Bolehkah Penderita Diabetes Makan Nangka?

nangka-doktersehat
Photo Source: Flickr/jorgebrazilian

DokterSehat.Com– Nangka adalah salah satu buah tropis yang sangat mudah didapatkan di Indonesia. Hanya saja, dibalik kemudahan dan rasa manis dari buah nangka, banyak orang yang khawatir mengonsumsinya, khususnya para penderita diabetes. Sebenarnya, apakah penderita diabetes memang sebaiknya tidak makan buah nangka?

Meskipun memiliki rasa manis dan memiliki kandungan karbohidrat, pakar kesehatan menyebut buah nangka termasuk aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh nilai indeks glikemik nangka yang tergolong tidak tinggi. Sebagai informasi, penderita diabetes memang sebaiknya mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah demi mencegah kenaikan kadar gula darah dengan cepat.

Hanya saja, buah nangka juga sebaiknya tidak dikonsumsi dengan berlebihan. Penderita diabetes juga sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui seberapa banyak porsi nangka yang bisa dikonsumsi mengingat kandungan kalorinya cukup tinggi.

Terdapat sebuah mitos yang dipercaya oleh banyak orang, yakni makan buah ini bisa menyebabkan penyakit asam lambung atau memperparah kondisi ini. Hal ini disebabkan oleh nangka yang bisa memicu produksi gas cukup banyak di dalam perut. Menurut pakar kesehatan, asalkan kita tidak mengonsumsi nangka dengan berlebihan, maka efek asam lambung tinggi atau perut kembung tidak akan terjadi.

Mitos lain tentang buah nangka yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil ternyata juga tidak benar. Menurut mitos ini, jika ibu hamil makan nangka, maka bayi akan lebih rentan terkena sesak napas atau sulit bergerak di dalam kandungan. Padahal, nangka sama sekali tidak akan menyebabkan efek ini meskipun memang sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsinya lebih dari dua atau tiga potong dalam sehari.

Satu hal yang pasti, buah nangka tidak cocok untuk diet karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi, yakni sekitar 95 kalori untuk setiap 100 gramnya. Jika kita mengonsumsinya dalam jumlah banyak karena rasanya yang sangat enak, maka asupan kalori harian akan tetap tinggi meski kita sudah mencoba untuk menurunkan asupan kalori dari makanan lainnya. Hal ini berarti, kita sebaiknya memilih buah lainnya jika memang sedang ingin menjalani program penurunan berat badan.