Efek Negatif dan Positif Minum Kopi

Doktersehat - Kopi
Photo Credit: Flickr.com/waferboard

DokterSehat.Com – Sepertinya jarang terdengar orang Indonesia yang tidak suka kopi. Namun, nyatanya banyak kedai kopi menjamur di hampir setiap kopi, mulai warung kopi hingga kafe elit yang menjajakan berbagai macam.

Sebagai minuman yang populer di dunia, kopi yang mengandung kafein ternyata memiliki efek samping negatif maupun positif bagi kesehatan.

Efek Samping Kopi

Beberapa efek samping positif dan negatif dari kopi di antaranya adalah:

1. Efek positif kopi

  • Kopi dapat mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.
  • Kopi dapat mengurangi risiko terkena pengakit Parkinson.
  • Kopi dapat membantu meningkatkan memori jangka pendek manusia.
  • Hal ini terutama disebabkan karena kafein yang dikandungnya bereaksi secara kimia menstimulasi dan membantu kita untuk menangkap dan fokus terhadap informasi yang diterima lebih baik untuk jangka pendek tertentu.
  • Kopi dapat membantu meredakan sakit kepala, Kandungan kafein dapat membantu meningkatkan efek obat-obatan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit sementara seperti aspirin, midol dan excedrin. Banyak dari obat sakit kepala dan migrain mengandung kafein dalam jumlah kecil.
  • Kopi merupakan antioksidan efektif.
  • Kopi merupakan diuretic yang baik. Minum kopi membuat orang lebih sering buang air kecil. Ini bagus untuk membantu tubuh membuang semua zat-zat ataupun kandungan yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh.
  • Kopi juga membantu mengurangi risiko terkena batu ginjal.

Baca juga: Studi Baru: 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Memperpanjang Usia

Catatan:

  1. Penyakit Alzheimer adalah sebutannya alz-zhai-me, merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya sejenis penyakit berjangkit. Penyakit Alzheimer adalah keadaan di mana daya ingatan seseorang merosot dengan tajam sehingga pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri.
  2. Pengakit Parkinson (paralysis agitans) adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 (An Essay on the Shaking Palsy) oleh Dr. James Parkinson.
  3. Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas and mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap sel normal, protein, dan lemak. Antioksidan menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif.

Ada beberapa bentuk antioksidan, di antaranya vitamin, mineral, dan fitokimia. Berbagai tipe antioksidan berkerja bersama dalam melindungi sel normal dan menetralisir radikal bebas.

2. Efek negatif kopi

Berikut efek negatif dari minum kopi bagi kesehatan:

1. Merusak gigi

Kopi menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

2. Menyebabkan inkontinensia

Kafein bisa menyebabkan inkontinensia – tidak dapat mengontrol buang air kecil. Sebuah penelitian di Universitas Alabama menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi banyak kafein 70% lebih mungkin mengalami inkontinensia.

3. Insomnis

Kafein dapat menyebabkan insomnia. Kafein dalam sistem seseorang pada waktu tidur dapat menyebabkan gejala insomnia.

4. Mengganggu pencernaan

Efek minum kopi dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Orang yang mengonsumsi minuman berkafein sering merasakan sakit perut atau gangguan pencernaan. Ini terutama terjadi ketika minuman dikonsumsi saat perut kosong.

Baca juga: Kok Bisa Setelah Minum Kopi Perut Jadi Mulas?

5. Sakit kepala

Kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Sementara sesekali dosis kafein dapat meringankan gejala sakit kepala, penggunaan kafein yang berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala dan menyebabkan migrain.

6. Masalah kesuburan

Kafein bisa mengurangi kesuburan pada wanita. Sebuah penelitian dari The University of Nevada School of Medicine menunjukkan bahwa kafein dapat mengurangi peluang seorang wanita untuk hamil sekitar 27%.

7. Berisiko keguguran

Bahaya minum kopi bagi wanita berisiko keguguran. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, mengonsumsi setidaknya dua minuman berkafein sehari selama minggu-minggu sebelum konsepsi sedikit meningkatkan risiko keguguran.

8. Berisiko pada pengidap diabetes

Kafein mungkin tidak sehat untuk penderita diabetes tipe 2. Sebuah studi yang dilakukan oleh American Diabetes Association menunjukkan bahwa kafein merusak metabolisme glukosa pada mereka yang menderita diabetes tipe 2.

9. Gangguan jantung

 

Minum kopi menyebabkan kontraksi jantung yang lebih kuat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah minum kafein, jantung menghasilkan lebih banyak kontraksi yang kuat. Tidak jelas apakah ini memiliki implikasi kesehatan jangka panjang kecuali bagi mereka dengan kondisi kesehatan yang diketahui.

Baca juga: Jika Dikonsumsi Secara Tepat, Kopi Bisa Memberikan Manfaat ini!

Berapa Dosis Kopi yang Diminum Setiap Hari?

Para peneliti di Florida Alzheimer’s Disease Research Center menyebutkan dosis kopi yang di konsumsi setiap hari adalah sebanyak 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi. Takaran 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi, itu disebutkan tidak berbahaya bagi kesehatan namun, itu di peruntukkan untuk orang yang tidak mengidap darah tinggi dan wanita hamil.

Dalam penemuan itu yang menjadikan tikus sebagai percobaan, menunjukkan bahwa tikus-tikus yang mengonsumsi kafein memiliki kondisi otak yang sama dengan tikus seumuran yang normal, dan menjauhkan dari gejala Alzeimer.

Jadi, sekarang Anda sudah tahu efek minum kopi. Maka dari itu, atur dosis minum kopi tiap hari mulai dari sekarang, Teman Sehat!