Terbit: 27 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Tim Nasional (Timnas) Argentina secara dramatis lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Nigeria dengan skor 2-1. Pertandingan berlangsung dengan sangat menegangkan, apalagi dengan fakta bahwa Argentina baru memastikan kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. Meskipun bahagia dengan kemenangan ini, legenda sepak bola Argentina Diego Maradona harus dilarikan ke rumah sakit persis setelah pertandingan.

Tegang Lihat Pertandingan Argentina, Diego Maradona Masuk Rumah Sakit

Dilansir dari Independent.co.uk, Maradona hadir di St Petersburg Stadium, tempat pertandingan ini berlangsung. Selama pertandingan, beberapa kali pria berusia 57 tahun ini tertangkap kamera berada dalam kondisi tegang dan mengeluarkan berbagai ekspresi menarik. Tatkala Marcos Rojo mencetak gol di menit ke-86, ia tak kuasa meluapkan kegembiraannya. Sayangnya, Maradona sepertinya melakukannya dengan berlebihan.

Menurut laporan staf yang ada di dalam stadion, Maradona sempat tersungkur ke kursi. Ia pun segera ditolong oleh paramedis yang siaga di dalam stadion. Setelahnya, ia dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pemain yang menghebohkan jagad sepak bola saat memenangi Piala Dunia 2018 ini kemudian dilaporkan sudah dalam kondisi stabil.

Tingkah polah Maradona di Piala Dunia 2018 memang sering dijadikan santapan media. Tak hanya unik dan lucu, kadangkala ia meluapkan ekspresinya dengan berlebihan. Presenter BBC yang merupakan legenda sepak bola Inggris Gary Lineker bahkan menyebutnya lebih mirip seperti pelawak alih-alih seorang legenda.

Maradona sendiri memang sering dilaporkan mengalami masalah kesehatan setelah pensiun bermain. Sebelumnya, ia sempat harus menjalani sedot lemak karena mengalami masalah obesitas yang cukup parah. Selain itu, kebiasaannya yang tidak sehat seperti suka merokok dan mengisap rokok atau cerutu juga membuatnya tidak lagi fit meski usianya masih belum terlalu tua.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi