Terbit: 8 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu makanan yang paling digemari oleh masyarakat untuk dijadikan sarapan pagi adalah nasi uduk. Kita bisa dengan mudah mendapatkannya di tempat makan dengan harga yang murah. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, nasi uduk termasuk dalam makanan yang kurang sehat jika dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak.

Dampak Makan Nasi Uduk Saat Sarapan

Pakar kesehatan menyebut nasi uduk sebagai makanan yang memiliki kandungan karbohidrat sederhana yang cenderung mudah meningkatkan kadar gula darah. Jika tidak benar-benar digunakan untuk beraktivitas, maka hal ini bisa meningkatkan risiko terkena kenaikan berat badan. Karbohidrat sederhana yang ada di dalam nasi uduk jika dikonsumsi dengan berlebihan juga akan membuat tubuh lebih rentan mengalami rasa kantuk meski waktu belum menunjukkan siang hari. selain itu, biasanya lauk dari nasi uduk adalah gorengan dan makanan bersantan. Makanan-makanan ini tentu kaya akan kandungan kalori, bukan?

Hanya saja, bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsi nasi uduk. Asalkan dikonsumsi dengan jumlah yang wajar dan tidak terlalu sering, maka kita justru bisa mendapatkan manfaat kesehatannya. Sebagai contoh, kita bisa mengurangi takaran nasi uduk yang kita beli dan justru memperbanyak sayuran dan buah-buahan yang kaya serat. Kita juga sebaiknya tidak melupakan sumber protein.

Meskipun kaya akan kandungan menyehatkan, buah dan sayur tidak bisa kita konsumsi sendirian. Demi mendapatkan asupan energi, kita tetap membutuhkan nasi yang menyediakan karbohidrat. Kita juga membutuhkan kandungan lain seperti mineral, lemak, dan protein. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk tetap menjaga asupan makanan yang seimbang setiap hari, termasuk saat sarapan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi