DokterSehat.Com– Menurut sebuah penelitian terbaru, memiliki kadar kolesterol tinggi ternyata tidak selalu memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Jika masalah kolesterol tinggi ini terjadi pada para lansia, tepatnya yang berusia 75 hingga 84 tahun, maka kondisi ini bisa memicu penurunan kognitif otak. Sebaliknya, bagi para lansia dengan usia 85 hingga 94 tahun, kolesterol tinggi justru menahan risiko terkena penurunan kognitif hingga 32 persen.

doktersehat-kolesterol

Dikutip dari Medical News Today, Profesor Jeremy Silverman dari Icahn School of Medicine at Mt. Sinai dari New York City, Amerika Serikat, bersama dengan James Schmeidler melakukan sebuah penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul Alzheimer’s & Dementia.

Para peneliti kemudian menggunakan data dari 1.897 partisipan yang didapatkan dari Framingham Heart Study. Seluruh partisipan memiliki fungsi kognitif yang sehat saat awal penelitian. Menurut para peneliti, meski di usia dewasa atau saat fase awal lanjut usia bisa memberikan dampak buruk bagi fungsi kognitif otak, dalam realitanya para partisipan yang memiiki usia 85 hingga 94 tahun justru mampu menahan penurunan kognitif otak dengan signifikan.

Hanya saja, Profesor Silverman berkata bahwa hal ini bukan berarti mereka yang berusia lanjut tidak perlu memperhatikan masalah kolesterolnya. Menurut Silverman, ada dampak lain dari masalah kolesterol ini, khususnya bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Penelitian ini diharapkan bisa membantu pakar kesehatan untuk menentukan siapa saja yang memiliki gen atau faktor perlindungan dari penurunan fungsi kognitif meskipun mengalami masalah kolesterol tinggi atau kondisi lainnya. Dalam penelitian selanjutnya, Profesor Silverman dan rekannya pun akan mengecek faktor risiko lainnya seperti tekanan darah dan indeks massa tubuh (BMI).

Sobat Sehat sudah pernah mengecek kadar kolesterol dalam tubuh belum?