Terbit: 27 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ciri-ciri wanita mandul dapat dikenali dari siklus menstruasi yang tidak teratur, perubahan hormon, dan lainnya. Ketahui apa saja tanda wanita mandul dan tips mengatasinya.

11 Ciri-Ciri Wanita Mandul yang Harus Diwaspadai

Ciri-Ciri Wanita Mandul yang Harus Diwaspadai

Mandul atau infertilitas adalah kondisi sulit hamil walaupun sudah melakukan hubungan intim dalam periode yang lama. Mandul dapat terjadi pada wanita, pria, atau kombinasi faktor infertilitas dari kedua pasangan tersebut.

Ketahui ciri-ciri wanita mandul, sebagai berikut:

1. Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Setiap wanita memiliki siklus menstruasi berbeda-beda, namun umumnya siklus menstruasi terjadi dalam 28 hari sekali. Siklus menstruasi yang tidak lancar dapat menjadi tanda infertilitas pada wanita terkait gangguan ovulasi (pelepasan sel telur). Konsultasikan pada dokter bila Anda memiliki kasus menstruasi tidak teratur dan sedang merencanakan kehamilan.

Walaupun demikian, menstruasi tidak teratur dapat terjadi akibat faktor lain seperti polycystic ovarian syndrome (PCOS), pengaruh berat badan, hiperprolaktinemia, disfungsi tiroid, efek olahraga berlebihan, efek stres, dan cadangan ovarium rendah.

2. Pendarahan Menstruasi Ringan atau Berat

Adanya masalah kesuburan wanita juga dapat diketahui dari pendarahan menstruasi, misalnya bila menstruasi terjadi hanya sebentar, terlalu berat, terlalu lama, atau perdarahan intens dan menyakitkan. Siklus menstruasi normal umumnya terjadi selama 3-7 hari.

Masalah kesuburan juga dapat diidentifikasi dari gejala menstruasi, seperti:

  • Gejala kram menstruasi yang parah.
  • Perdarahan terjadi lebih berat dan lebih lama.
  • Terdapat bercak-bercak tidak biasa sebelum siklus menstruasi.
  • Perdarahan menstruasi yang menyakitkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Harap konsultasi pada dokter bila Anda mengalami gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama bila Anda sedang menanti kehamilan.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Pria Mandul dan Tips untuk Mencegahnya

3. Usia (Lebih Tua dari 35 Tahun)

Risiko wanita berusia lebih dari 35 tahun mengalami masalah kesuburan lebih tinggi. Berdasarkan data, wanita usia 30 tahun memiliki kemungkinan hamil sebanyak 20% dan presentasi peluang tersebut semakin kecil seiring bertambahnya usia. Selain itu, wanita hamil di usia 35 tahun ke atas lebih berisiko mengalami keguguran.

4. Faktor Berat Badan

Faktor berat badan juga berpengaruh pada tingkat kesuburan. Baik orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) atau kekurangan berat badan sama-sama memiliki risiko infertilitas atau masalah ovulasi.

Sebuah studi di tahun 2018 juga menyampaikan bahwa obesitas berpengaruh buruk pada kesehatan reproduksi. Wanita dengan obesitas mengalami penurunan ovulasi sekitar 5% hingga 10% dari berat badannya.

5. Tingkat Keguguran

Wanita dengan riwayat keguguran berulang kali akan meningkatkan risiko infertilitas di kemudian hari. Anda harus konsultasi pada dokter kehamilan bila ingin mencoba untuk hamil lagi setelah keguguran, terkait dengan kesehatan reproduktif dan rahim.

6. Riwayat Penyakit Kronis

Pasien penyakit kronis seperti penyakit celiac yang tidak diobati, hipotiroidisme, penyakit periodontal, dan diabetes ternyata juga menyebabkan komplikasi masalah kesuburan. Umumnya, obat-obatan yang dikonsumsi untuk menyembuhkan atau mengontrol gejala penyakit kronis tersebut meningkatkan risiko infertilitas.

7. Pengobatan Kanker

Pengobatan kanker seperti terapi radiasi terutama yang dilakukan dekat organ reproduksi dapat menyebabkan risiko masalah kesuburan. Umumnya, dokter akan memberitahu Anda semua efek samping pengobatan kanker termasuk masalah kesuburan yang mungkin terjadi.

8. Gejala Fluktuasi Hormon

Fluktuasi hormon dapat memengaruhi gairah seks, berat badan bertambah, berkurangnya gairah seks, tumbuh rambut wajah, atau bahkan menipiskan rambut. Fluktuasi hormon sebenarnya adalah puncak fertilitas, bila tidak dibuahi akan menjadi menstruasi. Sebaliknya, tanda fluktuasi hormon memiliki pengaruh pada kesuburan wanita.

9. Sakit saat Berhubungan seks

Ciri-ciri wanita mandul selanjutnya adalah bila wanita mengalami sakit setiap kali berhubungan seksual. Gejala sakit ini dapat diindikasikan dengan masalah hormon, endometriosis, dan faktor terkait kesuburan organ reproduksi.

10. Paparan Bahan Kimia Beracun

Anda dapat mengembangkan ciri-ciri wanita mandul bila memiliki kontak dengan bahan kimia beracun. Orang-orang yang bekerja dengan bahan kimia berbahaya dan temperatur tinggi harus memastikan keamanan dan keselamatan kerja karena dapat berpengaruh pada kesehatan fisik dan kesehatan reproduktif.

11. Tidak Hamil

Ciri-ciri wanita mandul yang utama adalah tidak kunjung hamil setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dalam periode yang lama, mulai dari 6 bulan hingga lebih dari 1 tahun. Sebaiknya, konsultasi pada dokter untuk meningkatkan kesuburan dan melakukan program hamil yang cocok untuk Anda.

Itulah tanda infertilitas wanita dan faktor risiko yang mungkin terjadi. Apabila Anda sedang dalam program kehamilan, waspadai ciri-ciri tersebut dan cari pertolongan dokter untuk membantu meningkatkan kesehatan kesuburan.

Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kemandulan Paling Efektif!

Tips Agar Cepat Hamil

Apabila Anda dan pasangan sudah berencana untuk hamil namun belum juga hamil, silakan ikuti tips kesuburan sebagai berikut:

  • Catat siklus menstruasi Anda setiap bulan untuk mengatuhui waktu yang tepat untuk berhubungan seksual saat wanita sedang subur.
  • Jaga berat badan ideal, tidak terlalu kurus atau gemuk.
  • Makan makanan sehat yang mengandung asam folat, vitamin B kompleks, sayuran, buah, dan susu persiapan hamil bila perlu.
  • Hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol.
  • Infertilitas juga dapat terjadi pada pria, jadi Anda dan pasangan harus saling menjaga kesehatan reproduktif.
  • Konsultasi pada dokter kandungan bila Anda tidak kunjung hamil setelah lebih dari 6 bulan hingga 1 tahun.

Itulah pembahasan tentang ciri-ciri wanita mandul dan tips agar cepat hamil. Anda dapat konsultasi pada dokter bila alasan kemandulan terkait penyakit medis lainnya atau efek samping pengobatan tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Johnson, Jon. 2019. Signs and symptoms of infertility. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323401. (Diakses pada 27 Agustus 2020).
  2. Gurevich, Rachel. 2020. 12 Potential Signs You May Have a Fertility Problem. https://www.verywellfamily.com/symptoms-of-infertility-1960282. (Diakses pada 27 Agustus 2020).
  3. MayoClinic. 2019. Female infertility. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/female-infertility/symptoms-causes/syc-20354308. (Diakses pada 27 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi