Terbit: 28 Mei 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Dexketoprofen adalah obat antiinflamasi yang memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan dan nyeri. Ketahui fungsi, dosis, hingga efek samping dexketoprofen selengkapnya di bawah ini.

Dexketoprofen: Fungsi, Efek Samping, Dosis, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Dexketoprofen

Nama obat Dexketoprofen
Golongan obat Obat resep
Kategori obat Obat antiinflamasi nonsteroid
Tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dan menyusui Konsultasi dengan dokter diperlukan. Konsumsi obat ini pada trimester kedua dan ketiga berisiko menimbulkan efek samping pada neonatus
Fungsi obat Meredakan nyeri yang ringan hingga sedang
Kontraindikasi obat
  • Riwayat serangan asma
  • Asma bronkial
  • Bronkospasme
  • Angioneurotic edema
  • Urtikaria
  • Rhinitis akut
  • Polip hidung
  • Gangguan pendarahan
  • Diatesis hemoragik
  • Ulserasi
  • Perforasi
  • Dispepsia kronis
  • Penyakit Crohn
  • Kolitis ulseratif
  • Gagal jantung berat
  • Dehidrasi berat
  • Infeksi varisela
  • Reaksi fotoalergi
  • Gangguan ginjal
Dosis obat Sesuai petunjuk dokter
Sediaan obat Tablet dan suntik

Dexketoprofen Obat Apa?

Obat ini digunakan untuk mengobati nyeri jangka pendek seperti keseleo, tegang otot, nyeri haid, dan sakit gigi. Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan pada pasien di bawah usia 18 tahun.

Merek Dagang Dexketoprofen

Di pasaran obat ini bisa dipasarkan dengan merek dagang seperti:

  • Blastofen.
  • Dextofen.
  • Fendex.
  • Simprofen.
  • Tofedex.
  • Tordex.
  • Voxib.

Fungsi Obat Dexketoprofen

Obat ini membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti nyeri otot atau sendi, nyeri yang berhubungan dengan menstruasi, dan sakit gigi. Obat ini bekerja dengan cara memblokir efek bahan kimia alami yang disebut enzim cyclo-oxygenase (COX). Enzim ini membantu membuat bahan kimia lain di dalam tubuh yang disebut prostaglandin.

Beberapa prostaglandin diproduksi di tempat cedera dan menyebabkan nyeri serta pembengkakan. Dengan memblokir efek enzim COX, maka prostaglandin akan lebih sedikit diproduksi, yang mana hal ini akan berdampak pada penurunan rasa nyeri.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Peringatan Obat Dexketoprofen

Beberapa obat tidak cocok digunakan pada seseorang yang memiliki kondisi tertentu dan ada juga obat yang hanya dapat digunakan untuk perawatan khusus. Atas alasan tersebut, sebelum Anda mulai mengonsumsi obat ini, beri tahu dokter apabila Anda memiliki kondisi seperti berikut:

  • Menderita tukak lambung atau jika Anda mengalami gangguan radang usus seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif.
  • Memiliki asma atau gangguan alergi lainnya.
  • Mengalami gangguan hati atau ginjal.
  • Memiliki masalah dengan jantung atau pembuluh darah.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Pembekuan darah.
  • Kadar gula darah atau kolesterol tinggi.
  • Memiliki kelainan jaringan ikat seperti lupus eritematosus sistemik.
  • Sedang minum obat lain, termasuk obat non resep atau herbal.
  • Pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat antiinflamasi nonsteroid lain (seperti aspirin, ibuprofen, diclofenac, dan indometacin), atau obat lain.

Kehamilan dan Menyusui

Obat ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui kecuali benar-benar diperlukan.  Semua risiko dan manfaat harus dibicarakan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Dokter mungkin meresepkan alternatif yang lebih aman berdasarkan kondisi klinis yang Anda alami.

Interaksi Obat Dexketoprofen

Penting untuk diketahui, jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan:

  • Acetylsalicylic acid.
  • Antikoagulan seperti warfarin dan heparin.
  • Lithium, obat yang digunakan untuk mengobati gangguan mood.
  • Turunan hydantoin dan phenytoin yang digunakan untuk mengatasi epilepsi.
  • Sulfamethoxazole, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.
  • Methotrexate, obat yang digunakan mengatasi kanker.

Daftar ini tidak termasuk semua obat yang dapat berinteraksi dengan dexketoprofen. Jangan lupa beri tahu dokter dan apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat lain.

Baca Juga: Skala Nyeri: Jenis dan Cara Menghitungnya

Efek Samping Obat Dexketoprofen

Obat ini dapat menyebabkan kantuk, pusing atau beberapa masalah pada penglihatan. Efek samping lain yang mungkin bisa terjadi adalah sakit kepala, mual, muntah, diare, sakit perut, gangguan pencernaan, sembelit, mulut kering, kelelahan, sulit tidur, dan perasaan cemas.

Beberapa efek samping mungkin memerlukan bantuan medis segera, seperti:

  • Ruam, sesak napas, pembengkakan pada wajah, mata, atau mulut.
  • Terdapat darah pada feses atau feses berwarna hitam.
  • Muntah darah.
  • Nyeri dada.
  • Pembengkakan pada kaki atau tangan.
  • Ruam dengan pengelupasan kulit atau lepuh pada bibir, mulut atau mata disertai demam.

Dosis Obat Dexketoprofen

Berikut adalah dosis obat yang sebaiknya Anda perhatikan:

Nyeri ringan sampai sedang (Oral)

  • Dewasa: 12,5 mg 4-6 jam atau 25 mg tiap 8 jam. Maks: 75 mg setiap hari.
  • Lansia: Mulai dari kisaran dosis yang paling bawah dengan dosis total yang tidak melebihi 50 mg setiap hari.

Nyeri akut sedang sampai berat (Parenteral)

  • Dewasa: 50 mg 8-12 jam melalui intravena.
  • Dosis dapat diulang selama 6 jam jika perlu. Maks: 150 mg total dosis harian.
  • Penyuntikan melalui pembuluh darah vena (intravena/IV) atau melalui otot (intramuskular/IM) dilakukan oleh dokter atau petugas medis.

Cara Pakai Obat Dexketoprofen

Ikuti semua petunjuk pada kemasan dan konsumsi obat seperti yang diarahkan oleh dokter.  Obat ini bekerja lebih cepat jika Anda meminumnya saat perut kosong. Idealnya, konsumsi obat 30 menit sebelum makan. Namun, jika Anda menerapkan cara ini dan terasa mual, lebih baik mengonsumsinya setelah makan untuk mengurangi rasa mual.

Apa yang harus Anda lakukan jika lupa minum obat ini? Ambil dosis yang terlewat segera setelah Anda ingat. Jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan kembali ke jadwal pemberian dosis normal. Jangan mencoba untuk menggandakan dosis.

Petunjuk Penyimpan Dexketoprofen

Simpan obat dengan baik dan jangan menyimpan sembarangan karena bisa merusak atau mengurangi fungsi obat. Berikut adalah beberapa petunjuk penyimpanan obat yang baik dan benar:

  • Simpan pada suhu kamar yang jauh dari kelembapan dan panas.
  • Simpan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Tanyakan pada apoteker bagaimana cara membuang pil yang rusak dengan aman.
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa.

 

  1. Anonim. Dexketoprofen. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/dexketoprofen?mtype=generic. (Diakses pada 28 Mei 2021).
  2. Anonim. What is dexketoprofen? Description, usage, dosage. https://solinea.pl/blog/post/en/dexketoprofen. (Diakses pada 28 Mei 2021).
  3. Anonim. Dexketoprofen. https://www.practo.com/medicine-info/dexketoprofen-1075-api. (Diakses pada 28 Mei 2021).
  4. Anonim. Dexketoprofen information from DrugsUpdate. https://www.drugsupdate.com/generic/view/1132/Dexketoprofen . (Diakses pada 28 Mei 2021).
  5. Stewart, Michael. 2020. Dexketoprofen for pain. https://patient.info/medicine/dexketoprofen-for-pain-keral. (Diakses pada 28 Mei 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi