Dehidrasi Sebabkan Insomnnia

Doktersehat-tidak-bisa-tidur

DokterSehat.Com– Demi menjaga kesehatan tubuh, kita membutuhkan waktu tidur yang cukup setiap malam. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malamnya agar berbagai sistem dan organ di dalam tubuh tetap berada dalam kondisi yang prima sehingga tidak akan mudah terkena penyakit. Sayangnya, semakin banyak orang yang mengeluhkan kurang tidur akibat berbagai macam hal.

Selain karena faktor pekerjaan, terkadang kurang tidur juga disebabkan oleh kebiasaan buruk sering begadang karena ingin bermain game, menonton televisi, atau sekadar ingin mengobrol bersama dengan teman-teman hingga larut malam. Selain itu, kebiasaan kurang minum ternyata juga bisa menyebabkan insomnia atau susah tidur.

Fakta mengejutkan ini muncul dari sebuah penelitian yang dilakukan di Penn State University, Pennsylvania, Amerika Serikat. Dalam penelitian ini, setidaknya 20 ribu orang dilibatkan. Hasilnya adalah, asupan air ternyata juga terkait dengan waktu dan kualitas tidur malam kita.

Menurut penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul SLEEP ini, dihasilkan fakta bahwa partisipan yang tidur dengan waktu enam jam dalam semalam cenderung mengeluarkan urine dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang tidur selama delapan jam. Semakin banyak urine yang keluar, semakin besar pula kemungkinan untuk terkena dehidrasi.

Menurut pemimpin penelitian Asher Rosinger, ada kaitan erat antara kualitas tidur dengan kondisi hidrasi tubuh. Hal ini akan mempengaruhi hormon bernama vasopressin. Jika kita mengalami kurang tidur, hormon ini akan keluar dengan lebih cepat dari seharusnya. Hal ini akan menyebabkan lebih banyak cairan yang terbuang dari dalam tubuh melalui urine.

Tak hanya membuat kita mengalami dehidrasi, kondisi ini juga akan mempengaruhi kebugaran tubuh secara keseluruhan. Sebagai contoh, kita akan merasa tubuh kurang bugar saat bangun tidur sehingga tidak bersemangat. Selain itu, kondisi dehidrasi juga akan menyebabkan gejala lain seperti pusing kepala, merasa lesu dan mengantuk, susah berkonsentrasi, dan memiliki urine yang jauh lebih keruh atau berwarna gelap. Karena alasan inilah ada baiknya kita mencukupi kebutuhan air putih sebanyak 2 liter setiap hari demi mencegahnya.