Terbit: 21 April 2021 | Diperbarui: 22 April 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Daging tumbuh atau juga disebut skin tag adalah pertumbuhan daging di kulit dalam satu atau beberapa bagian tubuh, yang sering dikira tumor. Apakah berbahaya dan bagaimana cara menghilangkannya? 

11 Cara Menghilangkan Daging Tumbuh yang Alami dan Medis

Apa Itu daging Tumbuh?

Daging tumbuh adalah pertumbuhan daging bertekstur lembut dan tidak bersifat kanker, yang biasanya terbentuk pada lipatan kulit leher, ketiak, payudara, area selangkangan, dan kelopak mata. Pertumbuhan ini adalah serat kolagen kendur pada area kulit lebih tebal.

Siapa pun bisa memiliki skin tag, tetapi sering kali tumbuh pada orang dewasa, lansia, kulit sering bergesekan, dan penderita obesitas atau diabetes. Pertumbuhan daging kerap kali muncul setelah menginjak usia pertengahan. Sayangnya, apa penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Cara Menghilangkan Daging Tumbuh yang Alami dan Medis

Skin tag biasanya tidak memerlukan perawatan atau kunjungan ke dokter. Namun, bagi sebagian orang ini sering kali mengganggu penampilan dan memilih untuk menghilangkannya. Cara untuk melakukannya bisa menggunakan produk yang biasa ditemukan dalam lemari obat atau dapur.

Berikut ini cara menghilangkan daging tumbuh: 

1. Bawang Putih

Bumbu dapur ini bisa membantu memperbaiki penampilan kulit dengan mengurangi peradangan. Untuk menghilangkan skin tag secara alami, oleskan bawang putih yang sudah halus pada kulit yang terkena, kemudian tutupi area tersebut dengan perban semalaman.

Setelah membiarkannya selama semalaman, cuci area tersebut saat pagi hari. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ulangi cara ini sampai skin tag menyusut dan menghilang.

2. Kulit Pisang

Setelah makan pisang, mulai sekarang jangan membuang kulitnya, terutama jika Anda memiliki skin tag. hal ini karena kulit pisang juga bisa membantu mengeringkan pertumbuhan daging pada kulit.

Cara menggunakannya, letakkan kulit pisang tepat pada skin tag dan tutupi dengan perban. Lakukan cara ini ini setiap malam sampai pertumbuhan daging terlepas.

3. Tea Tree Oil

Jenis minyak ini bisa menjadi salah satu cara menghilangkan daging tumbuh. Tea tree oil memiliki khasiat antivirus dan antijamur yang aman digunakan pada kulit.

Sebelum mengoleskan, langkah pertama adalah membersihkan area yang terkena. Kemudian, gunakan beberapa tetes tea tree oil pada bola kapas, pijatkan secara perlahan pada skin tag. Terapkan perban pada area tersebut semalaman.Ulangi perawatan ini selama beberapa malam sampai pertumbuhan daging mengering dan lepas.

4. Cuka Sari Apel

Rendam kapas dalam cuka sari apel, lalu letakkan kapas di atas label kulit. Bungkus bagian tersebut dengan perban selama 15 hingga 30 menit, lalu bersihkan kulitnya. Ulangi setiap hari selama beberapa minggu.

Keasaman cuka sari apel merusak jaringan yang mengelilingi kutil, menyebabkannya rontok.

5. Iodine

Berdasarkan pengalaman, mereka yang menggunakan iodine cair menjadi cara menghilangkan daging tumbuh. Namun, hanya ada sedikit bukti ilmiah tentang tentang hal ini.

Bagi siapa pun yang ingin mencobanya harus melindungi kulit pada area sekitar skin tag terlebih dahulu dengan mengoleskan petroleum jelly atau minyak kelapa. Selanjutnya, rendam cotton bud dalam iodine dan oleskan ke seluruh area tersebut. Kemudian tutupi dengan perban sampai iodine mengering. Lakukan perawatan ini dua kali sehari sampai terlepas.

Baca Juga: Perbedaan Kutil Kelamin dan Skin Tag yang Wajib Anda Ketahui

6. Vitamin E 

Penuaan dapat memicu tumbuhnya daging di kulit. Mengingat vitamin E merupakan antioksidan yang melawan keriput dan menjaga kesehatan kulit, mengoleskan vitamin E cair pada skin tag dapat menyebabkan pertumbuhannya hilang dalam beberapa hari.

7. Pembekuan (Cryotherapy)

Secara klinis, petugas medis dapat menggunakan nitrogen cair untuk menghancurkan pertumbuhan jaringan berlebih pada kulit. Ini dikenal sebagai cryotherapy, yang mungkin menggunakan suhu -320,8 ° F (-195°C). Lesi jinak seperti skin tag membutuhkan suhu -4°F hingga -58°F.

Jika menggunakan alat pembekuan secara mandiri di rumahan, hindari membiarkan semprotan menyentuh kulit di sekitarnya. Sebaiknya oleskan petroleum jelly ke sekitar kulit yang terkena sebelumnya untuk membantu melindungi kulit.

Menggunakan alat pembekuan dapat melepaskan daging tumbuh di kulit setelah sekitar 10-14 hari. Namun, pembekuan dapat menyebabkan peradangan yang lebih parah pada kulit di sekitarnya.

8. Removal Creams

Krim ini bisa efektif dalam beberapa masalah kulit. Namun, sebaiknya hindari produk yang mengandung asam salisilat dan tea tree oil karena bahan ini dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan dermatitis kontak.

Petunjuk penggunaan dari beberapa krim ini menganjurkan untuk membersihkan kulit dengan lap alkohol dan mengikir skin tag sebelum mengaplikasikan krim. Langkah ini untuk memastikan bahwa kulit menyerap sepenuhnya. Pertumbuhan daging akan terlepas setelah penggunaan krim selama 2-3 minggu.

9. Electrodessication

Ini adalah metode operasi untuk mengeringkan jaringan dengan menyentuhnya menggunakan elektroda berbentuk jarum. Alat ini mengalirkan arus listrik ke jaringan. Percikan dipancarkan dan arus yang memancar dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan.

Baca Juga: 14 Cara Menghilangkan Kutil dengan Bahan Alami 

10. Ligasi

Menghilangkan skin tag dengan mengikat tangkainya menggunakan tali atau benang bedah untuk menghentikan aliran darahnya. Tanpa suplai darah, sel-sel mati yang kemudian dapat menghilangkan daging berlebih. Prosedur ini dikenal sebagai ligasi.

Ciri-Ciri Daging Tumbuh

Skin tag pada awalnya mungkin tampak sebagai benjolan kecil bertekstur lembut pada kulit. Seiring waktu, benjolan ini tumbuh menjadi sepotong kulit berwarna daging dan bertangkai yang menempel pada permukaan kulit. Ini biasanya tidak menimbulkan nyeri dan tidak membesar.

Selain itu, berikut ini ciri-ciri daging tumbuh:

  • Skin tag bergelambir dan berwarna seperti daging atau sedikit lebih gelap.
  • Sangat mudah menggerakkan atau menggoyangkan skin tag.
  • Tidak menimbulkan rasa sakit, meskipun dapat menyebabkan iritasi jika sering digosok.
  • Jika tangkainya terpelintir, terjadi bekuan darah dan terasa nyeri.

 

  1. Anonim. 2019. Skin Tags (Acrochordon). https://www.health.harvard.edu/a_to_z/skin-tags-acrochordon-a-to-z (Diakses pada 21 April 2021)
  2. Anonim. 2021. Skin Tag Removal: Why You Shouldn’t DIY. https://health.clevelandclinic.org/skin-tags-and-cysts-when-you-shouldnt-diy/ (Diakses pada 21 April 2021)
  3. Higuera, Valencia dan Dana R. 2020. How to Get Rid of Skin Tags. https://www.healthline.com/health/skin-tag-removal (Diakses pada 21 April 2021)
  4. Robinson, Dana. 2020. Can you remove a skin tag yourself?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321641#:~:text=A%20skin%20tag%20removal%20band,Removal%20patches%20contain%20medications. (Diakses pada 21 April 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi