Terbit: 29 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Siapa sih yang tidak suka dengan ayam goreng? Rasanya lezat dan bisa dengan mudah kita temukan baik itu di rumah sendiri atau di tempat makan. Harganya juga cenderung terjangkau. Karena alasan inilah banyak orang yang sengaja makan ayam goreng setiap hari. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, kebiasaan ini bisa jadi membahayakan kesehatan tubuh.

Ngeri! Begini Dampak Makan Ayam Goreng Setiap Hari

Dampak makan ayam goreng terlalu sering

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Wei Bao dan rekan-rekannya dari University of Iowa, Amerika Serikat yang dilakukan selama 18 tahun dengan melibatkan sekitar 100.000 wanita dengan usia 50 hingga 79 tahun membuktikan bahwa sering makan ayam goreng bisa meningkatkan risiko kematian dini hingga 13 persen. Hal yang sama juga berlaku jika kita mengonsumsi ikan goreng dengan berlebihan.

Daam penelitian ini, disebutkan bahwa jika kita mengonsumsi makanan yang digoreng lebh dari seporsi setiap hari, maka risiko kematian dini bisa meningkat hingga 8 persen, namun khusus untuk ikan dan ayam goreng, risikonya bisa lebih tinggi, tepatnya 13 persen.

Meskipun ikan dan ayam goreng termasuk dalam bahan makanan yang kaya nutrisi, mengolahnya dengan cara digoreng memang bisa menghilangkan manfaat sehatnya dan justru meningkatkan risiko terkena berbagai macam penyakit berbahaya.

Sehatkah makan ayam setiap hari?

Pakar kesehatan menyebut ayam sebagai makanan dengan kandungan lemak yang bisa bermanfaat bagi tubuh meskipun terdapat pula lemak jenuh yang tidak sehat. Hanya saja, dibandingkan dengan lemak di dalam daging sapi atau kambing, jumlah lemak jenuh di dalam ayam lebih rendah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Daging ayam juga kaya akan asam amino yang baik bagi kesehatan otot, selenium yang bisa mencegah kanker, dan antioksidan yang bisa melawan berbagai paparan buruk radikal bebas. Selain itu, di dalam daging ayam juga memiliki kandungan vitamin B6 yang baik bagi sistem kekebalan tubuh, sistem metabolisme, dan sistem saraf pusat.

Pakar kesehatan menyebut cara pengolahan ayam, jenis ayam yang dikonsumsi, dan bagian dari daging ayam yang dimakan berpengaruh besar bagi dampak makan ayam bagi kesehatan tubuh. Sebagai contoh, jika kita lebih sering mengonsumsi ayam potong atau ayam negeri, maka bisa jadi kita akan memakan ayam yang sudah mendapatkan berbagai suntikan antibiotik dan hormon. Terlalu sering mengonsumsinya dikhawatirkan akan memicu gangguan hormon dan sistem reproduksi serta meningkatkan risiko berbagai macam penyakit.

Beberapa jenis masalah kesehatan yang bisa muncul jika kita terlalu sering mengonsumsi ayam negeri adalah sakit kepala yang dipicu oleh banyaknya bahan kimia yang disuntikkan pada ayam, meningkatnya risiko kanker, gangguan pada pencernaan, kolesterol tinggi, gangguan kesehatan hormon, hingga masalah kekebalan pada antibiotik.

Pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk memperhatikan cara pengolahan ayam. Sebagai contoh, mengolahnya dengan cara digoreng tentu akan membuat kita mengonsumsi lemak jahat yang meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya. Karena alasan inilah kita sebaiknya mengolah ayam dengan cara mengukusnya, merebusnya, atau memanggangnya saja.

Kita juga sebaiknya memilih bagian daging ayam yang tepat. Sebagai contoh, dada ayam memiliki nutrisi sehat yang tinggi meskipun tentu saja kita harus membuang bagian kulit dan lemaknya. Jika kita tetap mengonsumsi bagian kulit ini, dikhawatirkan kita akan mengalami kenaikan kolesterol yang berbahaya.

Melihat fakta-fakta ini, sebaiknya memang kita tidak terlalu sering mengonsumsi ayam. Selain itu, kita juga sebaiknya mengolah ayam dengan cara yang jauh lebih sehat, bukannya menggorengnya saja.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi