8 Ciri Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali (Hati-Hati!)

ciri-ciri-kanker-payudara-yang-mudah-dikenali-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu jenis kanker yang menghantui para kaum wanita adalah kanker payudara. Jenis kanker ini tentu tidak boleh disepelekan karena sudah banyak yang menjadi ‘korbannya’, bahkan sampai harus meregang nyawa. Kanker payudara dapat dideteksi sejak dini. Apa saja ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali?

Apa Itu Kanker Payudara?

Selain kanker serviks, kanker payudara adalah ‘momok’ menakutkan lainnya bagi para wanita. Bagaimana tidak, data dari WHO pada tahun 2018 menunjukkan bahwa setidaknya 627 ribu wanita di dunia meregang nyawa akibat kanker payudara.

Kanker payudara—sama seperti jenis kanker lainnya—diakibatkan oleh adanya pertumbuhan sel-sel abnormal. Pada kasus ini, pertumbuhan sel abnormal terjadi di jaringan payudara yang mana penyebab pastinya belum diketahui namun diduga berkaitan dengan sejumlah faktor risiko mulai dari keturunan (genetik) hingga obesitas.

Ciri Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali

Banyak wanita yang kurang paham terhadap ciri ciri awal kanker payudara. Alhasil, kanker payudara baru terdeteksi saat sudah mencapai stadium lanjut yang mana kemungkinan untuk sembuh semakin menipis.

Penyakit kanker payudara dapat dikenali dari sejumlah ciri. Berikut ini adalah ciri-ciri kanker payudara yang mudah dikenali dan patut menjadi perhatian Anda.

1. Muncul Benjolan pada Payudara dan Ketiak

Ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali dan paling umum adalah munculnya benjolan pada payudara dan bawah ketiak.

Benjolan seperti ini sejatinya memang muncul pada saat seorang wanita mengalami menstruasi. Menjadi masalah ketika benjolan tersebut tak juga menghilang setelah menstruasi selesai. Bisa jadi, ini merupakan pertanda awal dari kanker payudara.

Umumnya, benjolan di payudara dan area di bawah ketiak tidak menimbulkan rasa sakit kendati ada juga yang merasakannya. Pada fase awal, benjolan tidak terlalu tampak hingga Anda menyentuhnya.

Oleh sebab itu, baiknya Anda rutin memeriksa kondisi di sekitar payudara dan segera kunjungi dokter apabila dirasa menemukan benjolan ‘tak biasa’ yang telah ada selama beberapa hari hingga minggu.

2. Pembengkakan Pada Salah Satu Payudara

Selain muncul benjolan, pembengkakan pada salah satu payudara sehingga ukuran kedua payudara menjadi tidak sama juga merupakan ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali.

Memang, idealnya ukuran kedua dan bentuk kedua payudara tidak mutlak sama. Akan tetapi, perbedaan tersebut tidak signifikan.

Lain halnya apabila perbedaan ukuran dan bentuk payudara terlihat signifikan. Bisa jadi, hal ini merupakan pertanda awal dari kanker payudara. Selain itu, payudara yang membengkak juga menimbulkan efek seperti tertarik.

Jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda menemukan kejanggalan pada ukuran dan bentuk payudara.

3. Pembengkakan Pada Kelenjar Getah Bening

Selain di area payudara, pembengkakan pada kelenjar getah bening yang terletak di area ketiak juga merupakan ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali yang harus Anda waspadai.

Hal ini terjadi apabila kanker payudara sudah berada pada stadium lanjut sehingga invasi sel kanker sudah menyebar ke wilayah di sekitar payudara. Tak hanya itu, sel kanker juga menyebabkan terjadinya perubahan abnormal pada jaringan yang ada pada kelenjar getah bening.

4. Puting Mengeluarkan Cairan

Keluarnya cairan ‘aneh’ dari puting menjadi tanda atau ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali selanjutnya.

Cairan yang keluar dari puting ini pun warnanya bervariasi mulai dari putih susu layaknya ASI, kuning, hijau, bahkan berwarna kemerahan sekalipun.

Apabila Anda mengalami gejala yang satu ini, sebaiknya kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menjadi ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali, keluarnya cairan dari puting juga bisa menjadi pertanda dari sejumlah kondisi lainnya seperti:

  • Infeksi payudara
  • Efek samping penggunaan pil KB
  • Efek samping penggunaan obat-obatan
  • Perubahan fisiologi tubuh
  • Penyakit tiroid

5. Puting Masuk ke Dalam

Invasi sel kanker di jaringan payudara juga berimbas pada rusaknya jaringan sel yang terletak di belakang puting. Hal ini lantas menghasilkan kondisi lainnya yang dapat diidentifikasi sebagai ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali, yaitu putting tampak masuk ke dalam alih-alih menyembul ke luar.

Tak hanya itu, ukuran dan bentuk puting pada payudara yang terkena kanker pun menjadi tidak ideal.

Memang, perubahan ukuran dan bentuk puting payudara normal terjadi ketika periode ovulasi maupun menstruasi. Akan tetapi, apabila puting masuk ke dalam disertai dengan perubahan tersebut terjadi di luar periode ovulasi dan menstruasi, sebaiknya segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Tekstur Kulit di Area Payudara Berubah

Apakah tekstur kulit pada area payudara Anda mengalami perubahan? Jika ya, baiknya segera lakukan pemeriksaan karena perubahan tekstur kulit juga menjadi ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali .

Hal ini dikarenakan sel kanker yang menyerang jaringan payudara dapat menyebabkan peradangan (inflamasi). Perubahan tekstur kulit akibat kanker payudara sebagaimana dimaksud contohnya adalah sebagai berikut:

  • Kulit mengalami penebalan di beberapa area dari payudara
  • Kulit bersisik, terutama di area sekitar puting dan areola
  • Kulit terasa gatal (jarang terjadi)

Perubahan tekstur kulit payudara ini lazimnya terjadi pada jenis kanker payudara langka yang disebut penyakit Paget.

Akan tetapi, perubahan yang terjadi pada tekstur kulit tak melulu karena kanker payudara. Ada sejumlah jenis penyakit kulit yang juga menjadi penyebabnya seperti dermatitis atopik. Oleh sebab itu, periksakan diri Anda manakala menyadari adanya perubahan pada tekstur kulit guna dicari tahu pemicunya.

7. Warna Kulit Payudara Kemerahan

Selain tekstur kulit yang berubah, ciri ciri kanker payudara lainnya yang mudah dikenali adalah warna kulit di area payudara yang tampak kemerahan. Bahkan pada beberapa kasus, warna kulit payudara berubah menjadi keunguan atau kebiruan yang tampak seperti memar.

Perubahan warna kulit payudara memang tak selamanya diakibatkan oleh kanker payudara. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh sejumlah kondisi lainnya seperti infeksi atau trauma.

Akan tetapi jika Anda tak merasa mengalami trauma atau infeksi, segera lakukan pemeriksaan medis agar mengetahui penyebab pasti warna kulit payudara berubah karena ada kemungkinan hal ini dipicu oleh pertumbuhan sel kanker payudara.

8. Payudara Terasa Sakit

Satu lagi ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali dan hampir dipastikan terjadi adalah rasa sakit pada payudara dan juga puting susu.

Timbulnya rasa sakit dan tidak nyaman yang disertai oleh penurunan tingkat kekencangan payudara maupun puting ini tak lain merupakan dampak dari invasi sel kanker yang sudah mulai ‘mengganas’. Pada beberapa kasus, penderita kanker juga merasakan sensasi seperti terbakar pada area payudaranya.

Apabila tiba-tiba Anda merasakan sakit di payudara tanpa alasan tertentu, segera periksakan diri ke dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Tahap Stadium Kanker Payudara dan Gejalanya

Diagnosis Kanker Payudara

Kanker payudara sangat berbahaya karena bisa mengancam keselamatan jiwa. Oleh karena itu, sebaiknya Anda rutin melakukan pemeriksaan untuk memantau kemungkinan terjadinya kanker payudara, terlebih jika sudah menemukan ciri ciri kanker payudara di atas.

Dalam mendiagnosis kanker payudara, dokter perlu melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan yang meliputi:

1. Anamnesis

Dokter terlebih dahulu akan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dengan kondisi yang dialami oleh pasien. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seperti:

  • Sudah berapa lama kondisi ini berlangsung?
  • Gejala apa saja yang dirasakan?
  • Apakah memiliki riwayat operasi payudara?
  • Apakah memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker payudara?

2. Pemeriksaan Fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik payudara untuk melihat apakah ada kelainan dari segi ukuran, bentuk, dan sebagainya dari payudara pasien.

3. Mammogram

Selesai dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik, maka dokter akan melakukan uji screening kanker payudara dengan menggunakan metode mammogram.

Mammogram adalah metode pencitraan (imaging) yang umum dilakukan untk mendiagnosis kanker payudara. Mammogram ini nantinya menghasilkan citra bagian dalam payudara yang lantas akan dianalisis oleh dokter.

Pencegahan Kanker Payudara

Tidak ada yang bisa memprediksi kapan kanker payudara akan menyerang Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu aktif dalam melakukan langkah pencegahan jenis kanker mematikan ini.

Rutin melakukan tes mammogram adalah cara mencegah kanker payudara yang paling utama. Sekalipun Anda belum merasakan gejala apapun, sebaiknya jangan ragu untuk meluangkan waktu melakukan tes yang satu ini.

Selain mammogram, beberapa langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko kanker payudara adalah dengan:

  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Menghindari rokok
  • Menjaga berat badan
  • Rutin berolahraga
  • Aktif menyusui

Itu dia informasi mengenai ciri ciri kanker payudara yang mudah dikenali. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Anonim. Breast Cancer Prevention. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/breast-cancer-prevention/art-20044676 (Diakses pada 5 November 2019)
  2. Anonim. Breast Cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-cancer/symptoms-causes/syc-20352470 (Diakses pada 5 November 2019)
  3. Anonim. Breast Cancer Symptoms and Signs. https://breastcancernow.org/information-support/have-i-got-breast-cancer/signs-symptoms-breast-cancer (Diakses pada 5 November 2019)
  4. Nall, R. 2018. What signs of breast cancer, are there other than a lump? https://www.medicalnewstoday.com/articles/322832.php  (Diakses pada 5 November 2019)
  5. NBCF. Breast Cancer: Symptoms and Signs. https://www.nationalbreastcancer.org/breast-cancer-symptoms-and-signs (Diakses pada 5 November 2019)
  6. WHO. Breast Cancer. https://www.who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/breast-cancer/en/ (Diakses pada 5 November 2019)