Diet Keto – Manfaat, Cara, Bahaya | Pasti Cepat Langsing?

diet-keto-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian dari Anda tentunya sudah pernah mendengar tentang diet keto atau diet ketogenic. Jenis diet yang masih kontroversial ini belakangan banyak dijadikan pilihan untuk program penurunan berat badan. Bahkan mulai banyak bermunculan jasa catering diet keto yang mengklaim dapat membantu menurunkan berat badan Anda dalam waktu beberapa minggu saja.

Sebelum Anda tergiur dengan diet keto yang bisa menurunkan berat badan dalam waktu singkat, berikut adalah manfaat diet keto, cara menjalani diet keto, dan juga bahaya diet keto yang wajib Anda ketahui!

Apa Itu Diet Keto?

Diet ketogenic atau yang dikenal dengan diet keto adalah diet dengan pengaturan pola makan dengan asupan rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan sedang protein. Mengapa diet keto menjadi diet yang kontroversial? Karena pada dasarnya lemak sendiri sering diidentikkan dengan kegemukan sedangkan diet keto adalah diet dengan konsumsi lemak tinggi.

Tapi konsumsi lemak yang lebih banyak dalam diet keto ternyata memiliki tujuan agar tubuh kita mencapai sebuah kondisi yang disebut ketosis. Ketika mencapai ketosis, tubuh akan membakar lemak dalam tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi utama. Tentunya lemak yang dikonsumsi juga harus berupa lemak baik yang tidak berbahaya bagi tubuh.

Manfaat Diet Keto

Diet keto memiliki berbagai manfaat mulai dari menurunkan berat badan hingga mengatasi beberapa gangguan kesehatan dalam tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat diet keto yang wajib Anda ketahui.

1. Menurunkan berat badan

Diet keto memicu keadaan ketosis di mana tubuh membakar lemak menjadi energi. Dari situ lah mengapa diet keto dijadikan salah satu cara yang tepat untuk menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa diet ketogenic juga mampu untuk mengurangi rasa lapar dan juga menurunkan jumlah keseluruhan asupan makanan.

2. Mengontrol kadar gula darah

Manfaat diet keto bagi kesehatan ternyata sudah lebih dulu dikenal dibandingkan dengan manfaat diet keto untuk menurunkan berat badan. Diet keto mampu untuk membantu mengontrol kadar gula dalam darah.

Ketika asupan karbohidrat rendah maka tubuh akan lebih maksimal dalam menggunakan karbohidrat tersebut menjadi energi, alhasil kadar gula dalam darah pun tidak semakin banyak. Manfaat diet keto yang satu ini membuatnya sangat direkomendasikan bagi para penderita diabetes.

3. Meringankan gejala epilepsi

Manfaat diet keto selanjutnya adalah meringankan gejala epilepsi terutama pada anak. Sebuah penelitian menemukan adanya penurunan intensitas kejang sebanyak 50% pada setengah dari 150 anak yang menjalani diet keto selama 1 tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa diet keto bahkan bisa mengatasi masalah epilepsi yang tidak bisa ditangani menggunakan obat. Ketika tubuh dalam keadaan ketosis, tubuh akan menghasilkan senyawa keton. Keton dapat menjadi sumber energi untuk otak menggantikan glukosa dan juga mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan.

4. Menurunkan risiko gangguan saraf

Selian mampu mengurangi gelaja epilepsi, kemampuan keton untuk melindungi otak dari kerusakan juga berguna untuk mencegah berbagai gangguan syaraf. Beberapa penyakit syaraf yang mungkin dapat dicegah dengan diet keto antara lain seperti gangguan tidur, alzheimer, dan juga parkinson.

5. Menurunkan risiko penyakit jantung dan darah tinggi

Manfaat diet keto selanjutnya adalah mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan juga darah tinggi. Diet keto yang rendah karbohidrat akan menurunkan kadar insulin dalam tubuh. Ketika kadar insulin menurun, produksi kolesterol di tubuh pun juga menurun dan Anda pun dapat terhindar dari risiko penyakit jantung dan darah tinggi.

baca juga : Cara Memilih Metode Diet yang Tepat untuk Diri Sendiri

Cara Menjalani Diet Keto

Cara menjalani diet keto yang benar membutuhkan konsistensi dan kemauan yang tinggi dari pelakunya karena mengatur asupan makanan dengan sangat ketat bukanlah hal yang mudah. Melanggar peraturan dari makanan yang sudah diatur mungkin dapat membuat diet keto yang Anda jalani jadi sia-sia. Diet keto biasanya dilakukan selama 2-3 minggu.

Cara menjalani diet keto secara umum dibagi menjadi dua yaitu diet keto standar atau standard ketogenic diet dan diet keto tinggi protein atau high-protein ketogenic diet. Diet keto standar pembagian pola makannya adalah 75% asupan lemak, 20% asupan protein, dan 5% asupan karbohidrat. Sedangakan untuk diet keto tinggi protein dibagi menjadi 60% asupan lemak, 5% asupam karbohidrat, dan 35% asupan protein.

Kebanyakan orang memilih cara menjalani diet keto dengan mengikuti program catering diet keto untuk pemula. Cara menjalani diet keto seperti ini memang lebih praktis, namun biaya yang Anda keluarkan juga tidak sedikit. Jika menginginkan diet keto yang lebih hemat, Anda bisa memasak menu diet keto Anda sendiri di rumah.

Beberapa makanan tinggi lemak yang paling direkomendasikan untuk diet keto antara lain adalah :

  • Daging merah, ayam, daging steak, ham, bacon, dan kalkun.
  • Ikan salmon, sarden, mackerel, dan ikan tuna.
  • Telur
  • Buah alpukan dan strawberry.
  • Sayuran hijau, bawang, tomat, paprika.
  • Mentega dan krim
  • Kacang almond, kenari, biji chia, dan kacang-kacangam sejenis lainnya.
  • Yogurt dan susu full fat
  • Minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat dan bumbu seperti garam merica dan rempah lainnya.

Sedangkan makanan yang perlu dihindari dan dikurangi ketika menjalani diet keto antara lain adalah :

  • Makanan dan minuman berkadar gula tinggi seperti jus buah, soda, permen, dan es krim.
  • Makanan tinggi karbohidat seperti gandum, nasi, sereal, dan pasta.
  • Kacang polong, kacang merah, dan buncis.
  • Kentang, ubi jalar, dan wortel.
  • Berbagai produk low fat.
  • Minyak nabati olahan, mayonaise, saus dan berbagai makanan mengandung lemak tak sehat.

Penyusunan menu untuk diet keto bisa Anda lakukan sendiri dengan berbagai referensi di internet, namun untuk diet keto untuk pemula ada baiknya jika Anda memilih untuk berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi untuk membicarakan cara menjalani diet keto yang tepat dan apakah diet keto cocok dengan tubuh Anda.

Sama seperti diet lainnya, diet keto juga memiliki efek yang berbeda pada setiap orang, tergantung pada sistem metabolisme Anda.

Bahaya Diet Keto

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, diet keto merupakan diet yang aman namun masih juga menjadi konstroversi hingga saat ini. Di balik banyaknya manfaat diet keto, ternyata terdapat beberapa bahaya diet keto yang perlu Anda waspadai. Bahaya ini dapat mengintai Anda jika menjalani diet keto dengan cara yang salah.

Kondisi ketosis yang menghasilkan keton dengan kadar tententu dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Tapi ternyata jumlah keton yang melewati batas juga bisa berbahaya bagi tubuh kita. Produksi keton yang berlebih akan membuat tubuh menjadi asam dan timbullah kondisi yang disebut sebagai ketoasidosis.

Ketoasidosis bisa terjadi karena kelaparan ataupun ketika tubuh kekurangan insulin. Ketoasidosis dapat memicu berbagai gejala seperti kehausan, sering buang air kecil, mulut kering, kulit kering, mudah lelah dan lemas, sakit perut, dan sesak napas. Efek yang lebih parah lagi dari ketoasidosis adalah bisa menyababkan koma hingga kematian.

Jadi, apakah Anda sudah siap untuk menjalani diet keto?