Terbit: 23 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Meski nyaman untuk dilakukan, posisi duduk apabila dilakukan dengan sembarangan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, jika kita duduk terlalu lama, maka risiko untuk terkena bebagai penyakit berbahaya seperti sindrom metabolik atau obesitas pun meningkat. Masalahnya adalah banyak orang yang sering duduk terlalu lama karena memiliki pekerjaan atau aktivitas yang membuat mereka harus melakukannya.

Begini Cara Duduk Terlalu Lama Memicu Diabetes

Beberapa dampak yang disebabkan oleh duduk terlalu lama

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, duduk terlalu lama bisa memicu sindrom metabolik, salah satu kondisi yang menjadi penyebab dari berbagai penyakit berbahaya. Gejala dari sindrom metabolik ini bisa berupa meningkatnya tekanan darah, meningkatnya kadar lemak di dalam tubuh, meningkatnya kadar gula darah, meningkatnya kadar kolesterol, dan gejala lainnya. Gejala-gejala inilah yang bisa menyebabkan datangnya berbagai macam masalah kesehatan.

Beikut adalah penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat kebiasaan duduk terlalu lama.

  1. Diabetes

Salah satu dampak yang akan dirasakan jika kita mengalami sindrom metabolik adalah munculnya diabetes. Hal ini disebabkan oleh kemampuan duduk terlalu lama yang bisa membuat kinerja pankreas semakin menurun. Padahal, pankreas sangatlah penting bagi kesehatan karena memproduksi insulin. Sebagai informasi, insulin sangatlah penting untuk mengolah glukosa darah menjadi energi. Jika produksi insulin tidak cukup dan kita mengonsumsi makanan dengan kandungan glukosa yang cukup banyak, maka kadar gula darah terus dalam kondisi tinggi dan akhirnya menyebabkan datangnya diabetes.

  1. Kanker

Sebuah penelitian yang deilakukan selama 25 tahun menghasilkan fakta bahwa wanita yang sering duduk dalam waktu yang lama dan kurang gerak cenderung mengalami peningkatan risiko kanker endometrium dan kanker payudara hingga 2,4 kali lipat dibandingkan dengan wanita yang lebih aktif. Selain itu, kebiasaan duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker rahim.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Kemunculan risiko kanker ini disebabkan oleh kebiasaan tubuh yang kurang gerak yang ternyata bisa menurunkan kandungan antioksidan di dalam tubuh dan menurunkan produksi insulin. Hal ini ternyata bisa merangsang pertumbuhan sel kanker yang berbahaya.

  1. Penyakit jantung

Kebiasaan kurang gerak atau duduk terlalu lama bisa membuat risiko terkena penyakit jantung meningkat. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan ini yang bisa membuat sistem metabolisme tubuh melambat. Kondisi ini akan membuat sirkulasi darah menurun dan akhirnya otot tidak membakar kalori dengan sempurna. Hal ini akan membuat semakin banyak lemak mengendap di dalam pembuluh darah yang akhirnya membuat kita lebih rentan terkena penyakit jantung.

  1. Gangguan pencernaan

Duduk terlalu lama ternyata juga bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh menurunnya sistem metabolisme tubuh yang tentu akan mempengaruhi kecepatan laju pencernaan. Hal ini akan menyebabkan dampak seperti perut kembung, sembelit, maag, perut begah, hingga kram perut. Dampak lain yang akan didapatkan jika kita duduk terlalu lama adalah terganggunya keseimbangan mikroba di dalam perut.

  1. Masalah pada postur tubuh

Selain gangguan pada organ-organ tubuh, duduk terlalu lama juga bisa menyebabkan gangguan pada postur tubuh, apalagi jika kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang. Beberapa gangguan postur tubuh yang bisa dialami adalah sensasi nyeri pada leher dan bahu, perubahan postur tulang belakang, dan gangguan sendi.

  1. Menurunnya fungsi otak

Duduk terlalu lama akan membuat laju sirkulasi darah melambat dan akhirnya membuat otak tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen. Otak pun tidak akan mampu bekerja dengan maksimal.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi