Terbit: 16 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seperti halnya wanita, pria juga harus selalu menjaga daerah kemaluan agar selalu sehat dan terbebas dari penyakit. Pasalnya, letak kemaluan yang tersembunyi kerap dijadikan sarang oleh kuman dan jamur penyebab infeksi, terlebih lagi saat dalam keadaan lembap.

Inilah Hal Buruk Ketika Penis Sering dalam Kondisi Lembap

Biasanya, daerah kemaluan khususnya penis akan terasa lembap jika Anda memiliki kebiasaan menggunakan celana ketat. Selain itu, juga disebabkan oleh rambut kelamin yang lebat sehingga saat buang air kecil maupun besar, akan menjadi basah. Oleh karenanya, Anda harus mengeringkannya terlebih dahulu sebelum memakai celana.

Berikut adalah sederet bahaya yang akan mengancam jika penis Anda dalam keadaan lembap, diantaranya:

1. Menurunnya Kualitas Sperma

Sperma sangat penting bagi Anda yang telah menikah dan menginginkan keturunan. Sebab, sperma yang bagus dapat membuahi sel telur dengan baik sehingga pasangan Anda akan segera hamil. Namun, kualitas sperma akan menurun jika Anda selalu membiarkan penis dalam keadaan lembap. Hal ini dikarenakan sperma sangat sensitif terhadap suhu, sehingga suhu yang terlalu dingin maupun panas akan menurukan kualitas sperma dan menjadikannya tidak lancar.

2. Sulit Ereksi

Penis yang lembab akibat penggunaan celana terlalu ketat dapat membuatnya sulit ereksi. Padahal, jika Anda mengalami ereksi maka kehidupan seksual Anda akan memburuk. Tidak menutup kemungkinan juga rumah tangga Anda dan pasangan akan menjadi semakin tidak harmonis.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

3. Tumbuhnya Jamur dan bakteri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa daerah kelamin yang lembap akan menjadi sarang ternyaman bagi jamur dan bakteri. Oleh sebab itu, jika Anda membiarkan penis Anda lembap, maka jamur dan bakteri akan bersarang di sana. Jika semakin lama dibiarkan, kemungkinan besar Anda akan mengalami iritasi bahkan infeksi saluran kemih.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi