Terbit: 20 November 2020 | Diperbarui: 23 November 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Diet rendah purin adalah pola makan yang mengurangi asupan purin bagi mereka yang mengalami asam urat. Ini dapat terjadi ketika tubuh memiliki kadar purin yang tinggi. Oleh karenanya diet ini sangat disarankan. Ketahui informasi selengkapnya di bawah ini!

Diet Rendah Purin: Definisi, Tips, Makanan yang Aman, dll

Apa Itu Diet Rendah Purin?

Diet rendah purin adalah rencana makan berdasarkan makanan yang mengandung rendah purin. Purin merupakan zat yang terdapat dalam makanan dan diproduksi secara alami oleh tubuh.

Purin dapat dipecah oleh tubuh dan diubah menjadi asam urat. Organ ginjal biasanya menyaring asam urat, dan keluar melalui urine. Namun, penderita asam urat terkadang mengalami penumpukan asam urat dalam darah.

Penumpukan asam urat menyebabkan pembengkakan dan nyeri (serangan asam urat). Mengurangi asupan purin dapat membantu mengobati dan mencegah serangan asam urat.

Siapa yang Mendapat Manfaat Diet Rendah Purin?

Kristal asam urat berisiko membentuk batu ginjal atau menyebabkan asam urat jika terbentuk pada persendian dan tendon.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Menurut American Academy of Family Physicians, diet rendah purin adalah cara yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam aliran darah dan mengurangi risiko komplikasi yang parah.

Orang dengan kadar asam urat tinggi dalam darah memiliki kondisi bernama hiperurisemia, untuk itu mengurangi asupan purin dapat membantu. Diet purin juga bermanfaat bagi mereka yang mengalami gangguan pencernaan dan batu ginjal. 

Baca Juga: 15 Makanan Pantangan Asam Urat (Jangan Dilanggar!)

Tips Diet Rendah Purin

Mengurangi asupan purin dari makanan dapat membantu jika memiliki asam urat, batu ginjal, atau gangguan pencernaan. Ketika makanan yang Anda sukai tiba-tiba menjadi satu pantangan karena mengandung tinggi purin. Tentu hal ini mungkin membosankan untuk Anda, tetapi ada tips untuk menyiasatinya.

Berikut ini beberapa tips untuk mengikuti diet rendah purin.

1. Memahami Apa Itu Purin 

Tubuh secara alami memproduksi purin dan ini juga dapat Anda temukan dalam makanan tertentu. Purin adalah senyawa organik yang dapat terurai menjadi asam urat, yang bisa terbentuk kristal pada persendian dan menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan. Nyeri sendi ini disebut gout alias asam urat.

2. Menentukan Diet Rendah Purin yang Cocok untuk Anda

Meski sangat bagus bagi siapa pun untuk mengatasi asam urat atau batu ginjal, diet ini juga membuat Anda makan buah-buahan dan sayuran daripada daging berminyak. Jadi, ini dapat membantu meskipun tidak memiliki kelainan dan hanya ingin makan lebih sehat.

3. Makan Makanan Sehat

Ada banyak makanan sehat yang bisa Anda nikmati jika mengikuti diet ini, termasuk roti, sereal, dan pasta. Namun, memilih biji-bijian utuh sangat direkomendasikan. Makanan lainnya yang bagus untuk diet ini, meliputi:

  • Produk susu: Susu rendah lemak, yoghurt, dan keju.
  • Kopi.
  • Telur.
  • Buah dan sayuran utuh.
  • Kentang.
  • Kacang-kacangan.

4. Membatasi Makanan Tinggi Purin

Sejumlah makanan tinggi purin yang harus dihindari meliputi:

  • Hati.
  • Sarden, ikan teri, tuna, dan herring. 
  • Daging sapi muda, daging rusa, daging babi asap, dan bebek.
  • Daging merah.
  • Jeroan.
  • Kacang polong dan buncis kering.
  • Susu skim.
  • Havermut.
  • Makanan bertepung seperti roti, pasta, nasi, roti jagung, dan popcorn.

Membatasi atau menghindari makanan tinggi purin berikut juga dapat membantu memproses purin dengan lebih efektif:

  • Makanan tinggi lemak. Lemak dapat menahan asam urat pada ginjal, jadi Anda harus menghindari gorengan, produk susu tinggi lemak, makanan penutup yang manis, dan makanan berlemak tinggi lainnya.
  • Alkohol. Minuman beralkohol seperti bir dan wiski mengandung purin yang tinggi, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa semua konsumsi alkohol meningkatkan kadar asam urat. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi, yang menghambat kemampuan tubuh mengeluarkan asam urat.
  • Minuman manis. Fruktosa adalah bahan yang terdapat dalam kebanyakan minuman manis, termasuk jus buah dan soda, dan mengonsumsi terlalu banyak membuat Anda berisiko terkena asam urat.

Selain itu, sayuran yang memiliki kandungan purin tinggi antara lain kembang kol, bayam, dan jamur. Namun, makanan ini tampaknya tidak meningkatkan produksi asam urat sebanyak makanan lainnya.

Baca Juga: 10 Makanan Tinggi Purin yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

5. Perbanyak Minum Air

Asam urat dapat keluar dari tubuh melalui urine. Nah, jika tidak minum air yang cukup, kemungkinan dapat meningkatkan penumpukan asam urat dalam tubuh.

Menurut National Kidney Foundation, siapa pun dapat mengurangi risiko asam urat dan batu ginjal jika minum 8 gelas air atau lebih dalam sehari.

6. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Jika kelebihan berat badan alias obesitas, langkah terbaik adalah menurunkan berat badan secara perlahan. Penurunan berat badan membantu mengurangi kadar stres pada persendian.

Olahraga teratur dapat membantu menurunkan berat badan jika obesitas, atau mempertahankan berat badan jika berat badan normal. Namun, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga.

Makanan yang Aman untuk Diet Rendah Purin 

Mereka yang mengurangi asupan makanan tinggi purin masih bisa menikmati sejumlah makanan dan minuman lainnya. Berikut ini pilihan makanan dan minuman yang masih bisa Anda nikmati:

  • Biji-bijian dan pati. Makanan ini termasuk roti, pasta, nasi, dan kentang. Sebaiknya pilihlah produk gandum utuh.
  • Buah dan sayuran. Hampir semua sayur dan buah-buahan menyehatkan. Namun, sebaiknya mengonsumsi buah utuh atau jus tanpa tambahan gula.
  • Vitamin C. Sumber vitamin C yang baik untuk tubuh, termasuk grapefruit (jeruk bali), jeruk, nanas, stroberi, paprika, tomat, dan alpukat.
  • Air. Minum air yang cukup membuat tubuh tetap terhidrasi, ini membantu ginjal mengeluarkan asam urat dari aliran darah dan tubuh.
  • Produk susu rendah lemak. Pilihan produk susu rendah lemak dan bebas lemak paling baik, termasuk susu, keju, yoghurt, dan yogurt beku.
  • Minuman lainnya. Beberapa minuman yang masih bisa Anda konsumsi ketika mengurangi asupan purin, termasuk kopi, teh, dan minuman berkarbonasi.
  • Protein tanpa lemak. Makan ayam dan ikan dalam dengan porsi sedikit atau sedang akan meningkatkan kadar purin. Jadi, makan protein tanpa lamak tergolong aman.
  • Telur: Meski masih bisa Anda konsumsi, tetapi sebaiknya makan dalam jumlah sedang karena yang berlebihan selalu tidak baik untuk tubuh.

 

  1. Anonim. 2020. Low Purine Diet. https://www.drugs.com/cg/low-purine-diet.html. (Diakses pada 20 November 2020)
  2. Fanous, Summer. 2019. 7 Tips for Following a Low-Purine Diet. https://www.healthline.com/health/tips-for-following-low-purine-diet#know-the-basics. (Diakses pada 20 November 2020)
  3. Harris, Scott. Foods to eat and avoid on a low-purine diet. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322590#who-can-benefit. (Diakses pada 20 November 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi