Dari sekian macam obat pereda nyeri (analgesik), ibuprofen menjadi salah satu jenis obat yang paling umum digunakan. Ya, obat ini memang diformulasikan untuk mengatasi rasa nyeri seperti nyeri akibat sakit kepala, nyeri sendi, hingga nyeri saat menstruasi. Sebelum menggunakan, ketahui terlebih dahulu efek samping ibuprofen yang mungkin terjadi berikut ini!

efek-samping-ibuprofen-doktersehat

Apa Itu Ibuprofen?

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang termasuk ke dalam jenis obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini berfungsi untuk meredakan nyeri dalam tingkatan ringan hingga sedang. Sama seperti obat analgesik lainnya, ibuprofen bekerja dengan cara menghambat aktivitas hormon yang menjadi pemicu peradangan dan timbulnya rasa nyeri.

Penggunaan ibuprofen biasanya untuk mengatasi rasa nyeri dan demam yang timbul akibat peradangan. Kondisi-kondisi yang dimaksud antara lain:

  • Sakit kepala
  • Sakit gigi
  • Sakit punggung
  • Radang sendi (arthritis)
  • Menstruasi

Ibuprofen dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak. Khusus anak-anak, batas minimal usia yang diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini adalah 6 tahun.

Efek Samping Ibuprofen

Umumnya, ibuprofen tidak menimbulkan gejala efek samping pasca Anda mengonsumsinya. Akan tetapi, bukan berarti obat ini tidak lepas dari yang namanya gejala efek samping. Pada beberapa orang, ibuprofen bisa saja mengalami sejumlah efek samping, kendati kasusnya sangat jarang terjadi.

Berikut ini adalah gejala efek samping ibuprofen yang perlu Anda ketahui.

1. Efek Samping Umum

Efek samping ibuprofen yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Sendawa
  • Nyeri ulu hati (heartburn)
  • Mual
  • Muntah
  • Produksi gas meningkat
  • Susah BAB (konstipasi)
  • Diare
  • Urine berbusa
  • Penurunan volume urine
  • Kulit gatal
  • Kulit pucat
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di beberapa bagian tubuh (tangan, kaki, wajah, dll.)
  • Perdarahan abnormal
  • Tubuh terasa lemah
  • Peningkatan berat badan

2. Efek Samping Tidak Umum

Sementara efek samping ibuprofen yang bersifat tidak umum meliputi:

  • Kram perut
  • Perut terasa tidak nyaman
  • Nyeri punggung
  • Gusi berdarah
  • Urine dan feses disertai darah
  • Penglihatan kabur
  • Sensasi terbakar pada perut
  • Nyeri dada
  • Iritasi kulit
  • Ruam pada kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Mata dan kulit berubah warna menjadi kekuningan

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami satu atau beberapa dari gejala efek samping di atas guna dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut sebelum kondisi bertambah buruk yang mana hal ini bisa saja membahayakan tubuh.

Efek Samping Ibuprofen yang Berbahaya

Ibuprofen juga bisa menimbulkan efek samping yang terbilang serius. Hal ini khususnya apabila obat tidak digunakan sebagaimana mestinya, seperti melebihi dosis seharusnya (overdosis).

Gejala efek samping ibuprofen yang tergolong berbahaya ini di antaranya sebagai berikut:

  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Peningkatan tekanan darah
  • Penurunan fungsi ginjal
  • Gagal hati (liver)
  • Bibir dan kulit membiru
  • Disorientasi
  • Gangguan tidur
  • Perubahan suasana hati (mood)
  • Napas pendek
  • Kejang otot
  • Hilang kesadaran

Kendati sangat jarang terjadi, sebaiknya Anda juga harus tetap waspada akan kemungkinan-kemungkinan munculnya efek samping tersebut. Alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker perihal bagaimana cara menggunakan obat ini secara tepat, terutama jika Anda memiliki potensi-potensi tidak dapat mengonsumsi obat tersebut.

Petunjuk Penggunaan Ibuprofen yang Benar

Ibuprofen memang obat yang terbilang aman untuk dikonsumsi. Walaupun demikian, penggunaan obat ini haruslah benar-benar tepat. Jika obat digunakan tidak pada porsinya, dampaknya bagi tubuh juga tidak baik.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika hendak menggunakan obat Ibuprofen untuk meredakan nyeri.

1. Siapa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Mengonsumsi Ibuprofen?

Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak (usia di atas 6 tahun) hingga orang dewasa.

Akan tetapi, penggunaan obat ibuprofen pada beberapa orang dengan kondisi tertentu perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi-kondisi yang dimaksud seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap ibuprofen
  • Riwayat asma
  • Anemia
  • Polip nasal
  • Gangguan fungsi jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit liver
  • Gangguan pencernaan
  • Riwayat gangguan kesehatan pada lambung

2. Dosis Ibuprofen

Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk, namun yang paling umum digunakan adalah yang berupa tablet atau sirup oral. Penggunaan obat biasanya tidak memerlukan dosis dari dokter dan cukup mengikuti dosis yang tertera pada kemasan.

Berikut ini adalah dosis ideal paracetamol (oral):

Untuk mengatasi nyeri

  • Dewasa: 200 – 400 mg, diminum setiap 4 sampai 6 jam sekali (Dosis maksimal 1,2 atau 3,2 gram per hari). Pemakaian obat maksimal 10 hari.
  • Anak-anak: >6 bulan, 4 – 10 mg/kg BB, diminum tiap 6 – 8 jam sekali. Dosis maksimal 40 mg/kg BB per hari. Untuk anak usia di atas 12 tahun, dosis sama seperti orang dewasa.

Untuk menurunkan demam

  • Dewasa: Dosis awal 400 mg, kemudian 400 mg diminum setiap 4 sampai 6 jam sekali atau 100 – 200 mg diminum setiap 4 jam sekali (Dosis maksimal 3,2 gram per hari).
  • Anak-anak: >6 bulan, 5 – 10 mg/kg BB, diminum tiap 6 – 8 jam sekali. Dosis maksimal 40 mg/kg BB per hari.

Untuk mengatasi Osteoarthritis

  • Dewasa: 400 – 800 mg, diminum 3 sampai 4 kali dalam sehari (Dosis maksimal 3,2 gram per hari).

Untuk mengatasi nyeri sendi

  • Dewasa: 5 persen gel, foam, atau spray (Dioleskan/disemprotkan ke area tubuh yang nyeri 1 kali per hari.

Itu dia informasi mengenai efek samping ibuprofen beserta informasi terkait lainnya yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

  1. Ibuprofen. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ibuprofen/?type=brief&mtype=generic (Diakses pada 17 Februari 2020)
  2. Ibuprofen. https://www.drugs.com/ibuprofen.html (Diakses pada 17 Februari 2020)
  3. Ibuprofen. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/details (Diakses pada 17 Februari 2020)
  4. Ibuprofen (Advil): Side Effects. https://www.healthline.com/health/pain-relief/ibuprofen-advil-side-effects (Diakses pada 17 Februari 2020)