Ciri-Ciri Kualitas Air yang Baik

doktersehat air putih
Photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Kualitas air yang baik sangatlah diperlukan untuk kebutuhan hidup manusia, hewan dan tumbuhan. Oleh karena itu kita perlu mengetahui ciri-ciri kualitas air yang baik untuk dikonsumsi khususnya oleh manusia.

Ciri-Ciri Air Berkualitas

Berikut ini kita akan membahas tentang ciri-ciri air bersih secara fisik:

1. Air tidak berasa

Kualitas air bersih yang baik adalah tidak berasa. Rasa dapat ditimbulkan karena adanya zat organik atau bakteri. Unsur lain yang masuk ke dalam air.

2. Air tidak Berbau

Kriteria air yang baik lainnya adalah tidak berbau, karena bau ini dapat ditimbulkan oleh pembusukan zat organik seperti bakteri serta kemungkinan akibat tidak langsung dari pencemaran lingkungan, terutama sistem sanitasi.

3. Suhu air

Secara umum, kenaikan suhu perairan akan mengakibatkan kenaikan aktivitas biologi sehingga akan membentuk O2 lebih banyak lagi. Kenaikan suhu perairan secara alamiah biasanya disebabkan oleh aktivitas penebangan vegetasi di sekitar sumber air tersebut, sehingga menyebabkan banyaknya cahaya matahari yang masuk tersebut memengaruhi akuifer (lapisan bawah tanah ) yang ada secara langsung atau tidak langsung.

4. Air tidak keruh

Air keruh dapat ditimbulkan oleh adanya bahan-bahan organik dan anorganik, air keruh juga dapat mewakili warna. Sedang dari segi estetika air keruh dihubungkan dengan kemungkinan hadirnya pencemaran melalui buangan sedang warna air tergantung pada warna buangan yang memasuki badan air.

5. TDS atau jumlah zat padat terlarut (total dissolved solids)

Adalah bahan padat yang tertinggal sebagai residu pada penguapan dan pengeringan pada suhu 103°C-105°C dalam portable water kebanyakan bahan bakar terdapat dalam bentuk terlarut yang terdiri dari garam anorganik selain itu juga gas-gas yang terlarut.

Kandungan total dissolved solids pada portable water biasanya berkisaran antara 20 sampai dengan 1000 mg/l dan sebagai suatu pedoman kekerasan dari air akan meningkatnya total solids, di samping itu pada semua bahan cair jumlah koloit yang tidak terlarut dan bahan yang tersuspensi akan meningkat sesuai derajat dari pencemaran (sutrisno, 1991).

Zat padat selalu terdapat dalam air dan kalau jumlahnya terlalu banyak tidak baik sebagai air minum, banyaknya zat padat yang diisyaratkan untuk air minum adalah kurang dari 500 mg/l. Pengaruh yang menyangkut aspek kesehatan dari pada penyimpangan kualias air minum dalam hal total solids ini yaitu bahwa air akan memberikan rasa tidak enak pada lidah dan rasa mual.

Manfaat Minum Air Berkualitas

Mengapa Anda butuh air berkualitas? Simak selengkapnya manfaat minum air yang berkualitas untuk tubuh Anda:

1. Menghasilkan kesehatan yang lebih baik

Kualitas air membantu mencegah penyakit yang ditularkan melalui air. Penelitian University of California, Berkeley tahun 2009 menemukan bahwa peserta yang menggunakan filter reverse osmosis / UV menderita sekitar 12% lebih sedikit penyakit gastrointestinal yang partisipan yang minum air tanpa filter. Meskipun Badan Perlindungan Lingkungan mengatur fasilitas pengolahan air untuk bahan kimia, mikroorganisme, dan kontaminan lainnya, itu tidak menguji berbagai kontaminan. Banyak perusahaan pemasok air publik tidak menguji hal-hal berikut:

  • Hormon sintetis: pil KB, terapi hormon terapi
  • Farmasi: antibiotik, aspirin, obat kanker, antidepresan
  • Bahan Kimia Pertanian: pembunuh gulma, pestisida
  • Bahan Kimia Rumah Tangga: pembersih, deodoran, shampoo

2. Menghemat Uang

Kualitas air yang baik akan menghasilkan kehidupan yang lebih lama untuk peralatan dan perlengkapan, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya penggantian konstan. Dalam sebuah penelitian yang ditugaskan oleh Water Quality Research Foundation (WQRF) pada tahun 2009 dan dilakukan oleh Battelle Memorial Institute, pelunak air ditemukan untuk menjaga efisiensi pemanas air dan peralatan utama.

Selama penelitian, pencuci piring dan pencuci pakaian dioperasikan selama 30 hari dan 240 siklus pencucian penuh pada sumber air lunak dan keras. Pencuci yang menggunakan air yang diperhalus hampir bebas dari penumpukan skala apa pun. Mesin cuci menggunakan air keras, bagaimanapun, diperlukan penghapusan skala dan membangun deposit. Selain itu, lebih sedikit detergen yang dibutuhkan untuk pakaian yang dicuci dengan air yang dilunakkan.

Studi yang sama menemukan bahwa air keras menyebabkan hilangnya efisiensi sebanyak 48% dalam pemanas air selama 15 tahun seumur hidup. Sementara itu, pemanas air yang dioperasikan pada air yang diperhalus mempertahankan peringkat efisiensi pabrik semula selama periode waktu yang sama.

3. Rasa segar

Pernah bertanya-tanya mengapa air dari keran kadang-kadang berbau seperti telur busuk atau rasanya metalik?

Gas hidrogen sulfida dapat menyebabkan air mengeluarkan bau yang tidak menyenangkan (dan merusak pipa). Kehadiran besi atau mangan dalam air dapat menyebabkan rasa logam. Filter air menghilangkan kotoran yang menyebabkan air berbau busuk dan berbau dengan menjebak mikroorganisme melalui selang asupan. Ini mengarah pada air yang segar, murni, dan beraroma.