringan setiap hari juga dapat membantu mengatasi hal ini. Guna mengurangi efek samping, cobalah konsumsi steroid di pagi hari atau jam makan siang.

9. Masalah pada Mata

Penggunaan obat tetes mata stereoid seharusnya menggunakan resep dokter, akan tetapi obat mata jenis ini sering kali dijual bebas di toko-toko obat. Guna mengetahui apakah obat tetes mata menggunakan steroid atau tidak, cobalah untuk cek kandungannya obat yang tertera di kemasan. Biasanya, jenis steroid dapat ditemukan dalam kandungan: prednisolone, fluorometholone, dan dexamethasone.

Efek samping obat steroid juga bisa mengganggu penglihatan, seperti:

  • Menyebabkan katarak.
  • Terjadi glaukoma.
  • Infeksi mata.

10. Reaksi Alergi

Seseorang yang memiliki reaksi alergi terhadap steroid bisa menyebabkan ruam, gatal, pembengkakan pada bibir, wajah atau tenggorokan, kesulitan bernapas, demam, dan kedinginan. Segera minta pertolongan medis jika beberapa efek samping tersebut membuat Anda khawatir.

Nah, itulah beberapa efek samping obat steroid yang bisa terjadi. Perlu diketahui, penggunaan steroid yang singkat biasanya tidak menimbulkan efek samping. Efek samping lebih mungkin terjadi jika Anda mengambil obat ini jangka panjang (lebih dari 2-3 bulan) atau konsumsi singkat berulang kali.

 

 

  1. What are the side effects of steroids?. https://www.drugs.com/medical-answers/side-effects-steroids-3440702/. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  2. Harding, Dr Mary. Oral Steroids. https://patient.info/treatment-medication/steroids/oral-steroids. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  3. Steroids (dexamethasone, prednisolone, methylprednisolone and hydrocortisone). https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cancer-in-general/treatment/cancer-drugs/drugs/steroids. (Diakses pada 31 Maret 2020).
  4. What are anabolic steroids?. https://www.drugabuse.gov/publications/drugfacts/anabolic-steroids. (Diakses pada 31 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi