Terbit: 2 Oktober 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Daun mimba atau daun neem adalah salah satu daun yang sudah umum digunakan sebagai pengobatan tradisional. Apa saja khasiat dan efek samping dari daun satu ini? Simak ulasannya berikut ini!

Daun Mimba, 8 Manfaat dan Keamanan Penggunaannya

Apa Itu Daun Mimba?

Daun mimba atau daun neem adalah daun dari tanaman Azadirachta indica, yaitu sejenis pohon cemara yang berasal dari India. Tanaman ini sudah sejak lama digunakan untuk berbagai pengobatan tradisional.

Ekstrak daun mimba biasanya dikonsumsi melalui oral. Namun ada juga yang memanfaatkan ekstraknya dalam bentuk minyak untuk digunakan secara topikal. Selain daunnya, kulit kayu, bunga, dan buah dari pohon ini juga umum digunakan sebagai obat.

Ekstrak mimba memiliki kandungan antioksidan yang kuat sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas. Selain itu, daun ini juga dipercaya memiliki efek antimikroba sehingga dapat membantu melawan bakteri, virus, hingga jamur.

Manfaat Daun Mimba dan Bagian Pohon Lainnya

Ada banyak bagian dari pohon mimba yang dijadikan sebagai herbal mulai dari daun, kulit kayu, dan bijinya. Selain itu, akar, bunga, dan buahnya juga ternyata dapat digunakan. Jadi dapat dikatakan bahwa hampir semua bagian dari pohon ini memiliki manfaat kesehatan.

Nah, berikut adalah berbagai manfaat daun mimba dan bagian pohon mimba lainnya:

1. Menjaga Kesehatan Mulut

Khasiat daun mimba yang pertama adalah dapat menjaga kesehatan mulut.

Daun ini dapat mencegah penumpukan plak dan peradangan gusi. Sebuah studi pada tahun 2017 menunjukkan bahwa obat kumur nimba sama efektifnya dengan obat kumur klorheksidin glukonat.

Penelitian lain yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dental Research pada tahun 1999 menunjukkan bahwa tongkat kunyah yang dibuat dari ekstrak mimba dapat mencegah penumpukan bakteri yang terkait dengan pembentukan rongga dan penyakit periodontal.

2. Sebagai Antikanker

Manfaat lain dari daun mimba adalah kemampuannya sebagai antikanker.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Cancer Biology & Therapy pada tahun 2011 menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki manfaat sebagai antikanker. Mimba memiliki sifat perangsang kekebalan dan juga dapat menjadi penekan tumor.

Efektivitas dari tanaman mimba untuk melawan kanker ini masih membutuhkan uji klinis lebih lanjut untuk membuktikannya.

3. Mengatasi Tukak Lambung

Tukak lambung adalah salah satu gangguan pencernaan yang cukup umum. Berdasarkan suatu laporan dari Phytotherapy Research, para ahli menyimpulkan bahwa ekstrak kulit pohon mimba dapat membantu mengendalikan maag. Diduga cara kerjanya adalah dengan menghambat sekresi asam lambung.

4. Kontrasepsi

Berbagai studi menunjukkan bukti bahwa daun mimba dapat berpotensi menjadi kontrasepsi.

Studi in vivo pada tikus, kelinci, monyet, rhesus, dan relawan manusia membuktikan bahwa aplikasi minyak daun ini secara intravaginal sebelum hubungan seks dapat mencegah kehamilan pada semua spesies.

Minyak mimba juga ditemukan memiliki efek antiimplantasi pada tikus dan kelinci ketika dioleskan secara intravaginal pada hari ke-2 dan ke-7 perkiraan kehamilan. Ini artinya minyak mimba dapat mencegah hasil pembuahan menempel ke dinding rahim sehingga tidak terjadi kehamilan.

Ketika penggunaannya dihentikan, kesuburan dapat kembali normal dan tidak ditemukan adanya efek samping pada kehamilan selanjutnya.

5. Membantu Mengatasi Diabetes

Manfaat lain dari tanaman ini yang sayang jika dilewatkan adalah dapat membantu mengatasi diabetes.

Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa tanaman ini memiliki peran penting dalam pengobatan diabetes mellitus tipe 2. Mimba membantu meningkatkan molekul pensinyalan insulin dan meningkatkan pemanfaatan glukosa dalam otot rangka.

Baca Juga: 13 Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan Tubuh

6. Mengatasi Ketombe

Beberapa produk antiketombe menggunakan ekstrak mimba sebagai bahan utamanya.

Pada dasarnya belum ada penelitian secara langsung yang menunjukkan efek tamanan ini terhadap ketombe. Namun, sifat antiinflamasi dan antimikroba pada ekstrak tanaman ini diduga berkontribusi dalam membantu gejala terkait dengan ketombe.

7. Mengatasi Kutu Rambut

Selain membantu mengatasi ketombe, tanaman ini juga dipercaya dapat membantu mengatasi kutu rambut.

Sebulan penelitian menguji sebanyak 12 anak yang terkena kutu. Hasilnya, tidak ada kutu yang ditemukan setelah 7-10 hari setelah pengobatan. Selain itu, tidak ada efek samping yang terjadi.

8. Mengusir Serangga

Minyak mimba dikenal sebagai pengusir hama yang ampuh sehingga dapat digunakan untuk melawan lalat buah hingga nyamuk.

Kemampuannya yang dapat mengusir nyamuk ini membuat mimba juga berkontribusi mencegah beberapa penyakit yang parasitnya dibawa oleh nyamuk seperti malaria dan DBD.

Keamanan Penggunaan Daun Mimba

Konsumsi suplemen daun mimba untuk dewasa relatif aman. Namun, penggunaannya disarankan hanya untuk jangka pendek saja. Sedangkan penggunaan pada anak-anak tidak disarankan.

Dosis sebanyak 60 mg per hari selama 10 minggu dianggap masih aman, tapi belum diketahui tentang keamanan penggunaan jangka panjangnya.

Seseorang dengan gangguan autoimun seperti multiple sclerosis atau artritis rheumatoid diharuskan untuk berhati-hati dalam menggunakan suplemen herbal ini karena mimba dapat meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh.

Suplemen ini juga tidak boleh dikonsumsi oleh individu yang sedang menjalani terapi litium atau imunosupresan. Penggunaan bersama dengan obat diabetes juga tidak disarankan karena herbal ini dapat menurunkan gula darah. Kombinasi keduanya dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah.

Selain itu, efek samping yang perlu dikhawatirkan dari herbal satu ini adalah seperti kerusakan ginjal, kerusakan hati, dan penurunan jumlah sperma. Ini dapat terjadi bila daun mimba dikonsumsi berlebihan dan untuk jangka panjang.

Mimba umumnya tersedia dalam bentuk produk yang siap digunakan seperti minyak, suplemen, atau bahkan sampo. Gunakan produk sesuai dengan petunjuk penggunaan produk masing-masing.

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan lebih dulu ke dokter sebelum menggunakan minyak atau suplemen mimba. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

 

  1. Anonim. 1992. Neem: A Tree For Solving Global Problems. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK234639/#:~:text=Radioisotope%20studies%20indicated%20that%20neem,its%20mass%20acceptance%20is%20anticipated. (Diakses 2 Oktober 2020).
  2. Galan, Nicole. 2019. What are the benefits of neem?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325048#uses. (Diakses 2 Oktober 2020).
  3. Satyanarayana, K. et al. 2015. Molecular approach to identify antidiabetic potential of Azadirachta indica. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4630690/. (Diakses 2 Oktober 2020).
  4. Wong, Cathy. 2020. The Health Benefits of Neem. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-neem-89485. (Diakses 2 Oktober 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi