Obat Clozapine: Indikasi & Efek Samping

obat clozapine-doktersehat
Photo Credit: Sun Pharma & DailyMed

Clozapine obat apa? Tahukah Anda tentang manfaat Clozapine atau fungsi Clozapine? Obat Clozapine adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi skizofrenia berat. Obat ini bekerja dengan mengubah aktivitas zat kimia di otak. Clozapine juga digunakan untuk mengurangi risiko perilaku bunuh diri pada penderita skizofrenia atau gangguan serupa. Clozapine biasanya diberikan setelah obat lain telah dicoba tanpa penanganan gejala yang berhasil.

Selain disebut sebagai obat antipsikotik, obat Clozapine adalah obat yang juga disebut sebagai obat psikiatrik. Manfaat Clozapine adalah untuk menyeimbangkan kadar neurotransmitter tertentu dalam otak. Dengan adanya keseimbangan neurotransmitter di otak karena penggunaan obat Clozapine, pasien yang mengalami gangguan skizofrenia berat dapat berpikir lebih positif dan terhindar dari berbagai halusinasi yang membahayakan keselamatan jiwanya. Misalnya seperti halusinasi yang menyebabkan dirinya terpicu untuk melakukan bunuh diri.

Kini, Anda telah mengetahui Clozapine obat apa. Obat Clozapine adalah obat yang tidak boleh digunakan tanpa pengawasan dokter. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang obat ini, simak informasi di bawah ini.

Nama dagang: Clozaril, FazaClo
Sediaan: Tablet 25 mg, Tablet 50 mg, Tablet 100 mg, Tablet 200 mg.

Apa efek samping obat clozapine (Clozaril, FazaClo) yang dapat terjadi?

Penggunaan Clozapine bisa menimbulkan efek samping karena tubuh pasien bisa saja belum beradaptasi dengan penggunaan obat tersebut. Biasanya, efek samping akan menghilang apabila pasien skizofrenia atau gangguan psikotik lainnya sudah terbiasa dengan penggunaan obat ini. Namun, tentu saja, Anda tetap perlu berkonsultasi langsung dengan dokter apabila terjadi efek samping Clozapine. Cari bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini:

  • Gatal-gatal
  • Sulit bernafas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Tidak hanya efek samping Clozapine seperti yang di atas. Obat ini juga dapat menyebabkan efek samping tidak terduga berupa infeksi serius. Infeksi serius dan kadang fatal dapat terjadi selama pengobatan dengan clozapine. Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki tanda-tanda infeksi seperti:

  • Demam, menggigil, nyeri tubuh, dan gejala flu
  • Bisul mulut dan tenggorokan
  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Denyut jantung cepat
  • Napas cepat dan dangkal

Berhenti menggunakan clozapine dan segera hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius ini:

  • Sakit kepala disertai nyeri dada dan pusing parah, pingsan, detak jantung cepat atau berdebar
  • Kejang atau tiba-tiba pingsan
  • Ruam kulit, memar, kesemutan parah, mati rasa, nyeri, kelemahan otot
  • Kelelahan yang tidak biasa, kesulitan bernafas
  • Merasa sesak nafas (bahkan di malam hari atau dengan tenaga ringan), bengkak di tangan atau kaki Anda
  • Merasa seperti hendak pingsan
  • Denyut jantung lambat, denyut nadi lemah, pernapasan yang lambat (pernapasan mungkin berhenti)
  • Gula darah tinggi (haus meningkat, lapar ekstrim, bau nafas seperti buah, kencing meningkat, kantuk)
  • Otot yang sangat kaku (rigid), demam tinggi, berkeringat, bingung, detak jantung cepat atau tidak teratur, tremor
  • Gerakan mata, bibir, lidah, wajah, lengan, atau kaki Anda yang tidak terkendali
  • Mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan ikterus (menguningnya kulit atau mata anda)

Efek samping yang kurang serius bisa meliputi:

  • Sembelit
  • Mulut kering, penglihatan kabur
  • Mulut mengeluarkan air liur, terutama di malam hari
  • Keringat semakin meningkat
  • Mengantuk, pusing, sensasi berputar
  • Masalah tidur

Ini bukan daftar lengkap efek samping dan yang lainnya mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis tentang efek samping. Carilah bantuan medis darurat atau hubungi bantuan keracunan segera di nomor (021) 4250767 atau (021) 4227875.

Penggunaan obat Clozapine sebagai obat skizofrenia memang bisa mengurangi kemungkinan pasien skizofrenia mengalami halusinasi yang berlebihan. Dengan mengurangi kemungkinan munculnya halusinasi, tentunya dapat dicegah adanya potensi pasien skizofrenia untuk melakukan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya sendiri dan dapat membahayakan orang lain. Namun, tetap saja penggunaan obat Clozapine harus berada di bawah pengawasan dokter.

Jangan menambah dosis obat Clozapine secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dari dokter. Begitupula jika Anda merasa bahwa gejala skizofrenia sudah mulai berkurang, jangan menghentikan penggunaan obat Clozapine dengan tiba-tiba. Penghentian penggunaan obat Clozapine secara tiba-tiba tanpa anjuran dokter bisa menyebabkan kondisi kesehatan mental kembali memburuk. Maka dari itu, biasanya dokter akan menganjurkan pasien yang menggunakan obat ini untuk mengurangi dosis Clozapine secara bertahap.

Minum obat Clozapine pada waktu yang sama setiap harinya untuk mencegah kelalaian mengonsumsi obat. Jika suatu ketika pasien yang mengonsumsi obat Clozapine ini lupa atau lalai mengonsumsi obat sesuai jadwal, segera minum obat Clozapine jika waktu konsumsi obat tidak terlalu dekat dengan jadwal konsumsi selanjutnya. Sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dengan dosis ganda, terutama jika jarak antara dua waktu konsumsi obat terlalu dekat akibat sempat lalai mengonsumsi Clozapine sesuai jadwal.

Untuk informasi lebih lanjut tentang obat ini, silakan klik halaman selanjutnya.

Obat Clozapine – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4   5