Terbit: 4 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda mendengar metode diet yang menggunakan jahe sebagai konsep materi utamanya? Ya, diet jahe memang sangat terkenal dan cukup digemari oleh sebagian orang. Sebab, metode diet yang satu ini memang terkesan mudah untuk dilakukan. Selain mudah, biaya yang dikeluarkan dalam melakukan diet ini pun relatif murah.

Begini Cara Diet yang Benar Menggunakan Jahe, Coba Yuk!

Namun, walau terbilang cukup sederhana, nyatanya masih banyak yang gagal melakukan diet ini karena salah dalam menerapkan caranya. Diet jahe memang telah terbukti bisa menurunkan berat badan secara alami dan aman. Namun, jika Anda salah dalam mengatur jadwal serta salah dalam cara pembuatannya, maka tidak akan ada hasil yang berarti. Kendati tak ada hasil yang signifikan dalam menurunkan berat badan, diet jahe masih memiliki manfaat lain, yaitu meningkatkan stamina serta menguatkan sistem imun.

Nah, jika Anda ingin melakukan diet jahe, ada dua hal yang harus Anda perhatikan. Pertama adalah jadwal mengonsumsinya, lalu yang kedua adalah takaran atau proses pembuatannya secara benar.

Untuk jadwalnya sendiri, banyak pakar yang mengatakan jika diet jahe tidak perlu dikonsumsi terlalu banyak. Cukup dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari. Mengapa dia dua waktu tersebut? Sebab, jahe bisa menekan rasa lapar sehingga sangat cocok dikonsumsi saat Anda terjaga, yakni pagi hingga malam. Dengan mengonsumsi jahe di pagi hari, maka nafsu makan Anda pada siang hari akan ditekan karena masih merasakan kenyang. Begitu pula jika dikonsumsi sore hari, maka Anda akan terhindar dari rasa lapar di malam hari.

Lantas, untuk pembuatannya, usahakan untuk memberi kadar jahe yang lebih banyak daripada air sehingga rebusan jahe tersebut tidak terlalu encer. Jika jumlah air yang lebih banyak, maka Anda hanya akan mendapatkan kehangatan tubuh saja tanpa bisa menekan rasa lapar. Untuk itu, perbanyak jumlah jahe sehingga rasanya benar-benar memiliki sensasi pedas yang bisa membuat perut menjadi kenyang.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Namun, rasanya pun agak sedikit kurang nikmat. Tapi jangan khawatir, Anda bisa menambahkan lemon atau madu sebagai penyedap rasa agar Anda bisa mengonsumsinya dengan rasa tambahan agar tidak terlalu menyengat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi