Cookie Diet, Bisakah Menurunkan Berat Badan?

doktersehat-cokelat-biskuit-cookies
pic credit: inna dee

DokterSehat.Com– Pernah mendengar cookie diet? Seperti namanya diet ini menganjurkan kita untuk banyak mengonsumsi cookie, terdengar menyenangkan, namun bisakah menurunkan berat badan?

Cookie diet ini mengklaim mampu menurunkan berat badan sebanyak hampir 8 kilogram dalam satu bulan. Hal ini dapat terjadi karena dibandingkan dengan makanan biasa, cookie, atau biskuit tertentu, mampu membuang lebih banyak kalori dalam tubuh.

Biskuit yang dikonsumsi memang bukan biskuit biasa, karena dalam diet ini biskuit yang dipilih yang memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi.

Pemilihan biskuit yang dikonsumsi berbeda-beda mengikuti waktu makan, misalnya ada biskuit khusus yang dikonsumsi untuk sarapan, makan siang atau saat camilan. Namun penerapan diet ini juga diiringi dengan prinsip pemilihan bahan makanan lainnya, misalnya kita boleh mengonsumsi makanan rendah kalori, selain biskuit saat makan malam namun dengan pemilihan yang terbatas.

Penerapan cookie diet ini memang mampu menurunkan berat badan, namun penerapannya tidak mudah. Karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cookie diet yaitu:

  1. Pilihan dan jumlah konsumsi biskuit yang tidak tepat

  2. Pemilihan jenis biskuit yang tidak tepat dan jumlah yang berlebihan justru menyebabkan tubuh menjadi kelebihan asupan kalori. Untuk itu perhitungan konsumsi cookie diet harus diperhatikan dengan tepat.

  3. Merasa bosan dengan satu jenis makanan saja

  4. Diet dengan jenis makanan tunggal tentu akan membuat kita bosan sehingga tujuan diet tidak tercapai

  5. Termasuk diet yang sangat rendah kalori

  6. Jika hanya diterapkan beberapa hari saja oleh orang yang memang mengalami obesitas, maka WebMD menyebutkan bahwa diet ini mampu menurunkan risiko hipertensi, penyakit jantung dan diabetes. Namun tentu saja hal ini disebabkan karena asupan kalori yang sangat rendah. Beberapa pakar kesehatan menyebutkan diet ini termasuk fad diet, karena jika asupan kalori sangat rendah tubuh akan rentan mengalami kekurangan zat gizi.

Nah, bagaimana, tertarikkah Anda mencoba cookie diet?