Terbit: 1 April 2020 | Diperbarui: 14 Mei 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Antonius Hapindra Kasim

Kanker kulit yang berbeda memiliki ciri-ciri kanker kulit yang berbeda. Kanker kulit secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu melanoma dan nonmelanoma. Masing-masing jenis kanker ini terbagi lagi menjadi beberapa tipe. Setiap jenis kanker kulit yang berbeda akan menimbulkan gejala yang berbeda. Simak berbagai ciri-ciri kanker kulit berdasarkan jenisnya berikut ini!

Ciri-Ciri Kanker Kulit Berdasarkan Jenisnya

Ciri-Ciri Kanker Kulit

Mengenali ciri-ciri kanker kulit sering kali tidak mudah karena kanker kulit memiliki banyak sekali tipe. Selain itu, gejala umum kanker kulit juga terkadang mirip dengan gangguan kulit lainnya.

Supaya dapat lebih mudah untuk deteksi dini kanker kulit, kenali ciri-ciri kanker kulit berdasarkan jenisnya berikut ini!

Ciri-Ciri Kanker Kulit Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Kanker ini menyerang sel melanosit yang memberikan pigmen warna pada kulit.

Secara umum gejala awal melanoma dapat berupa perubahan pada tahi lalat yang sudah ada atau terjadinya perubahan berpigmen pada kulit.

Terdapat beberapa karakteristik yang digunakan untuk menilai apakah tahi lalat mengindikasikan melanoma atau tidak. Berikut adalah karakteristiknya:

  • Bentuk tahi lalat tidak beraturan atau asimetris
  • Tahi lalat memiliki batas yang tidak teratur, berlekuk atau bergigi
  • Tahi lalat mengalami perubahan warna yang tidak merata
  • Tahi lalat dapat membesar  hingga sekitar 6 mm
  • Tahi lalat kadang juga disertai dengan rasa gatal dan berdarah.

Ciri-Ciri Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal adalah kanker kulit yang dimulai dari sel basal, sel yang menghasilkan sel-sel kulit baru ketika sel-sel lama mati. Jenis kanker kulit ini termasuk jenis kanker nonmelanoma yang paling umum.

Kanker kulit ini biasanya muncul sebagai pertumbuhan atau luka yang tidak akan sembuh pada kulit. Lesi kulit yang muncul memiliki salah satu karakteristik berupa :

  • Lesi  putih pucat, menyerupai warna  kulit atau merah muda yang bening sehingga Sering kali dapat terlihat pembuluh darah kecil di bawahnya. Seseorang yang memiliki warna kulit lebih gelap, lesinya akan lebih gelap tapi tetap bening. Lesi dapat pecah, berdarah, dan menjadi keropeng. Karsinoma sel basal jenis ini paling umum muncul dan biasanya muncul di wajah dan telinga.
  • Lesi cokelat, hitam,  biru keunguan, atau lesi dengan bintik gelap yang memiliki batas sedikit terangkat dan tembus cahaya.
  • Lesi datar, bersisik, kemerahan dengan tepi terangkat. Bercak dapat tumbuh cukup besar seiring waktu. Paling umum muncul di punggung atau dada.
  • Lesi putih, berlilin, menyerupai bekas luka tanpa batas yang jelas. Lesi seperti ini disebut karsinoma sel basal morpheaform dan paling jarang terjadi.

Ciri-Ciri Kanker Kulit Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah bentuk umum dari kanker kulit yang berkembang pada sel skuamosa, sel yang membentuk lapisan tengan dan luar kulit. Kondisi ini umumnya muncul di area kulit yang terpapar sinar matahari, namun dalam beberapa kasus dapat juga muncul di bagian bawah kaki dan alat kelamin.

Gejala kanker kulit karsinoma sel skuamosa meliputi:

  • Benjolan kecil yang tegas
  • Lesi rata yang  bersisik
  • Area yang baru atau terangkat pada bekas luka lama
  • Pada area bibir, dapat berupa Bercak kasar dan bersisik yang sering kali  menjadi luka terbuka
  • Pada area rongga mulut, lesi dapat berupa Bercak merah dan  kasar 
  • Pada area sekitar anus dan genital, lesi berupa Bercak merah dan berbintil  seperti kutil.

Baca Juga: Inilah Ciri-Ciri Orang yang Berisiko Terserang Penyakit Melanoma

Ciri-Ciri Kanker Kulit Karsinoma Sel Merkel

Karsinoma sel merkel adalah jenis kanker kulit yang langka. Kanker jenis ini umumnya muncul di wajah, kepala, atau leher. Karsinoma sel merkel disebut juga dengan karsinoma kulit neuroendokrin.

Gejala kanker kulit karsinoma sel merkel meliputi:

Gejala kanker kulit karsinoma sel merkel meliputi:

  • Benjolan kecil berwarna menyerupai kulit, merah kebiruan, atau ungu
  • Benjolan tidak menimbulkan nyeri

Ciri-Ciri Dermatofibrosarcoma Protuberans

Dermatofibrosarcoma protuberans (DFSP) adalah jenis kanker kulit yang dimulai pada sel-sel jaringan ikat pada lapisan tengah kulit atau dermis. Kanker kulit ini adalah jenis yang sangat langka. DFSP memiliki pertumbuhan yang lambat dan jarang menyebar ke luar kulit.

Gejala DFSP meliputi:

  • Muncul ruam seperti memar atau bekas luka
  • Ruam tumbuh membentuk benjolan jaringan di dekat permukaan kulit dengan pertumbuhan yang sangat lambat

Jenis kanker ini umumnya muncul di lengan, kaki, dan juga badan.

Kapan Harus ke Dokter?

Ciri-ciri dan gejala kanker kulit sangat beragam dan dibutuhkan pemeriksaan untuk dapat memastikan apakah kondisi tersebut kanker atau bukan. Sebaiknya segera konsultasikan diri Anda ke dokter apabila mengalami kondisi seperti berikut ini:

  • Terjadi perubahan kulit yang tampak tidak biasa
  • Terdapat luka atau koreng yang tidak sembuh dalam waktu 2 bulan
  • Terdapat bercak datar atau kulit bersisik yang tidak sembuh dalam waktu 2 bulan
  • Munculnya pertumbuhan baru di kulit (seperti tahi lalat)
  • Terjadi perubahan tidak normal pada tahi lalat yang sudah ada
  • Muncul bintik, benjolan, atau tahi lalat yang tidak wajar dalam ukuran, bentuk, warna, batas tepi yang kurang tegas, dan mudah berdarah

Mengenali ciri-ciri kanker kulit berdasarkan jenisnya sangat penting karena setiap jenis memiliki risiko yang berbeda dan membutuhkan perawatan yang juga berbeda. Selain melakukan pemeriksaan fisik dan melihat gejala, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan lain untuk memastikan diagnosis kanker kulit.

Kanker kulit paling umum disebabkan oleh paparan sinar UV berlebihan. Hal ini yang membuat kanker kulit paling sering muncul di area tubuh yang terpapar sinar matahari. Melindungi diri Anda dari paparan sinar UV dengan cara menggunakan sunscreen setiap keluar rumah dapat menjadi salah satu langkah pencegahan penyakit ini.

 

  1. Anonim. 2019. Melanoma. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/melanoma/symptoms-causes/syc-20374884. (Diakses 1 Februari 2020).
  2. Anonim. 2019. Basal Cell Carcinoma. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/basal-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20354187. (Diakses 1 Februari 2020).
  3. Anonim. 2019. Squamous Cell Carcinoma of The Skin. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/squamous-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20352480. (Diakses 1 Februari 2020).
  4. Anonim. 2020. Dermatofibrosarcoma Protuberans. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatofibrosarcoma-protuberans/cdc-20352949. (Diakses 1 Februari 2020).
  5. Anonim. 2019. 2q mayoclinic.org/diseases-conditions/merkel-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20351030. (Diakses 1 Februari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi