DJ Avicii Meninggal Dunia di Usia 28 Tahun

Photo: Flickr/ DisneyABC

DokterSehat.Com– Tim Bergling, DJ dan produser musik dansa elektronik terkemuka dari Swedia yang lebih dikenal dengan nama panggung Avicii ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Muscat, ibukota Oman. Usianya masih sangat muda, yakni 28 tahun.

Photo Source: Flickr/DisneyABC

Dilansir dari NY Times, belum jelas apa penyebab dari meninggalnya Avicii. Juru bicara sang DJ, Diana Baron, hanya mengumumkan bahwa Avicii meninggal di salah satu tempat wisata yang ada di negara semenanjung Arab ini saat mengunjungi temannya. Diana juga menyebut pihak keluarga sedang dalam kondisi berduka dan membutuhkan waktu pribadi untuk menghadapi waktu yang sulit ini.

Avicii mulai mendapatkan ketenarannya di dunia musik internasional saat lagu berjudul ‘Levels’ laris manis di pasaran. Ia juga mendapatkan nominasi untuk dua kategori di ajang penghargaan musik paling prestisius, Grammy Awards.

Meskipun sukses besar di dunia musik dan berkali-kali menjalin kerja sama dengan musisi terkenal seperti Madonna dan Coldplay, Avicii secara mengejutkan memilih untuk tak lagi melakukan konser pada 2016 silam, tepatnya saat usianya baru 26 tahun. Alasan dari keputusan ini adalah kondisi kesehatannya yang semakin memburuk. Dua tahun sebelumnya, Avicii menjalani operasi pengangkatan kantung empedu dan usus buntu.

Banyak orang yang tidak tahu jika sebelum mendapatkan kesuksesannya, Avicii sudah didiagnosis terkena pankreatitis akut sejak usia 21 tahun. Masalah kesehatan ini disebabkan oleh kebiasaannya menenggak minuman keras dengan berlebihan.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time pada 2013 lalu, Avicii mengaku jika saat masih sangat muda, Ia terlalu sering pergi ke pesta dan mengonsumsi alkohol berlebihan. Ia mengaku menyesali hal tersebut dan kini sudah benar-benar berhenti minum.

Setelah pensiun dari aktivitas konser, Avicii tetap aktif di dunia musik meskipun hanya membuat musik di dalam studio hingga akhir nyawanya.