Terbit: 16 September 2018 | Diperbarui: 24 Maret 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu gejala yang dialami oleh penderita diabetes adalah mudah berkeringat atau dalam dunia medis disebut sebagai hyperhidrosis. Sebenarnya, apa sih penyebab dari mudah berkeringat ini?

Penyebab Penderita Diabetes Mudah Berkeringat (Hyperhidrosis)

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penderita diabetes yang mengalami kadar gula darah yang rendah ternyata cenderung mudah berkeringat. Kadar gula yang rendah akhirnya akan membuat hormon tertentu dilepaskan oleh tubuh yang kemudian memicu produksi keringat. Selain itu, jika penderita diabetes mengalami kadar gula yang lebih tinggi, maka hal ini bisa memicu kerusakan saraf yang mengatur kelenjar keringat. Hal ini berarti, penderita diabetes memang rentan mengalami kesulitan untuk mengendalikan produksi keringat.

Jika sampai hal ini terjadi, maka penderita diabetes bisa mengalami keringat berlebih meski melakukan aktivitas yang ringan. Keringat juga bisa muncul tatkala tidur atau saat suhu udara sedang dingin atau tidak terlalu panas.

Selain hyperhidrosis, penderita diabetes juga rentan mengalami anhidrosis, kondisi dimana kelenjar keringat mengalami kerusakan sehingga tubuh tidak mampu berkeringat. Gejala lain dari kondisi ini adalah pusing kepala, mual, otot kram, merasa kepanasan meski baru melakukan aktivitas yang ringan, serta mudah merasa panas di suhu udara yang tidak terlalu panas atau hangat.

Demi mencegah gejala-gejala diabetes seperti ketidakmampuan mengendalikan produksi keringat, pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk menjaga gaya hidupnya agar kadar gula dalam darah tetap dalam kondisi normal, tidak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Caranya adalah dengan mengatur pola makan tetap sehat, berolahraga dengan teratur, dan minum obat dengan teratur.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi