Terbit: 20 Oktober 2017 | Diperbarui: 27 November 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Dosis dan indikasi penggunaan obat Prosis Ibuprofen.

Proris Ibuprofen – Dosis dan Indikasi

Dosis Ibuprofen

Obat Proris dalam bentuk oral untuk dewasa:

  • Untuk kondisi rhematoid arthritis (peradangan sendi yang menyerupai penyakit rematik), kondisi osteoarthritis (sendi yang mengalami degenerasi karena keausan dan penggunaan): 400-800 mg, 3-4 kali perhari, maksimum 3,2 gram/hari.
  • Untuk kondisi nyeri ringan sampai sedang, untuk kondisi dismenorhea (nyeri haid), dan demam: 200-400 mg, setiap 4-6 jam, maksimum 2,4 gram/hari.

Obat dalam bentuk sediaan intravena untuk dewasa (melalui pembuluh darah vena):

  • Untuk meredakan nyeri: 400-800 mg, setiap 6 jam, diminum jika nyeri saja, maksimum 3,2 gram/hari.
  • Untuk demam, dosis awal 400 mg, diikuti 400 mg tiap 4-6 jam, atau 11-200 mg setiap 4 jam, maksimum 3,2 gram/hari.

Obat dalam bentuk sediaan oles, salep, dan gel untuk dewasa:

  • Obat prosir dalam bentuk krim 5%, gel, spray, atau jel 10% untuk nyeri dan radang terkait otot dan sendi, dalam: gunakan sesuai petunjuk.

Sediaan untuk intravena:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

  • Pada kasus paten duktur arteriosus, dosis anak: ibuprofen diberikan melalui infus selama 15 menit dalam interval 24 jam. Dosis awal 10 mg/kg berat badan, diikuti dengan dosis 5 mg/kg berat badan. Dosis kedua dapat diberikan ketika duktus masih ada dalam 48 jam. Dosis perlu disesuaikan berdasarkan berat bayi lahir.
  • Pada kasus demam, untuk dasa: Diberikan dosis awal 400 mg, diikuti 400 mg setiap 4-6 jam, atau 100-200 mg setiap 4 jam. Dosis maksimum: 3,2 gram perhari

Cara Mengonsumsi

Obat perlu dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi risiko perdarahan saluran cerna atau luka pada lambung. Meski begitu, makanan memang memperlambat penyerapan obat ke dalam tubuh, tapi tidak mengurangi jumlah obat yang bekerja di dalam tubuh.

Proris Ibuprofen – Halaman Selanjutnya : 1  3


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi