Terbit: 5 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu menganggap kalau diabetes hanya terjadi pada mereka yang sudah berumur. Padahal diabetes juga bisa terjadi pada anak muda yang baru saja memasuki puber. Diabetes bisa muncul pada anak yang masih berusia belahan tahun karena ada faktor keturunan dari orang tuanya.

Diabetes Saat Puber Bisa Sebabkan Menstruasi Tidak Teratur

Setidaknya anak yang memiliki riwayat orang tua memiliki diabetes memiliki kemungkinan terkena penyakit ini sebesar 30%. Kalau sampai penyakit ini muncul kondisi kesehatan akan terganggu termasuk siklus menstruasi pada perempuan.

Terganggunya siklus menstruasi

Dari penelitian yang dilakukan University of Colorado, perempuan muda yang mengalami diabetes saat mudah kerap mengalami gangguan metabolisme pada tubuh. Akibatnya haid sering tidak teratur entah itu telah atau datangnya lebih cepat dari bulan sebelumnya.

Masih dari penelitian yang sama, diabetes tipe 2 juga menyebabkan gangguan pada saat PMS dan saat menstruasi berjalan. Wanita dengan penyakit gula ini kerap mengalami mual dan nyeri yang tidak tertahankan. Bahkan meski sudah mendapatkan perawatan diabetes yang baik, rasa sakit tetap ada dan kerap disertai dengan perdarahan yang hebat.

Cara mencegah diabetes pada remaja

Untuk mencegah gangguan dari menstruasi yang mengganggu ini, orang tua harus mengurangi risiko diabetes pada anak perempuannya. Kalau sudah diketahui akan terjadi atau muncul diabetes, pola makan dari anak harus diubah dengan baik. Asupan gula juga harus diturunkan agar bibit diabetes tidak terpicu untuk keluar.

Lebih lanjut, kondisi diabetes ini juga bisa diturunkan kalau anak perempuan mulai berolahraga dengan rutin. Saat tubuh terus bergerak dan metabolisme berjalan dengan lancar, peluang terjadi diabetes akan kecil. Bahkan meski orang tua memiliki diabetes, anak tidak selalu mendapatkannya juga.

Semoga ulasan di atas bisa membantu Anda khususnya memiliki riwayat diabetes.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi