5 Efek Estrogen yang Tinggi pada Pria

deoktersehat efek estrogen pada pria

DokterSehat.Com – Selama ini kita mengenal dua jenis hormon yang identik dengan jenis kelamin. Testosteron selalu diidentikkan sebagai hormon pria yang memberikan tanda maskulinitas dan mengatur fungsi organ seksual pria. Sementara itu pada wanita kita mengenal hormon estrogen yang mengatur menstruasi, ovulasi, dan tanda seks sekunder lain.

Sebenarnya julukan hormon pria atau hormon wanita itu sedikit kurang cocok. Pasalnya pria dan wanita sama-sama memiliki dua jenis hormon itu. Hanya saja dominasi hormon akan sedikit berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Kenaikan hormon yang abnormal

Pada kondisi tertentu, hormon yang tidak dominan pada pria dan wanita bisa mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan ini tentu bisa menimbulkan gangguan yang besar. Pada wanita, kenaikan testosteron yang tinggi bisa mencegah terbentuknya sel telur hingga endometrium pada rahim. Kondisi PCOS juga akan terjadi.

Agar fungsi estrogen tidak terganggu oleh kenaikan estrogen terapi hormonal biasanya dilakukan. Estrogen yang kadarnya tinggi akan menekan hormon pria sehingga kerja hormon itu akan menurun hingga tidak ada sama sekali.

Hampir sama dengan wanita, naiknya kadar estrogen pada pria juga berdampak buruk secara fisik, seksual, dan hormonal. Kalau kondisi ini tidak segera diatasi, akan ada banyak hal buruk terjadi pria salah satunya kehilangan fungsi seksual.

Kenaikan estrogen pada pria

Pria yang mengalami kenaikan estrogen di dalam tubuhnya secara signifikan biasanya memiliki tanda atau efek di bawah ini.

  1. Pembesaran payudara

Pria yang mengalami kenaikan estrogen kerap menderita gynecomastia. Kondisi pembesaran payudara secara abnormal ini terjadi karena estrogen memicu pertumbuhan payudara layaknya seperti wanita yang akan menyusui.

Kondisi gynecomastia biasanya muncul saat masa puber dan hilang dengan sendirinya. Namun, pada kondisi khusus bisa muncul lagi dan bertahan cukup lama pada tubuh pria.

  1. Disfungsi seksual

Tingginya estrogen di dalam tubuh pria bisa menekan dominasi testosteron dengan masif. Dampaknya, fungsi seksual pria akan menurun dengan cepat. Salah satu tanda naiknya estrogen adalah menurunnya libido, penurunan ereksi pada pagi hari, dan penurunan kualitas ereksi saat bercinta.

  1. Gangguan prostat

Estrogen di dalam tubuh wanita adalah pemicu munculnya kanker payudara hingga kista dan mioma. Kalau hormon ini muncul pada tubuh pria, sel karsinogen dan sel tumor bisa saja muncul dan mengganggu fungsi organ. Salah satu efek yang bisa terjadi adalah gangguan pada prostat.

  1. Lemak cepat terbentuk

Secara anatomi tubuh wanita cenderung berlemak dari tubuh pria. Kondisi ini bisa terjadi karena estrogen melindungi lemak agar tubuh wanita selalu cocok untuk kehamilan.

Kalau estrogen naik pada pria, kemungkinan terjadi penumpukan lemak akan terjadi. Area perut dan bokong pria akan lebih berlemak dari biasanya.

  1. Sering Capai

Estrogen juga menyebabkan pria sering capai. Kondisi ini akan membuat pria susah bekerja dan berolahraga dengan maksimal. Rasa capai ini kadang tidak hilang meski sudah makan atau beristirahat.

  1. Mood swing

Estrogen yang fluktuatif memicu mood swing atau perubahan suasana hati pada wanita. Nah, kondisi ini juga bisa muncul pada pria kalau estrogen di dalam tubuhnya naik.

  1. Masa otot menurun

Testosteron bermanfaat untuk membantu pembentukan otot di dalam tubuh. Kalau estrogen yang dominan di dalam tubuh, masa otot akan menurun. Tubuh akan lebih suka menumpuk lemak agar kondisi tubuh pria mirip dengan tubuh wanita.

Demikian ulasan tentang efek estrogen yang tinggi pada pria. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan.