Terbit: 10 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berpikir jika diabetes hanya akan muncul jika kita terbiasa mengonsumsi makanan tinggi kalori atau makanan manis yang tinggi kandungan gula. Hanya saja, apakah jika kita terbiasa mengonsumsi daging-dagingan maka risiko untuk terkena penyakit ini juga meningkat?

Hobi Makan Daging Bisa Picu Diabetes?

Dampak makan daging bagi risiko diabetes

Pakar kesehatan ternyata membenarkan anggapan yang menyebut hobi makan daging-dagingan bisa menyebabkan kenaikan risiko diabetes. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul American Journal of Epidemiology. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa terlalu sering mengonsumsi daging merah mampu meningkatkan risiko diabetes hingga 23 persen.

Hal ini disebabkan oleh kecenderungan kita yang menyukai bagian lemak atau gajih dari daging-dagingan yang memang terasa jauh lebih gurih dan nikmat. Sayangnya, hal ini akan membuat kita mengonsumsi kalori dengan berlebihan. Selain itu, terlalu sering makan daging juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan dengan signifikan. Padahal, jika sampai kita mengalami kelebihan berat badan, ada kemungkinan tubuh akan mengalami gangguan keseimbangan hormon, khususnya dalam hal produksi hormon insulin. Hal ini tentu akan membuat tubuh kesulitan mengendalikan kadar gula darah dan akhirnya meningkatkan risiko diabetes.

Cara menikmati daging agar tidak terkena diabetes

Meskipun memang bisa menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit jika dikonsumsi dengan berlebihan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak benar-benar menghindari daging, terkecuali jika kita memang ingin menerapkan gaya hidup vegetarian. Ubahlah pola makan menjadi lebih sehat dan cobalah untuk menurunkan konsumsi daging agar tidak terlalu sering atau terlalu banyak.

Jika kita ingin mengonsumsi daging, sebaiknya tidak memilih bagian daging yang tinggi lemak. Daging tanpa lemak sudah bisa memberikan rasa yang enak dan bisa menjadi sumber protein yang sangat baik bagi kesehatan. Selain itu, kita juga bisa mengganti daging merah dengan daging ikan yang tak kalah enak namun memiliki kandungan gizi yang jauh lebih sehat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Bagaimana dengan penderita diabetes? Apakah mereka tidak boleh makan daging?

Penderita diabetes memang tidak boleh menerapkan pola makan dengan sembarangan demi mencegah datangnya komplikasi yang berbahaya. Hanya saja, bukan berarti mereka tidak boleh makan daging. Mereka masih boleh mengonsumsinya asalkan memilih daging yang tepat sekaligus menjaga porsinya. Selain itu, penderita diabetes juga sebaiknya tidak mengonsumsi daging olahan seperti bakso, nugget, sosis, dan sejenisnya.

Pakar kesehatan menyebut penderita diabetes sebaiknya menurunkan konsumsi daging merah demi menjaga kesehatan jantungnya mengingat organ ini termasuk paling rentan terkena komplikasi. Padahal, mereka juga membutuhkan sumber protein yang bisa didapatkan dari daging. Karena alasan inilah mereka sebaiknya berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan saran tentang asupan daging yang aman bagi kondisi kesehatannya.

Lu Qi, MD, PhD yang berasal dari Harvard School of Public Health menyebut penderita diabetes memang harus membatasi asupan daging, namun belum ada pedoman yang tepat tentang porsi atau asupan daging karena memang kondisi tubuh setiap penderita diabetes berbeda-beda. Satu hal yang pasti, sebaiknya penderita diabetes mengganti daging merah dengan daging putih layaknya daging unggas atau ikan yang lebih sehat.

Selain memilih daging, Lu Qi juga menyarankan penderita diabetes untuk mengolah daging dengan cara yang tepat. Sebagai contoh, mereka sebaiknya tidak mengonsumsi daging yang digoreng atau yang diberi tambahan bahan lainnya sehingga kadar kalorinya meningkat. Daging panggang atau daging rebus bisa menjadi pilihan yang jauh lebih aman bagi mereka.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi