Terbit: 1 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pria berusia 48 tahun bernama Greg Manteufel dari West Bend, Wisconsin, Amerika Serikat harus dilarikan ke ICU rumah sakit pada awal Juli 2018 lalu karena mengalami gejala flu parah. Hal yang tidak ia sangka adalah flu parah ini akhirnya berakhir menjadi amputasi pada tangan dan kakinya. Pemicunya adalah infeksi darah langka yang disebabkan oleh jilatan anjing.

Dijilat Anjing, Pria Ini Diamputasi Tangan dan Kakinya

Dilansir dari Fox News, Greg dikenal luas sebagai orang yang sehat dan jarang jatuh sakit. Karena alasan inilah keluarganya terkejut tatkala Greg tiba-tiba saja mendapatkan penyakit yang sangat parah hingga berakhir menjadi amputasi.

“Awalnya, seluruh tubuhnya memar seperti baru dipukul dengan tongkat berkali-kali,” ucap Dawn selaku istri Greg.

Setelah dicek kondisi kesehatannya, ditemukan fakta bahwa Greg terinfeksi bakteri bernama capnocytophaga. Ini adalah bakteri yang bisa ditemukan di air liur anjing. Bakteri ini bisa memicu infeksi darah pada orang-orang dengan sistem imun yang rendah.

Korban infeksi bakteri ini akan mulai mengalami ruam-ruam, diare, pembengkakan, muntah-muntah, sakit kepala, dan nyeri pada otot dan persendian. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala ini bisa berlangsung hingga 3-5 hari. Jika dalam 72 jam gejala ini tak segera ditangani dengan baik, maka dampaknya bisa menjadi sangat fatal.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

“Sekitar 99 persen orang yang memiliki anjing tidak akan mengalami infeksi ini. Sayangnya, Greg termasuk dalam 1 persen orang yang sangat tidak beruntung itu,” ucap dr. Silvia Munoz Price.

Setelah terkena infeksi, tekanan darah Greg anjlok dan membuat sirkulasi darah ke tangan dan kakinya menurun drastis. Hal ini membuat bagian tubuh tersebut menghitam dan akhirnya mati. Dokter pun terpaksa mengamputasi tangan dan kakinya yang sudah mati demi mencegah kematian jaringan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

“Tak hanya tangan dan kaki, hidung Greg juga rusak akibat hal ini. Ia harus menjalani operasi plastik demi memperbaiki mukanya,” ucap Dawn.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi