Terbit: 14 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru saja dilahirkan tewas setelah disimpan di bagasi sepeda motor oleh kedua orang tuanya saat mereka melakukan perjalanan ke Rumah Sakit Gatoel, Mojokerto, Jawa Timur. Bagaimana bisa bayi disimpan di bagasi sepeda motor?

Disimpan di Bagasi Motor Setelah Dilahirkan, Bayi Ini Tewas

Menurut Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Mohammad Solikhin Fery, orang tua kedua bayi ini masih sangat muda, yakni DSL dan CRH yang sama-sama masih berusia 21 tahun. Keduanya ternyata belum menikah dan menjalani hubungan gelap hingga hamil. Setelah CRH hamil 8 bulan, keduanya akhirnya memutuskan untuk melakukan aborsi dengan cara mengonsumsi obat.

Pada Minggu malam, 12 Agustus 2018 lalu, CRH meminum 5 butir obat penggugur kandungan. Keesokan harinya, CRH mulai mengalami perdarahan dan akhirnya melahirkan bayi seorang diri tanpa bantuan bidan atau dokter. Saat dilahirkan, bayi ini masih dalam kondisi hidup.

Setelahnya, bayi yang masih tersambung dengan ari-ari ini kemudian dibawa ke Puskesmas Gayaman. Sayangnya, bukannya dibopong, bayi ini justru ditempatkan di bagasi sepeda motor sehingga kondisinya pun semakin memburuk. Sesampainya di Puskesmas, dokter merujuk bayi ini ke RS Gatoel, namun nyawanya akhirnya tidak terselamatkan.

CRH dan DSL kemudian diamankan polisi karena melakukan tindakan aborsi. Sebagai informasi, tindakan ini sama dengan pembunuhan. Keduanya bahkan kini terancam hukuman penjara hingga 10 tahun lamanya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Melakukan aborsi tanpa adanya pertimbangan medis tertentu bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan ibu ataupun bayi di dalam kandungannya. Apa yang dilakukan oleh pasangan ini memang sangat tidak patut untuk ditiru.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi