Terbit: 21 November 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

DokterSehat.Com– Beberapa masalah kesehatan yang dapat timbul pada kehamilan kembar antara lain.

Kehamilan Kembar – Risiko: Diabetes Melitus Gestasional, Tekanan Darah Tinggi, Preeklampsia, dan Masalah Pertumbuhan

Diabetes mellitus gestational
Wanita yang membawa banyak bayi mengalami peningkatan risiko diabetes melitus gestasional – bentuk diabetes mellitus yang berhubungan dengan kehamilan. Pada beberapa kehamilan, diabetes mellitus gestational dapat meningkatkan risiko kesulitan bernafas dan masalah lainnya selama masa bayi baru lahir. Mengelola diabetes melalui diet, olahraga, dan terkadang pengobatan dapat mengurangi risiko komplikasi ini (lihat Bab 23, “Diabetes Mellitus,” untuk informasi lebih lanjut).

Tekanan darah tinggi dan preeklamsia
Wanita dengan kehamilan multipel memiliki risiko lebih tinggi terkena kondisi tekanan darah tinggi selama kehamilan dibandingkan wanita yang melahirkan kehamilan tunggal. Preeklamsia adalah gangguan tekanan darah yang biasanya dimulai setelah 20 minggu kehamilan. Hal ini juga bisa terjadi pada masa postpartum. Hal ini terjadi lebih sering pada wanita hamil dengan bayi kembar daripada pada wanita hamil dengan satu bayi. Hal ini juga cenderung terjadi lebih awal pada kehamilan multipel. Preeklampsia dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada ginjal dan hati ibu dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari. Preeklampsia yang memburuk dan menyebabkan kejang pada wanita disebut eklampsia. Bila gejala preeklamsia menjadi parah dan jika terjadi selama kehamilan, bayi mungkin perlu segera dilahirkan, meski bayi belum sepenuhnya tumbuh. Preeklampsia dibahas secara lebih rinci pada Bab 22, “Hipertensi dan Preeklamsia.”

Masalah pertumbuhan
Kehamilan multipel umumnya mengalami pertumbuhan dengan kecepatan yang lebih lambat selama kehamilan dibandingkan dengan janin tunggal. Misalnya, sekitar 25% kembar dua dan 60% triplet lahir dengan ukuran rata-rata kecil. Salah satu alasan kehamilan multiel yang bisa lahir lebih kecil dari rata-rata adalah bahwa plasenta satu atau lebih dari satu bayi mungkin tidak berada di tempat terbaik atau tali pusar mungkin tidak terbentuk secara normal. Masalah ini bisa membatasi jumlah nutrisi yang diterima bayi.

Kembar disebut discordant jika ada yang jauh lebih kecil dari yang lain. Kembar discordant lebih cenderung memiliki masalah selama kehamilan dan setelah kelahiran. Kembar mungkin tidak sesuai karena fungsi plasenta yang buruk, masalah genetik, atau TTTS.

Dimulai pada sekitar 24 minggu kehamilan, pemeriksaan ultrasound biasanya digunakan untuk memeriksa pertumbuhan setiap bayi dan jumlah cairan ketuban setiap 4-6 minggu. Jika masalah pertumbuhan dicurigai, pemeriksaan ultrasound dilakukan lebih sering. Jika ada masalah, pemeriksaan khusus juga bisa dilakukan.

Kehamilan Kembar – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi