Obat Citalopram – Sediaan, Indikasi, & Efek Samping

Obat Citalopram-doktersehat
Photo Credit:

Anda mengenal seorang penderita depresi dan stress karena masalah yang mendera mereka? Atau bahkan Anda sendiri tidak luput dari stress akibat masalah yang dihadapi? Mungkin Anda selalu berpikir untuk meminum obat penghilang stress agar pikiran kembali sehat dan kembali lancar untuk melakukan berbagai aktivitas. Jika Anda pergi ke dokter, Anda akan diberikan obat antidepresan, salah satunya adalah obat Citalopram. Sudahkah Anda mengetahui Citalopram obat apa? Obat Citalopram adalah antidepresan dalam golongan obat yang disebut selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang digunakan untuk mengobati depresi.

Obat Citalopram tersebut juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini. Jika ada seorang pasien yang mengalami depresi atau stress, obat ini bisa digunakan. Obat Citalopram ini dapat memengaruhi mood dan perasaan agar menjadi menjadi lebih baik, sehingga seorang penderita depresi menjadi lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Setelah mengetahui obat Citalopram obat apa, Anda harus mengetahui fungsi Citalopram dan manfaat Citalopram. Mengetahui manfaat Citalopram maupun fungsinya akan mencegah terjadinya penyalahgunaan fungsi dari obat antidepresan.

Fungsi Citalopram adalah menormalkan kembali substansi pada sistem saraf tubuh, seperti serotonin. Manfaat Citalopram adalah selain mengatasi depresi, dapat digunakan juga untuk penderita sindrom obsesif kompulsif dan sindrom panik. Perlu Anda ingat juga, gunakanlah obat antidepresan dengan bijak. Obat Citalopram harus dikonsumsi sesuai dengan anjuran yang dokter berikan supaya tidak terjadi efek samping serius karena terlalu banyak mengonsumsi antidepresan.

Sampai di sini, Anda sudah mengetahui manfaat Citalopram dan fungsi Citalopram. Jika Anda ingin mengetahui informasi mengenai efek samping dari Citalopram, mungkin informasi di bawah ini dapat membantu mengenal lebih jauh supaya Anda cermat dalam menggunakan obat antidepresan.

Nama dagang: Celexa
Nama generik: Citalopram
Sediaan: Tablet 10 mg, Tablet 20 mg, Tablet 40 mg

Apa kemungkinan efek samping dari obat citalopram (Celexa)?

Penggunaan obat-obatan terkadang memang dapat memunculkan efek samping yang tidak diinginkan. Begitu pula pada beberapa kasus depresi yang menggunakan fungsi Citalopram sebagai obat antidepresan. Terdapat beberapa reaksi efek samping yang bisa saja terjadi dalam penggunaan obat ini. Segera dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini:

  • Ruam atau sarang kulit
  • Sulit bernafas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Laporkan gejala baru atau memburuk ke dokter Anda, seperti: perubahan mood atau perilaku, kecemasanserangan panikmasalah tidur, atau jika Anda merasa impulsif, mudah tersinggung, gelisah, perilaku bermusuhan, agresif, hiperaktif (secara mental atau fisik), depresi, atau memiliki pikiran tentang bunuh diri atau menyakiti diri sendiri. Jangan menghentikan penggunaan obat atau menambah dosis Citalopram yang tidak sesuai dengan anjuran dokter.

Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami:

  • Otot yang sangat kaku (kaku), demam tinggi, berkeringat, bingung, detak jantung cepat atau tidak teraturtremor, terasa seperti Anda mungkin pingsan;
  • Agitasi, halusinasi, refleks yang terlalu aktif, mual, muntah, diare, kehilangan koordinasi, merasa seperti ingin pingsan;
  • Sakit kepala disertai nyeri dada dan pusing parah, pingsan, detak jantung cepat atau berdebar; atau
  • Sakit kepala, ucapan yang tidak jelas, kelemahan parah, kram otot, merasa tidak stabil, kejang, pernapasan dangkal (hingga kemungkinan napas Anda berhenti).

Efek samping yang umum meliputi pengguna obat Citalopram adalah sebagai berikut:

  • Mengantuk, perasaan lelah
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Mual ringan, diaresakit perut, mulut kering
  • Gejala flu seperti hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, batuk
  • Peningkatan keringat atau buang air kecil, perubahan berat badan
  • Penurunan gairah seks, impotensi, atau sulitnya mengalami orgasme

Ini bukan daftar lengkap efek samping dan yang lainnya mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis tentang efek samping dari antidepresan. Carilah bantuan medis darurat atau hubungi bantuan keracunan segera di nomor (021) 4250767 atau (021) 4227875.

Mengonsumsi antidepresan seperti obat Citalopram selama kehamilan mungkin saja memiliki risiko terhadap calon bayi. Menjaga kesehatan mental dan fisik selama hamil sangat diperlukan, utamanya dengan cara menjaga tingkat stress agar tidak mempengaruhi kehamilan.

Selama hamil Anda tidak boleh mengalami stress berkepanjangan karena stress yang berkepanjangan bisa menyebabkan komplikasi kehamilan yang membahayakan. Apabila dalam kondisi ini Anda tetap memerlukan penggunaan antidepresan seperti obat Citalopram, harap dikonsultasikan penggunaan obat ini kepada dokter terlebih dahulu. Jangan  menambah dosis Citalopram tanpa berkonsultasi terlebih dahulu. Bagi penderita depresi, konsultasi secara berkala tentang kondisi kesahatan mental diperlukan untuk mengetahui perkembangan sebagai hasil terapi obat yang diberikan oleh dokter Anda.

Penggunaan antidepresan Citalopram juga bisa memunculkan interaksi obat jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Maka dari itu, laporkan juga penggunaan obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi saat dokter memberikan resep obat Citalopram untuk mengurangi depresi.

Citalopram – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4