Cokelat Bisa Turunkan Tekanan Darah?

cokelat-doktersehat
Photo Source: Flickr/russellstreet

DokterSehat.Com– Siapa sih yang tidak suka dengan cokelat? Camilan yang manis ini disukai oleh siapa saja tanpa pandang umur dan jenis kelamin. Banyak orang yang bahkan menjadi cokelat sebagai hadiah bagi orang tersayang karena kemampuannya dalam membuat suasana hati menjadi semakin berbahagia.

Pakar kesehatan menyebut cokelat sebagai salah satu makanan yang kaya akan nutrisi menyehatkan. Sebagai contoh, di dalam cokelat terdapat karbohidrat, protein, asam amino, fenilalanin, lemak, dan alkaloid. Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul JAMA pada 2007 silam, disebutkan bahwa berbagai kandungan cokelat ini bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Penelitian ini menghasilkan fakta bahwa dark chocolate mampu membantu menurunkan tekanan darah. Dalam penelitian ini, 6 pria dan 7 perempuan dengan usia 55-64 tahun dilibatkan. Seluruh partisipan ini mengidap hipertensi ringan. Selama dua pekan, para partisipan ini diminta untuk mengonsumsi 100 gram cokelat dan menerapkan pola makan yang sehat, yakni dengan menjaga asupan kalori maksimal sebanyak 480 kalori. Sebagian partisipan mengonsumsi white chocolate dan sebagian lainnya mengonsumsi dark chocolate.

Hasil dari penelitian ini adalah, kelompok partisipan yang mengonsumsi dark chocolate cenderung mengalami penurunan tekanan darah sistolik mencapai 5 mm/Hg dan diastolik mencapai 2 mm/Hg. Sementara itu, kelompok yang mengonsumsi white chocolate sama sekali tidak mendapatkan efek penurunan tekanan darah.

Menurut para peneliti, perbedaan efek dari dark chocolate dan white chocolate ini disebabkan oleh adanya flavonoid, antioksidan yang ada di dalam dark chocolate. Flavonoid ini berjenis epicathecin yang bisa menangkap radikal bebas dan antitrombotik sehingga mampu mencegah penggumpalan darah.

Penelitian lain pun dilakukan untuk mengetahui manfaat dari dark chocolate bagi tekanan darah dengan lebih mendalam. Dihasilkan fakta bahwa konsumsi dark chocolate murni akan memberikan asupan antioksidan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan milk chocolate. Menurut penelitian yang dilakukan di California University ini, disebutkan bahwa kandungan epicathecin dalam dark chocolate mampu membuat pembuluh darah arteri menjadi lebih rileks sehingga mencegah datangnya oksidasi kolesterol jahat yang menjadi pemicu utama plak penyumbat aliran darah.