Terbit: 20 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tato kini telah menjadi hal yang wajar ditemui pada tubuh para pesepakbola. Sebagai contoh, kita melihat bintang seperti Zlatan Ibrahimovic dan Lionel Messi memiliki tato di tubuhnya. Hanya saja, jika kita cermati, pemegang gelar pemain terbaik dunia beberapa tahun terakhir, Cristiano Ronaldo tidak memiliki satu pun tato.

Ini Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Mau Punya Tato

Karier Cristiano memang sangat luar biasa. Di usianya yang tergolong sudah cukup uzur bagi pesepakbola, prestasinya terus menanjak. Gol demi gol juga terus mengalir dari kaki dan kepalanya, namun tubuhnya tetap saja bersih tanpa adanya rajahan tato.

Dilansir dari Dazzling News, Cristiano ternyata sengaja tidak mentato tubuhnya demi alasan kemanusiaan, tepatnya agar bisa mendonorkan darahnya secara rutin. Sebagai informasi, beberapa persyaratan bagi mereka yang ingin mendonorkan darahnya adalah tidak memiliki penyakit berbahaya yang bisa menular, tidak mengonsumsi obat terlarang, dan tidak mentato tubuhnya.

Tak hanya mendonorkan darah, Cristiano ternyata juga pernah mendonorkan sumsum tulang tubuhnya. Hal ini dilakukan tatkala rekan pesepakbola dari Portugal Carlos Martins memiliki anak yang sedang jatuh sakit dan membutuhkan donor sumsum tulang.

Terdapat banyak sekali cerita positif tentang Cristiano di bidang kemanusiaan. Sebagai contoh, berkali-kali ia memilih untuk langsung menyumbang uang bagi anak-anak penderita penyakit berbahaya yang membutuhkan dana untuk pengobatan yang sangat mahal. Padahal, banyak pemain lain yang hanya memilih untuk menyumbangkan kausnya agar bisa dilelang dan dananya disumbangkan ke orang yang membutuhkan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

“Mendonorkan darah ataupun sumsum tulang bukanlah hal yang menyakitkan. Prosesnya juga tidak rumit. Aku senang bisa membantu orang lain,” ucap Cristiano.

Sikap yang sungguh luar biasa dari seorang pesepakbola yang luar biasa.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi