Perbedaan Disfungsi Ereksi dan Kecemasan Seks yang Sebabkan Impotensi

doktersehat gangguan ereksi pada pria

DokterSehat.Com – Impotensi atau ketidakmampuan pria mendapatkan ereksi dengan sempurna bisa terjadi karena dua hal. Pertama adalah disfungsi ereksi dan kedua adalah kecemasan yang berlebihan. Dua hal ini sama-sama membuat pria tidak bisa mendapatkan seks dengan sempurna dan kemungkinan pembuahan akan kecil.

Meski dua kondisi di atas hampir sama dan memengaruhi performa pria di atas ranjang, disfungsi ereksi dan kecemasan seks cukup berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dua hal ini ada baiknya Anda menyimak beberapa poin di bawah ini dengan saksama.

Disfungsi ereksi yang terjadi pada pria

Ketidakmampuan ereksi yang disebabkan oleh disfungsi ereksi terjadi karena ada gangguan pada tubuh secara fisik. Kita ulangi lagi, secara fisik. Jadi perubahan pada tubuh entah pada penis atau bagian tubuh lain bisa menyebabkan kondisi impotensi ini semakin parah.

Secara umum impotensi yang terjadi pada kondisi ini terdiri dari beberapa hal di bawah ini.

  • Pria yang mengalami kenaikan berat badan secara berlebihan akan mengalami penurunan testosteron. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas ereksi.
  • Konsumsi alkohol dan rokok yang berlebihan.
  • Pria yang alami diabetes akan mengalami kerusakan pada pembuluh darah yang mengalir ke penis dan saraf yang memengaruhi kualitas dari ereksi.
  • Kondisi kesehatan lain yang sebabkan disfungsi ereksi seperti komplikasi penyakit.
  • Operasi di sekitar penis dan prostat yang sebabkan kerusakan jaringan. Kondisi ini bisa membuat aliran darah terganggu atau penerimaan rangsang pada penis alami penurunan.
  • Penggunaan obat-obat anti depresan.
  • Depresi yang berlebihan karena penyakit atau kejiwaan.

Kecemasan seks yang terjadi pada pria

Kecemasan seks terjadi karena ada gangguan berupa rasa percaya diri yang berlebihan. Secara umum, gangguan ini terjadi karena beberapa hal di bawah ini.

  • Berekspektasi terlalu tinggi dengan kemampuan seks yang dimiliki. Kondisi ini biasanya muncul karena pria sering menyaksikan video pornografi dan berharap bisa melakukan hal yang sama seperti yang ada di dalam video.
  • Masalah body image seperti kegemukan, tidak tampan, dan tidak memiliki penis yang besar menyebabkan pria jadi tidak percaya diri. Rasa percaya diri yang turun ini membuat pria jadi susah mendapatkan ereksi dengan sempurna.
  • Takut tidak bisa memuaskan pasangan. Padahal seks harus dilakukan dengan relaks agar bisa berjalan dengan lancar.
  • Hubungan dengan pasangan yang menurun. Penurunan ini menyebabkan gairah seks menurun dan pria susah mempertahankan libidonya.
  • Cemas berlebihan karena baru pertama kali bercinta. Pria yang baru menikah biasanya mengalami kondisi ini, meski lama-lama bisa menyesuaikan diri.
  • Masalah kecemasan ini tidak mengganggu fungsi penis secara menyeluruh. Setiap pagi pria masih bisa merasakan ereksi yang kuat sementara pria dengan gangguan disfungsi ereksi kadang tidak mengalaminya.

Cara mengatasi impotensi pada pria

Impotensi yang terjadi pada pria biasa diatasi dengan beberapa metode penyembuhan. Kalau masalah impotensi muncul akibat terkanan batin atau mungkin stres, mungkin relaksasi bisa menjadi salah satu yang bisa dipilih. Pria bisa pelesir dengan pasangan, menghabiskan hari dengan santai, dan menjalin komunikasi intens dengan pasangan.

Kalau masalahnya terkait dengan kondisi fisik, pria bisa mulai dengan memperbaiki pola hidupnya, Misal mulai berolahraga secara rutin setiap harinya dan mengatur apa yang dimakan dengan benar. Selanjutnya pria juga harus mengurangi rokok, alkohol, dan mengonsumsi obat tertentu sesuai resep dokter.

Inilah perbedaan impotensi yang disebabkan oleh gangguan fisik dan disebabkan oleh kecemasan yang berlebihan. Semoga kita semua tidak mengalami kondisi impotensi di atas, ya!