Dehidrasi Bisa Jadi Adalah Tanda Diabetes

Doktersehat-kurang-minum

DokterSehat.Com– Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang di seluruh dunia. Penyakit ini memiliki beberapa faktor risiko, baik itu faktor genetik atau gaya hidup yang tidak sehat. Hanya saja, kini semakin banyak kasus diabetes yang disebabkan oleh gaya hidup yang semakin tidak sehat.

Di Indonesia, sebagian besar kasus diabetes yang menyerang masyarakat adalah diabetes tipe 2, kondisi yang disebabkan oleh tidak terkendalinya kadar gula darah akibat gangguan sensitivitas insulin. Masalahnya adalah banyak penderita diabetes yang tidak menyadari kedatangan penyakit ini dan baru mengetahuinya tatkala sudah dalam kondisi sangat parah. Padahal, sebenarnya ada beberapa gejala diabetes yang patut untuk kita waspadai. Salah satunya adalah kecenderungan untuk mengalami dehidrasi atau mudah haus.

Penderita diabetes akan mudah merasa haus karena tubuh mengeluarkan banyak cairan tubuh, khususnya di malam hari saat tidur. Banyak dari mereka yang bahkan mengaku mengalami gangguan tidur akibat harus bolak-balik berkali-kali ke toilet demi buang air kecil. Selain itu, banyaknya cairan tubuh yang dikeluarkan lewat buang air kecil juga akan membuat tubuh menjadi mudah haus.

Gejala dehidrasi lain yang terkait dengan diabetes adalah bibir yang cenderung mudah kering meski sudah banyak minum, kulit bersisik dan kering, sakit kepala, dan urine yang berwarna gelap dan keruh saat buang air kecil. Selain itu, waspadai juga jika bagian sisi atau belakang leher muncul bercak dengan warna gelap. Banyak orang yang tidak sadar jika bercak-bercak ini adalah tanda dari diabetes karena berpikir jika hal ini hanyalah disebabkan oleh daki atau kotoran yang tidak dibersihkan dengan baik saat mandi.

Jika gejala-gejala dehidrasi ini sering muncul, pakar kesehatan menyarankan kita untuk segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Jika memang kita masih berada dalam kondisi prediabetes, kita masih memiliki kemungkinan untuk sembuh dan tidak terkena diabetes asalkan mau mengubah gaya hidup secara drastis menjadi lebih sehat, yakni dengan menerapkan pola makan dengan kadar gizi yang seimbang, menurunkan asupan makanan dan minuman tinggi gula, rajin berolahraga dan tidur cukup.