DokterSehat.Com– Belakangan ini media sosial dan aplikasi percakapan ponsel pintar sedang viral pesan berantai yang mengaitkan sistem pencucian pakaian dry cleaning dengan penyakit kanker darah yang sedang diderita oleh Ani Yudhoyono, istri dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebenarnya, apakah memang dry cleaning terkait dengan penyakit ini.

ani-yudhoyono-doktersehat

Isi pesan berantai tentang dry cleaning dan kanker darah yang diderita Ani Yudhoyono

Di dalam pesan berantai ini, disebutkan bahwa pakaian yang baru saja dicuci dengan metode dry cleaning tidak boleh langsung dibuka, namun harus dibuka dan digelar di atas kursi atau tempat lainnya agar bahan kimianya menghilang. Jika langsung dipakai, maka bisa menyebabkan kanker darah sebagaimana yang diidap oleh Ani Yudhoyono.

Bahan kimia yang dipakai dalam proses dry cleaning

Sebagai informasi, proses dry cleaning dan laundry biasa memang berbeda. Jika laundry biasa memakai air, deterjen, dan cairan pelembut, dry cleaning tidak memakai air, melainkan memakai bahan kimia tertentu.

Salah satu dari bahan kimia yang dipakai dalam proses ini adalah tetrakloroetilen atau juga yang dikenal dengan nama lain perkloroetilen. Masalahnya adalah, menurut International Agency for Research on Cancer (IARC) serta Environment Protection Agency (EPA), bahan kimia ini termasuk dalam senyawa beracun dan berbahaya.

EPA pada tahun 2012 lalu menyebut bahan tetrakloroetilen termasuk dalam senyawa karsinogenik atau menyebabkan kanker. Hal ini berarti, jika kita sering terpapar bahan kimia ini dalam jangka panjang, risiko terkena kanker juga meningkat.

IARC juga mengeluarkan beberapa bukti penelitian di tahun yang sama yang menyebut paparan bahan kimia ini meningkatkan risiko kanker pada hewan percobaan. Hanya saja, pada tubuh manusia, kanker yang bisa muncul akibat paparan tetrakloroetilen adalah kanker limfoma non-hodgkin, multiple myeloma, serta kanker kandung kemih.

Tidak semua jasa dry cleaning memakai bahan kimia berbahaya

Hanya saja, EPA menyebut mereka yang lebih berisiko terkena kanker ini adalah yang bekerja di tempat laundry dry cleaning atau yang tinggal dekat dengan lokasi tersebut karena udara dan tanah yang sering terpapar bahan kimia ini bisa menjadi lebih berbahaya. Belum jelas apakah dampak ini juga bisa muncul jika kita memakai pakaian atau barang yang dicuci dengan memakai bahan kimia ini.

Meskipun begitu, ternyata tidak semua penyedia jasa laundry dry cleaning memakai bahan kimia ini. Banyak penyedia jasa laundry dry cleaning yang menyadari bahaya dari bahan kimia ini dan memakai bahan lain yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan. Hal ini berarti, belum tentu menggunakan jasa laundry dry cleaning akan membuat pakaian kita berbahaya untuk dikenakan.

Penyebab kanker darah

Pakar kesehatan menyebut hingga saat ini, belum benar-benar ditemukan apa penyebab dari munculnya kanker darah. Hanya saja, penyakit ini terkait dengan berubahnya DNA yang akhirnya membuat sel-sel darah yang tidak sehat terus berkembang tak terkendali.

Kanker darah juga seringkali terkait dengan faktor genetik atau faktor keturunan. Hal ini berarti, jika ada anggota keluarga seperti orang tua, kakek, atau nenek dengan penyakit ini, risiko terkena penyakit ini juga meningkat. Meskipun begitu, dalam banyak kasus kanker darah juga terkait dengan paparan bahan kimia atau radiasi dalam jangka panjang dan infeksi virus.

Jangan khawatir berlebihan untuk memakai jasa laundry dry cleaning

Melihat fakta ini, sebaiknya kita tidak takut dengan berlebihan jika ingin memakai jasa laundry dry cleaning. Kita bisa bertanya pada pemilik jasa pencucian pakaian ini tentang bahan kimia yang dipakai di tempat tersebut. Jika memang mereka memakai bahan kimia berbahaya, kita bisa menghindarinya, namun jika mereka sudah memakai bahan kimia lainnya, kita bisa segera mencari informasi tentang bahan kimia ini untuk memastikannya aman untuk kesehatan tubuh kita.