Terbit: 19 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Penderita diabetes memang tidak boleh mengonsumsi makanan dengan sembarangan. Jika tidak, maka mereka bisa saja mengalami lonjakan gula darah yang berimbas pada meningkatnya risiko terkena komplikasi yang berbahaya. Beruntung, ada beberapa jenis makanan yang memiliki rasa yang enak namun masih boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Salah satunya adalah labu.

Penderita Diabetes Disarankan Makan Labu

Beberapa jenis olahan labu yang cocok bagi penderita diabetes

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, labu termasuk dalam makanan yang sangat direkomendasikan oleh penderita diabetes. Beberapa jenis sayuran dari keluarga labu, cucurbitaceae seperti mentimun dan melon juga boleh untuk mereka konsumsi. Beberapa jenis pengolahan labu yang baik untuk penderita penyakit ini adalah labu panggang, labu rebus, labu bakar, atau bahkan yang diolah dengan cara steam atau mashed. Labu juga cocok untuk dijadikan sup, pie, atau bahkan puree.

Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan penderita diabetes jika makan madu

Labu termasuk dalam sayuran yang sangat baik bagi kesehatan, termasuk bagi penderita diabetes. Jika mereka mengonsumsinya secara rutin, maka kondisi tubuh mereka akan semakin membaik.

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang didapat penderita diabetes setelah makan madu.

  1. Mendapatkan asupan vitamin C yang tinggi

Penderita diabetes sangat membutuhkan vitamin C dalam jumlah yang tinggi karena bisa merangsang produksi hormon insulin dengan lebih baik. Sebagai informasi, hormon ini berperan besar dalam memetabolisme gula darah menjadi energi. Hal ini juga akan membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik sehingga risiko untuk terkena komplikasi bisa ditekan. Beruntung, labu termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan vitamin C yang bisa memberikan manfaat kesehatan ini.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  1. Mendapatkan asupan zat besi dan lemak tak jenuh

Biji labu sebaiknya tidak dibuang dan tetap dikonsumsi. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan zat besi dan lemak tak jenuh yang tinggi di dalamnya. Dengan mengonsumsinya, maka jantung dan pembuluh darah akan menjadi lebih sehat. Mengingat penderita diabetes rentan terkena komplikasi pada organ-organ tubuh tersebut, mengonsumsi biji labu tentu akan menurunkan risiko komplikasi.

Kita bisa menjadikan biji labu sebagai camilan sehat dan renyah atau sebagai taburan pada salad yang sehat.

  1. Mendapatkan asupan antioksidan

Di dalam tubuh penderita diabetes biasanya mengalami penurunan produksi hormon insulin dengan signifikan. Hal ini akan berpengaruh besar pada kondisi sistem metabolisme tubuh. Kadar lemak, protein, dan karbohidrat di dalam tubuh juga akan menjadi tidak normal dan akhirnya memicu datangnya stres oksidatif dan gangguan metabolik. Hal inilah yang memicu datangnya komplikasi berbahaya.

Dengan mengonsumsi labu yang kaya akan kandungan antioksidan, maka tubuh akan lebih baik dalam melawan stres oksidatif tersebut. Mereka pun tidak akan mudah mengalami gangguan metabolik atau komplikasi berbahaya lainnya.

  1. Asam folat

Di dalam labu ternyata juga memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Kandungan ini akan membantu penderita diabetes mengembalikan kondisi kadar nitrit oksida di dalam jaringan endotelial. Sebagai informasi, di dalam penderita diabetes biasanya mengalami disfungsi endotelial yang bisa menyebabkan datangnya komplikasi.

Meminta saran kepada dokter

Meskipun bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, tetap saja pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk berkonsultasi ke dokter sehingga bisa menentukan seberapa banyak labu yang bisa dikonsumsi atau bagaimana cara mengolah labu dengan benar. Selain itu mereka juga harus menerapkan gaya hidup sehat sehingga bisa menjaga kadar gula darah tetap normal.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi